Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
7Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Aborsi [Tinjauan Tafsir Kontemporer PDF]

Aborsi [Tinjauan Tafsir Kontemporer PDF]

Ratings: (0)|Views: 1,849|Likes:
Published by RulHas SulTra
Kata aborsi berasal dari bahasa Latin yaitu Abortus yang berarti gugur kandungan atau keguguran. Dalam bahasa Arab disebut dengan Isqhatu al-Hamli atau al-Ijhadh. Sehingga aborsi dapat di defininsikan sebagai pengguguran kandungan sebelum lahir secara alamiah, berapa pun umurnya dengan maksud merusak kandungan tersebut. dalam dalam dunia kedokteran dikenal tiga macam aborsi, yaitu Aborsi Spontan / Alamiah atau Abortus Spontaneus, Aborsi Buatan / Sengaja atau Abortus Provocatus Criminalis dan Aborsi Terapeutik / Medis atau Abortus Provocatus Therapeuticum. Kebolehan aborsi dalam islam pada dasarnya adalah haram kecuali jika terdapat sebab-sebab lain yang dibenarkan syariat.
Kata aborsi berasal dari bahasa Latin yaitu Abortus yang berarti gugur kandungan atau keguguran. Dalam bahasa Arab disebut dengan Isqhatu al-Hamli atau al-Ijhadh. Sehingga aborsi dapat di defininsikan sebagai pengguguran kandungan sebelum lahir secara alamiah, berapa pun umurnya dengan maksud merusak kandungan tersebut. dalam dalam dunia kedokteran dikenal tiga macam aborsi, yaitu Aborsi Spontan / Alamiah atau Abortus Spontaneus, Aborsi Buatan / Sengaja atau Abortus Provocatus Criminalis dan Aborsi Terapeutik / Medis atau Abortus Provocatus Therapeuticum. Kebolehan aborsi dalam islam pada dasarnya adalah haram kecuali jika terdapat sebab-sebab lain yang dibenarkan syariat.

More info:

Published by: RulHas SulTra on Mar 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/26/2013

pdf

text

original

 
ABORSI
 
Wacana Tafsir Kontemporer
Dosen Pembimbing :
Dr. Hj. Nur Rofiah, Bil Uzm
Hasrul
INSTITUT PERGURUAN TINGGI ILMU AL-QURAN JAKARTA 
FAKULTAS USHULUDDIN IV 
Tahun Akademik 2011 - 2012
 
 
ABORSI
Ushuluddin IV 
 
2
 
 Wacana Tafsir Kontemporer
 Pendahuluan 
Manusia merupakan makhluk yang memiliki sruktur penciptaan paling sempurnadibandingkan dengan makhluk-makhluk lainnya. Hal ini disebabkan pada diri manusiamencakup kesatuan dua unsur pokok yang saling melengkapi yaitu, Unsur Tanah (Jasmani)dan Unsur Ruh Ilahi (Akal dan Rohani). Disamping itu juga, manusia dianugerahi beberapapotensi untuk dapat mengemban amanah.Jelaslah, pada diri manusia terdiri atas Unsur Jasmani dan Unsur Rohani yang harusdipenuhi kebutuhannya masing-masing. Salah satu nikmat terbesar yang Allah anugerahkankepada Manusia dalam memenuhi kebutuhan jasmaninya ialah hubungan Suami-Istri yangdiawali dengan pertalian yang sah. Hubungan seksual ini merupakan tuntutan biologis untuk mengembangkan keturunan dan merupakan Rahmat Tuhan yang tiada ternilai harganya. Bagimakhluk selain Manusia, melakukan hubungan seks dan akibatnya kurang bahkan tidak diperhitungkan, tetapi bagi manusia hal ini akan berakibat fatal apabila tidak melalui jaluryang semestinya. Untuk menyalurkan naluri ini secara benar, Nabi Muhammadmengingatkan para pemuda dengan mengatakan:
ب  ّلا  ْ    ء وُ لُ ّ مْ ّل  ْ   ْ ط  ْ  ْ لْ و ،ْجّوز   ْ ةء ْلاُ ُك ْ ع ط  ْسا ﴿يرخلا هاور
 Artinya:
Wahai segenap Pemuda , barang siapa yang mampu memikul beban keluarga, makanikahlah. Sedangkan barang siapa tidak mampu, maka hendaknya berpuasa karena puasa itumerupakan benteng baginya
.
(HR. Bukhari)
1
 
Pada zaman modern sekarang, hubungan seks sangat erat hubungannya denganAborsi. Meskipun aborsi dianggap sebagi sebuah isu kontemporer pada saat sekarang, tetapiaborsi telah lama dikenal dalam sejarah. Sebenarnya, berdasarkan data sejarah bahwabeberapa abad silam telah ada kelompok masyarakat yang melarangnya. Sebagai contoh,diceritakan bahwa selama tahun 2700 SM masyarakat Cina secara bebas menggunakanobat-obatan untuk melakukan aborsi. Sementara itu, undang-undang Assyria tahun 1500 SMmengutuk perbuatan aborsi seperti tercantum dalam kalimat berikut:
Setiap wanita yang menyebabkan jatuhnya sesuatu yang ditahan oleh rahimnyaharus diperiksa, dihukum, dan ditembak pada tiang pancang dan tidak bolehdikubur 
.
2
 Aborsi merupakan masalah yang kompleks, mencakup nilai-nilai religius, etika, moraldan ilmiah serta secara spesifik sebagai masalah biologi. Perdebatan masalah ini telahberlangsung sejak lama dan sudah menjadi bahasan rutin dalam setiap konferensiinternasional dalam berbagai isu-isu mengenai kependudukan, pembangunan sosial,anak-anak, wanita dan lain-lain. InsyaAllah, tulisan singkat ini akan memberikan sekilasuraian mengenai aborsi dan menguraikan hukum-hukumnya dengan berlandaskan padaayat-ayat al-Quran yang termuat dalam beberapa Kitab Tafsir.
1
Bukhari,
Shahih Bukhari
(Kairo : Darr Al-
Sya’ab, 1987),
 
Bab Targhib fi’ al
-Nikah, Jus 7, Hal. 3
2
Abu Fadl Muhsin Ebrahim,
 Aborsi Kontrasepsi dan Mengatasi Kemandulan
(Bandung : Mizan,1997), Cet I, Hal. 125
 
ABORSI
Ushuluddin IV 
 
3
 
 Wacana Tafsir Kontemporer
A.
 
DEFINISI ABORSI
Kata aborsi berasal dari bahasa Latin yaitu
 Abortus
yang berarti gugur kandunganatau keguguran. Dalam bahasa Arab sebagaimana yang dikutip dalam kitab al-Ashri bahwaaborsi disebut dengan
 Isqhatu al-Hamli
atau
al-Ijhadh
. Adapun penjelasan terminologi aborsidapat berbeda-beda seperti diungkapkan oleh beberapa ahli sebagai berikut:
3
 
a)
 
Menurut
Sardikin Gina putra
, aborsi ialah pengakhiran kehamilan atau hasil konsepsisebelum janin dapat hidup di luar kandungan.
b)
 
Mardjono Reksodiputro
mendefinisikan aborsi sebagai pengeluaran hasil konsepsi dariRahim sebelum hasil konsepsi itu dapat lahir secara alamiah dengan adanya kehendak merusak hasil konsepsi tersebut.
c)
 
Nan Soendo, SH
, aborsi adalah pengeluaran buah kehamilan pada waktu janin masihdemikian kecilnya sehingga tidak dapat hidup.Kemudian definisi lain sebagaimana kami kutip dalam buku
 Islam dan KB
karya
Abdul Rahim Umran
yang mendefinisikan aborsi sebagai berakhirnya kehamilan yangdapat terjadi secara spontan akibat kelainan fisik wanita atau akibat penyakit biomedisinternal maupun disengaja melalui campur tangan manusia.Berdasarkan pengertian-pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa aborsi adalahpengguguran kandungan sebelum lahir secara alamiah, berapa pun umurnya dengan maksudmerusak kandungan tersebut.
B.
 
MACAM-MACAM ABORSI
Secara umum, aborsi ada dua macam, yaitu Aborsi spontan (Abortus Sponteneus) danaborsi yang sengaja (Abortus provocatus). Adapun dalam dalam dunia kedokteran dikenaltiga macam aborsi, yaitu:
4
 
a)
 
Aborsi Spontan / Alamiah atau Abortus Spontaneus
Aborsi spontan atau alamiah (
 Abortus Spontaneus)
berlangsung tanpa tindakanapapun. Kebanyakan disebabkan karena kurang baiknya kualitas sel telur dan sel sperma.Aborsi spontan oleh Ulama disebut Isqath al-
‘Afwu yang berarti aborsi yang dimaafkan
karena pengguguran seperti tidak menimbulkan akibat hukum.
b)
 
Aborsi Buatan / Sengaja atau Abortus Provocatus Criminalis
Aborsi buatan atau sengaja (
 Abortus Provocatus Criminalis)
adalah pengakhirankehamilan sebelum usia kandungan 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram sebagaisuatu akibat tindakan yang disengaja dan disadari oleh calon ibu maupun si pelaksana aborsi(dalam hal ini dokter, bidan atau dukun beranak). Pengguguran macam ini dikalangan Ulamadisebut dengan istilah
 Isqath al-Ikhtiyary
yang berarti pengguguran yang disengaja tampasebab yang membolehkan sebelum masa kelahiran tiba. Perempuan melakukan aborsi jenisini karena didorong oleh motivasi yang berbeda-beda. Ada perempuan yang melakukanyakarena alasan ekonomi, ingin mempertahankan sebagai status perempuan karir. Ada jugayang khawatir bahwa janin dalam kandungannya akan lahir dalam keadaan cacat akibatradiasi dan motif-motif lainnya yang serupa.
3
Chusaimah Tahido Yanggo,
 Aborsi dan Agama
dalam Elga Serapong, Masruchah, M. Imam Asiz(eds.),
 Agama dan Kesehatan Refroduksi
(Jakarta : Pustaka Sinar Harapan, 1999), Cet I, Hal 162
4
Muhammad Shiddiq Al Jawi,
artikel : Aborsi dalam Pandangan Hukum Islam
 

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
RulHas SulTra added this note|
BUka kawan dengan MOXILLA agar teks Arabnya tidak amburadul... heheheee !!
RulHas SulTra liked this
RulHas SulTra liked this
Razvi Yudatama liked this
Aley Suherlay liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->