Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Arbitrase Kelebihan Dan Kekurangan

Arbitrase Kelebihan Dan Kekurangan

Ratings: (0)|Views: 68 |Likes:
Published by Ratu Cullen

More info:

Published by: Ratu Cullen on Mar 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/28/2013

pdf

text

original

 
Arbitrase merupakan cara penyelesaian suatu sengketa perdata di luar peradilan umumyang di dasarkan pada perjanjian arbitrase yang dibuat secara tertulis oleh para pihak yang bersengketa (Lihat Pasal 1 angka 1 UU No. 30 Tahun 1999).Arbitrase diangggap memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan cara litigasi,oleh karena itu dalam praktek para pelaku bisnis dan dunia usaha ada kecenderunganuntuk memilih penyelesaian sengketa melalui arbitrase.Adapun beberapa keunggulannya antara lain :1. dijamin kerahasiaan sengketa para pihak;2. dapat dihindari kelambatan yang diakibatkan karena hal procedural dan administrative3. para pihak dapat memilih arbiter yang menurut keyakinannya mempunyaipengetahuan, pengalaman serta latar belakang yang cukup mengenai maalah yangdisengketakan, jujur dan adil.4. para pihak dapat menentukan pilihan hukum untuk menyelesaikan masalahnya sertaproses dan tempat penyelenggaraan arbitrase dan5. putusan arbitrase merupakan putusan yang mengikat para pihak dan dengan melaluitata cara (prosedur) sederhana saja ataupun langsung dapat dilaksanakan.Michael B. Metzger mengemukakan pendapat keuntungan penyelesaian sengketa melaluiarbitrase ini :
“As compared with the court system, the main advantages clained for arb
itration are :1. quicker resolution of disputes2. lower costs in time and money to the parties, and
3. the availability of professional who are often expert in the subject matter of dispute”.
Pada kenyataannya apa yang disebutkan di atas, tidak semuanya benar, sebab di negara-negara tertentu proses peradilan dapat lebih cepat daripada proses arbitrase. Di antarakelebihan arbitrase terhadap pengadilan adalah sifat kerahasiaannya, karenakeputusannya tidak dipublikasikan. Namun demikian, penyelesaian sengketa melaluiarbitrase masih lebih diminati daripada litigasi, terutama untuk kontrak bisnis ataudagang yang bersifat internasional. Sifat rahasia arbitrase dapat melindungi para pihak dari hal-hal yang tidak diinginkan atau yang merugikan akibat penyingkapan informasibisnis kepada umum.Meskipun penyelesaian melalui arbitrase diyakini memiliki keunggulan-keunggulandibandingkan dengan jalur pengadilan, tetapi penyelesaian melalui Arbitrase jugamemiliki kelemahan-kelemahan. Beberapa kelemahan dari Arbitrase dan ADR adalah :a. Arbitrase belum dikenal secara luas, baik oleh masyarakat awam, maupun masyarakatbisnis, bahkan oleh masyarakat akademis sendiri. Sebagai contoh masyarakat masihbanyak yang belum mengetahui keberadaan dan kiprah dari lembaga-lembaga sepertiBANI, BASYARNAS dan P3BI.b. Masyarakat belum menaruh kepercayaan yang memadai, sehingga engganmemasukkan perkaranya kepada lembaga-lembaga Arbitrase. Hal ini dapat dilihat darisedikitnya perkara yang diajukan dan diselesaikan melalui lembaga-lembaga Arbitraseyang ada.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->