Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
sampah jepang

sampah jepang

Ratings: (0)|Views: 404|Likes:
Published by Purnawan Iweng

More info:

Published by: Purnawan Iweng on Mar 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/16/2012

pdf

text

original

 
 
BAHAN SEMINAR TEKNOLOGI LINGKUNGAN
TEKNOLOGI PENGOLAHAHAN SAMPAHJEPANG
15 Februari 2005 (Selasa) : Jakarta17 Februari 2005 (Kamis) : BandungPenyelenggara : Steering Committee Akselerasi Pertukaran Teknologi Lingkungan APEC
KAWASAKI JUKO, Co. Ltd.
 
 1
1. PENDAHULUAN
Di negara Jepang, sampah yang dihasilkan dari aktivitas produksi (adabeberapa pengecualian) dianggap sebagai sampah industri, dan pengolahannyadiserahkan sebagai tanggung jawab dari pihak yang menghasilkannya. Di luar sampah industri maka digolongkan sebagai sampah umum, dan secara garisbesar dibagi menjadi sampah umum terkontrol khusus dan sampah selain itu(sampah rumah tangga, air kotoran).Oleh karena ‘kualitas’ dan kuantitas sampah yang dihasilkan tidak samatergantung negara atau distrik, maka metode pengolahannya pun sudah pastiberbeda. Dalam kesempatan ini, akan diperkenalkan kondisi perkembanganpengolahan sampah umum yang dilakukan Jepang, dengan menitikberatkan sisihardwarenya.
2. GAMBARAN UMUM TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAMPAH JEPANG
Sejak pertengahan abad ke-19, di Jepang, seiring dengan lajumodernisasi konsentrasi populasi khususnya daerah perkotaan berkembangpesat sehingga kesehatan masyarakat menjadi masalah serius, dan penguburansampah mulai dibatasi, di sisi lain pembakaran sampah mulai dianjurkan.Kemudian, pada tahun 1900 dibentuklah undang-undang pembuangan sampah,yang menjadikan tugas pengolahan sampah sebagai tanggung jawab pemerintah,sehingga sejak itu dimulailah era pembakaran. Yaitu diadopsinya modelpenguburan residu pembakaran di tempat pembuangan akhir setelah upayadengan titik berat pada proses pembakaran sampah yang dari sudut pandangantisipasi penyakit menular, kesehatan masyarakat, dan pengurangan volumesampah sangat berarti.
 
 2
Setelah itu, seiring ambang batas polusi yang diperkenankan semakindiperketat, teknologi terkait (khususnya, dititikberatkan pada fasilitas pengolahangas buangan) semakin berkembang.Sekitar akhir abad ke-20, gas rumah kaca, limbah beracun, zat polutanmikro, tempat pengolahan akhir, mulai dihubungkan erat dengan pengolahansampah. Khususnya, masalah dioksin telah menjadi masalah besar masyarakat.Terhadap masalah ini, antisipasinya adalah menggiatkan pengembangan danpenggunaan tungku pelelehan berbahan bakar gas, produksi RDF danpengolahan area luas, serta tungku stoker generasi baru, bersamaan denganpeninjauan ulang teknologi pembakaran konvensional karena dioksin akan teruraidalam kondisi pembakaran sempurna suhu tinggi.Selain itu, pengaruh pertumbuhan ekonomi membuat hidup masyarakatmenjadi berkecukupan, yang menjadikan lekat pola hidup produksi massal dankonsumtif, sehingga jumlah sampah yang dihasilkan semakin membengkak.Konsekuensinya adalah, semakin menipisnya sisa tahun penampungan di tempatpembuangan akhir, serta sulitnya mendapatkan lahan tempat pembuangan akhir yang baru, sehingga jumlah sampah tidak layak bakar membengkak. Atas dasar itu, dewasa ini daur ulang sampah menjadi barang bermanfaat menjadi orientasi,karena di samping dapat mengurangi beban tempat pembuangan akhir, juga turutmengurangi konsumsi sumber daya alam dan meringankan beban lingkungan.3
. TEKNOLOGI PENGOLAHAN SAMPAH BESAR
 Untuk mencapai tatanan masyarakat dengan daur ulang sumber dayaalam, perlu pembatasan produksi sampah dengan cara sedapat mungkin mendaur ulang sampah yang dapat didaur ulang. Teknologi pengolahan sampah besar 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->