Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
gelandangan

gelandangan

Ratings: (0)|Views: 1,184|Likes:
Published by Triwul Potter

More info:

Published by: Triwul Potter on Mar 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/21/2014

pdf

text

original

 
Pengemisdanpengamenjalananseringkalidianggapsebagai“sampahmasyarakat”,karenabaikpemerintahmaupunmasyarakatmerasatergangguolehkehadiranmerekayanglalulalangdiperempatanlalulintas,dipinggirjalan,disekitargedungperkantoran,pertokoan,danbanyaktempat-tempatlainyangseringkalidijadikantempatberoperasi.Belakanganinipengemis,pengamen,dangelandangansemakinbanyakberkeliarandijalanan,terutamadiJakartadankota-kotabesarlainnya.Misalnya,merekaberoperasidiperempatanataupertigaanjalan,dipinggirjalandandisekitarterminal.Pemuda,remaja,pasangansuami-istri,anak-anak,danperempuanrentasemakinmenyesakiruangpublikkita.Itulahyangmenyebabkansebagianbesardarikitamerasasangatterganggudengankeberadaanmerekayanghampiradadimana-manadanmembuatkitamerasatidaknyaman.Banyaknyakriminalitasjugaseringkalidikaitkanterutamadengananak-anakjalanan,karenamerekadibeberapakesempatanterlihatmelakukantindak-tindakkriminalitassepertipencopetan,perampasan,melakukantindakkekerasan,penodongan,pelecehanseksual,perkelahian,danmasihbanyakkejahatan-kejahatanlainyangrentandilakukanolehanak-anakjalanan.Mungkinhal-haltersebutyangakhirnyamembuatpemerintahdanmasyarakatmenganggapmerekasebagai“sampahmasyarakat”.SeringkitamelihatSatuanPolisiPamongPraja(SatpolPP)meraziaAnak-anakJalanandanGelandanganuntukdibawakeDinasSosialdenganalasandandalihuntuk‘DiBinadanDididik’secarabaiksehinggamerekatidakkembalikejalanlagi.Namunyangterjadidibalikdalihpembinaansosialtersebutjustruadanyatindakkekerasan,pelecehandanpelanggaranhak-hakanakyangdialamiolehanak-anakjalanan.Kejadiantersebutjarangterungkapkemasyarakatkarenaanak-anakjalananselakukorbantidakbanyakyangmelakukanperlawananapalagihinggamelaporkepihakyangberwajibkarenamerekatakuthalitujustruakanmenjadibumerangbagimerekasendiri.Padasaatkitapergikitaseringmelihatbanyakpengemis,pengamen,danlain-lain.HalItumerupakansalahsatuakibatdarikemiskinan.Kemiskinanmemangsaatinimasihbelumadasolusinya,tetapitampaknyaPemerintahmasihbelummaksimaldalammenanganimasalahkemiskinan.DanitubukanhanyasalahPemerintahsajatetapikitajugaharusdapatmengatasikemiskinantersebut,karenauntukmengubahkemiskinanharusdibutuhkanmentalyangbagus.Kemiskinanmemangdapatmengganggukesejahteraanmasyarakat,danitusangattampakdarisemakinbanyaknyapengemisdanpengamenjalanandimana-manayangkadangmengganggukenyamanankita.Mungkinkemiskinanterjadikarenatidakdapatmembiayaikehidupansecaralangsung.Danitulahyangterjadisekarangini,bahwakemiskinansekarangadadimana-manadanmenyebabkansemakinbertambahnya‘sampahmasyarakat’.Definisidarigepengdansejenisnya:Gelandanganadalahistilahdengankonotasinegatifyangditujukankepadaorang-orangyangmengalamikeadaantunawisma.Tunawismaadalahorangyangtidakmempunyaitempattinggaltetapdanberdasarkanberbagaialasanharustinggaldibawahkolongjambatan,tamanumum,pinggirjalan,pinggirsungai,stasiunkeretaapi,atauberbagaifasilitasumumlainuntuktidurdanmenjalankankehidupansehari-hari.Sebagaipembataswilayahdanmilikpribadi,tunawismaseringmenggunakanlembarankardus,lembaransengataualuminium,lembaranplastik,selimut,keretadorongpasarswalayan,atautendasesuaidengankeadaangeografisdannegaratempattunawismaberada.Untukmemenuhikebutuhanhidupsehari-hariseringkalihidupdaribelaskasihanoranglainataubekerjasebagaipemulung.Pengemisadalahorang-orangyangmendapatkanpenghasilandenganmeminta-mintadimukaumumdenganberbagaicaradanalasanuntukmengharapkanbelaskasihandarioranglain.Dimasalalu,menjadipengemismerupakansuatuketerpaksaan,saatinimerupakansuatupilihanyangdilakukandengansukarela.Dayatarikyangmengundangbanyakoranginipadaakhirnyamenimbulkanpersaingandiantarasesamapengemis.Salahsatudampakdaripersainganadalahtimbulnyakoordinatorlapangan,yangmengaturjumlahpengemisdisetiaptitiksekaligusmencarititik-titikyangberpotensiuntukmenghasilkanpendapatan.Selainitu,pengemispunjugaharusmenggunakanberbagaistrategiuntukmenarikperhatiandanmendorongoranguntukmemberikanuangkepadamereka.Jikadimasalalu,penampilanumumpengemisadalah
 
denganbajuyangkumuh,wajahyangkotordanmemelas,sertaperilakuyangmenunjukkankecacatannya,makasekaranginiberbagaistrategimerekalakukan,seperti:Berdiriditengahterikmataharidengancucurankeringat.Menunjukkanbuktibahwamerekacacat,misalnyadengantidakmenggunakanbajuataumenggulungcelananya.Sayapernahmelihatseorangpengemisberbadantegapbertelanjangdadauntukmenunjukkanbahwadiakehilangansatutangan,suatugabunganantaracacatdenganbadanyangsehat.Strategiinidilakukankarenabanyakpengemisyangberpura-puracacat,misalnyadenganmenyembunyikantanganataukakinyadibalikpakaiannya.Dudukataumenggeletakditengahjalan,diantaramobil-mobil,sehinggamenimbulkanlebihbanyakperhatianbagipengemudiagartidakmenabrakmerekadanlebihmemudahkanpengendaramemberikanuang.Menggendonganakkecilataulangsungmenggunakananakkeciluntukmengemis.Penggunaananakkecilbiasanyalebihefektifdalammemancingperhatiandanbelaskasihan,karenaitusemakinbanyakpengemisyangmenggunakananakdalambekerja.Dengansemakinbanyaknyapengemismenggunakanstrategiini,makaberkuranglahefektivitasnya.Lalumerekabersaingdenganmenggunakananakyangsemakinkecilataupunbayi.Seorangkompasionerpernahberceritabertemudenganpengemisyangmembawabayinyayangmasihberumurbeberapaminggu.Membawaformulirsumbanganentahdarimesjidataupantiasuhanmanakarenasuratpermohonanyangterbungkusplastiksudahkotoruntukdibaca.Sayapernahbertemudenganbeberapaoranganakyangmenyerbusaya,masing-masingmembawalembardarimesjid/pantiasuhanyangberbeda.Strategiinicocokuntukmenarikperhatiandanuangdariorangyangengganmemberiuanguntukpengemistapisenanguntukmenyumbangmesjid/pantiasuhan.Modelpermintaansumbanganinibukangagasanorisinildaripengemis.Merekamungkinbelajardaripermintaansumbanganyayasansosialyangdidirikanpejabattingginegaraataupunpermintaansumbangandaripensiunanpegawaitertentu,yangjugabanyakmenghadapipermasalahanakuntabilitas,tercampuruntukkebutuhanpribadi(ataulembaga)dankebutuhansosial.Membawakardus-kardussebagaitempatmemasukkansumbangan.Biasanyapermintaansumbanganinidiikutidengantema-tematertentu,misalnyabencanaalam,Prita,Bilqis,pantijompo,danlain-lain.Merekaterlihatcukupterpercayadenganmenggunakanseragamjaketberwarnatertentu,berpenampilansepertimahasiswa.BelakanganmerekamengakudariLSMtertentu,namunyangmenjadipermasalahanadalahtidakadalaporanakuntabilitasatasuangsumbanganyangditerima.Tampilbedadenganmembawasebuahkartonyangbertuliskanmerekamembutuhkanbiayasekolahataubiayahidup.Saatinisemakingencardilakukankampanyeuntuktidakmemberikanuangkepadapengemis,(termasukdalambentukperaturandanfatwaharam)danjugapengungkapanberbagaifaktamengenaikekayaanpengemisMasalahnyaadalahtidakmemberikanuangkepadapengemisternyatatidakmembuatorangberhentimenjadipengemis.Merekamalahmelakukandrama-dramayanglebihmenyayathati,sepertimembawabayiyangmasihberumurbeberapaminggu,berpanas-panasandanberhujan-hujandenganbayinya,menggeserkanbadannyadiantararoda-rodamobil.Pemerintahdaerahpadadasarnyadenganmudahdapatmembasmipengemis.Lokasioperasipengemismudahdiketahui.Merekabiasanyaberoperasidijalan-jalanmacet,termasukdiperempatanjalan.Pengemisjugamudahditemukandiberbagaijembatanpenyeberangan.Usahauntukmenangkappengemisjugatelahdilakukantapikemudianmenjaditayanganyangmenyentuhrasakemanusiaankita,termasukpembelaandariLBHJakartayangmenyatakanpenangkapanpengemismerupakantindakankriminalkarenaPemerintahtidakmampumenyediakanlapangankerja.AkhirnyaPemerintahserbasalahdanlebihmemilihuntukmenghukumorang-orangyangmemberikanuangnyakepadapengemisdanmasalahpengemistidakpernahterselesaikansecaratuntas.Pengamenadalahorang-orangyangmendapatkanpenghasilandengancarabernyanyiataumemainkanalatmusikdimukaumumdengantujuanmenarikperhatianoranglaindanmendapatkanimbalanuangatasapayangmerekalakukan.Kehadiranpengamenkadangkalasangatmengganggukenyamananapalgibanyakdarimerekayangmemaksauntukdiberiimbalan,adajugayangmenolakjikadiberisejumlahuangyangnilainyaterlalukecilmisalnyaRp.100,-danmemuntajumlahyanglebihbesar.DiIndonesia,keberadaananakjalananmunculsekitartahun1970-andimulaiJakar
 
ta,BandungdanJogjakemudiandisususldengankota-kotalainyaituMalang,SurabayadanSemarang.Beragampandangantentangdefinisimaupunistilah-istilahdariAnakJalananmulaimuncul.menuruthasilSurveySosialEkonomiNasional(SUSENAS)BadanPusatStatistikRepublikIndonesiatahun1998memperlihatkanbahwaanakjalanansecaranasionalberjumlahsekitar2,8jutaanak.Duatahunkemudian,tahun2000,angkatersebutmengalamikenaikansekitar5,4%,sehinggajumlahnyamenjadi3,1jutaanak.Padatahunyangsama,anakyangtergolongrawanmenjadianakjalananberjumlah10,3jutaanakatau17,6%daripopulasianakdiIndonesia,yaitu58,7jutaanak(Soewignyo,2002).PenyebabKemiskinanTidaksulitmencarifaktor-faktorpenyebabkemiskinan,tetapidarifaktor-faktortersebutsangatsulitmemastikanmanayangmerupakanpenyebabsebenarnyasertamanayangberpengaruhlangsungdantidaklangsungterhadapperubahankemiskinan.•Tingkatdanlajupertumbuhanoutput.•Tingkatupahneto.•Distribusipendapatan.•Kesempatankerja.•Tingkatinflasi.•Pajakdansubsidi.•Investasi.•AlokasisertakualitasSDA.•Ketersediaanfasilitasumum.•Penggunaanteknologi.•Tingkatdanjenispendidikan.•Kondisifisikdanalam.•Politik.•Bencanaalam.•Peperangan.PenyebabkemiskinanmenurutKuncorosebagaiberikut:1. Secaramakro,kemiskinanmunculkarenaadanyaketidaksamaanpolakepemilikansumberdayayangmenimbulkandistribusipendapatanpendudukmiskinhanyamemilikisumberdayadalamjumlahyangterbatasdankualitasnyarendah.Darihasilmerekabekerja2. Kemiskinanmunculakibatperbedaankualitassumberdayamanusiakarenakualitassumberdayamanusiayangrendahberartiproduktivitasjugarendah,upahnyapunrendah3. Kemiskinanmunculsebabperbedaanaksesdanmodal.Sendalamismawan,mengutarakanbahwapenyebabkemiskinandanketerbelakanganadalahpersoalanaksesibilitas.Akibatketerbatasandanketertiadaanaksesmanusiamempunyaiketerbatasan(bahkantidakada)pilihanuntukmengembangkanhidupnya,kecualimenjalankanapaterpaksasaatiniyangdapatdilakukan(bukanapayangseharusnyadilakukan).Dengandemikianmanusiamempunyaiketerbatasandalammelakukanpilihan,akibatnyapotensimanusiauntukmengembangkanhidupnyamenjaditerhambat.4. Kemiskinankarnaseseorangmalasberusahauntukdirinyasendiridikarenakanpergaulanyangmembawamerekamenjadimalassekolah,ataupunbelajar.5. Kemiskinandikarenakanbencanaalamsepertibanjirbandangdantanahlongsorataukebakaranyangmenghabiskansemuahartabendamereka.Kemisikinanbolehberlakuataskekuranganindividudanjugaatasmasalahsosio-ekonomidalamsesuatumasyarakat.Sehubunganitu,sebabmusababkemisikinanbolehdilihatdariduadimensiiaitudimensiindividudanjugadimensimasyarakat.DampakKemiskinan.a) DampakKemiskinanDimensiindividuKekuranganindividuyangtertentubolehmencetuskankemiskinan.Kelemahanindividuinibiasanyakelemahanyangketaradanbolehmenyebabkanseseorangitumiskin,walaupundiaberadadalamsuatumasyarakatyangpenuhdenganpeluangrezeki.K

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->