Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
32Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB VI. Teori Kuantum Dan Persamaan Schrodinger

BAB VI. Teori Kuantum Dan Persamaan Schrodinger

Ratings: (0)|Views: 1,267 |Likes:

More info:

Published by: Juzhmank Mahasiswa-rantauan on Mar 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/22/2013

pdf

text

original

 
172
Bab 6Mekanika Kuantum dan Persamaan Schrodinger6.1
 
Deskripsi
Bab ini merupakan bab materi lanjutan yang diberikan setelah mid test. Dalam bab inimenjelaskan tentang mekanika kuantum dan persamaan schrodinger. Mekanika Kuantummerupakan pembahasan tentang teori atom secara kuantum meliputi pengenalan tentang tigabilangan kuantum dalam atom yaitu bilangan kuantum utama, bilangan kuantum orbital danbilangan kuantum magnetic. Dilanjutkan dengan pembahasan tentang persamaan schrodingerbebas bebas waktu dan konfigurasi electron. Dalam materi ini banyak diuraikan model-modelkonfigurasi electron termasuk untuk atom yang berelektron banyak.
6.2
 
Relevansi
Keterkaitan antara bab ini dengan bab sebelumnya merupakan sangat erat karena merupakanmateri lanjutan. Setelah bab sebelumnya membahas tentang struktur atom, maka dalam bab inimenjelaskan tentang mekanisme konfigurasi electron-elektron dalam atom.
6.3
 
Tujuan Instruksional Khusus (TIK)
Setelah mempelajari bab ini, diharapkan mahasiswa mampu :1.
 
Menjelaskan sekali lagi perbedaan antara teori atom klasik dengan teori kuantum modern2.
 
Memahami persamaan schrodinger dan dapat menyelesaikan persoalan yang terkait.3.
 
Menjelaskan mekanisme konfigurasi electron cara aufbau dan cara pfund.4.
 
Menyelesaikan bentuk konfigurasi electron atom berelektron banyak.
6.4
 
Uraian Materi
Model atom Niels Bohr dapat menjelaskan inti atom yang bermuatan positif yangdikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif di dalam suatu lintasan. Elektron dapatberpindah dari satu lintasan ke yang lain dengan menyerap atau memancarkan energysehingga energi elektron atom itu tidak berkurang. Model atom Bohr ini merupakan modelatom yang mudah dipahami, namun Bohr hanya dapat menjelaskan untuk atom berelektronsedikit dan tidak dapat menjelaskan bagaimana adanya sub lintasan-lintasan yang terbentuk 
 
173
diantara lintasan-lintasan elektron. Karena itu dalam perkembangan selanjutnya, teori atomdikaji dengan menggambarkan pendekatan teori atom mekanika kuantum.Perkembangan muktahir di bidang mekanika kuantum dimulai dari teori Max Planck yang mengemukakan kuanta-kuanta energi dilanjutkan oleh Louis de Broglie tentang dualismepartikel, kemudian oleh Werner Heisenberg tentang prinsip ketidakpastian dan yang terakhirsaat ini adalah Erwin Schrodinger tentang persamaan gelombang. Mekanika kuantum ini dapatmenerangkan kelamahan teori atom Bohr tentang garis-garis terpisah yang sedikit berbedapanjang gelombangnya dan memperbaiki model atom Bohr dalam hal bentuk lintasan elektrondari yang berupa lingkaran dengan jari-jari tertentu menjadi orbital dengan bentuk ruang tigadimensi yang tertentu.
6.4.1 Teori Kuantum
Teori kuantum dari Max Planck mencoba menerangkan radiasi karakteristik yangdipancarkan oleh benda mampat. Radiasi inilah yang menunjukan sifat partikel darigelombang. Radiasi yang dipancarkan setiap benda terjadi secara tidak kontinyu (discontinue)dipancarkan dalam satuan kecil yang disebut kuanta (energi kuantum). Planck berpendapatbahwa kuanta yang berbanding lurus dengan frekuensi tertentu dari cahaya, semuanya harusberenergi sama dan energi ini E berbanding lurus, Jadi :E = h V (6.1)Dimana : E = Energi kuantum ; h = Tetapan Planck = 6,626 x 10
-34
J.s ; V = FrekuensiPlanck menganggap hawa energi elektromagnetik yang diradiasikan oleh benda, timbulsecara terputus-putus walaupun penjalarannya melalui ruang merupakan gelombangelektromagnetik yang kontinyu. Einstein mengusulkan bukan saja cahaya yang dipancarkanmenurut suatu kuantum pada saat tertentu tetapi juga menjalar menurut kuanta individual.Hipotesis ini menerangkan efek fotolistrik, yaitu elektron yang terpancar bila frekuensi cahayacukup tinggi, terjadi dalam daerah cahaya tampak dan ultraungu.Hipotesa dari Max Planck dan Einstein menghasilkan rumusan empiris tentang efek fotolistrik yaitu :hV = K
maks
+ hV
o
(6.2)dimana :
 
174
hV = Isi energi dari masing-masing kuantum cahaya datangK
maks
= Energi fotoelektron maksimumhV
o
= Energi minimum yang diperlukan untuk melepaskan sebuah elektron dari permukaanlogam yang disinariTidak semua fotoelektron mempunyai energi yang sama sekalipun frekuensi cahayayang digunakan sama. Tidak semua energi foton (hv) bisa diberikan pada sebuah elektron.Suatu elektron mungkin akan hilang dari energi awalnya dalam interaksinya dengan elektronlainnya di dalam logam sebelum ia lenyap dari permukaan. Untuk melepaskan elektron daripermukaan logam biasanya memerlukan separuh dari energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron dari atom bebas dari logam yang bersangkutan.Penafsiran Einstein mengenai fotolistrik dikuatkan dengan emisi termionik. Dalamemisi foto listrik, foton cahaya menyediakan energi yang diperlukan oleh electron untuk lepas,sedangkan dalam emisi termionik kalorlah yang menyediakannya. Usul Planck bahwa bendamemancarkan cahaya dalam bentuk kuanta tidak bertentangan dengan penjalaran cahayasebagai gelombang. Sementara Einstein menyatakan cahaya bergerak melalui ruang dalambentuk foton. Kedua hal ini baru dapat diterima setelah eksperimen Compton. Eksperimen inimenunjukan adanya perubahan panjang gelombang dari foton yang terhambur dengan sudut(
φ
) tertentu oleh partikel bermassa diam (m
o
). Perubahan ini tidak bergantung dari panjanggelombang foton datang (
λ 
).Hasil pergeseran compton sangat kecil dan tidak terdeteksi. Hal ini terjadi karenasebagian elektron dalam materi terikat lemah pada atom induknya dan sebagian lainnya terikatkuat. Jika elektron d timbulkan oleh foton, seluruh atom bergerak, bukan hanya elektrontunggalnya. Untuk lebih memahami tinjauan teori kuantum dan teori gelombang yang salingmelengkapi, marilah kita amati riak yang menyebar dari permukaan air jika kita menjatuhkanbatu ke permukaan air.Pernahkan Anda perhatikan hal ini ?

Activity (32)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dilla Mirza liked this
Dwi Nurfatimah liked this
Nesta Apan liked this
Erlina Dewi liked this
Bruce Kai Meiwa liked this
Bruce Kai Meiwa liked this
Shintaa Siahaan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->