Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
13Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
LAPORAN KASUS Aris 2

LAPORAN KASUS Aris 2

Ratings: (0)|Views: 488 |Likes:
Published by Bgazt 原宿 Jrs

More info:

Published by: Bgazt 原宿 Jrs on Mar 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Perkembangan teknologi dan teknik pemeriksaan radiodiagnostik telah memainkan peranansemakin besar dalam evaluasi suatu kelainan atau cedera, pada kasus- kasus terentu pesawat X-ray konfensional biasa kurang bisa memberikan informasi lebih banyak, oleh katena itudibutuhkan pesawat CT Scan.CT Scan mulai dipergunakan sejak tahun 1970 yaitu alat bantu dalam proses diagnosa dangambaran CT Scan adalah hasil rekonstruksi komputer terhadap gambar X-Ray. Gambaran dari berbagai lapisan secara multiple dilakukan dengan cara mengukur densitas dari substansi yangdilalui oleh sinar X.
( Seidentriker H:19)
Kepala adalah organ yang sering dilakukan pemeriksaan CT Scan, selama dalam waktusatu minggu pertanggal 3-9 januari 2012 telah tercatat 12 pasien dengan permintaan CT Scan.Pada PKL III ini penulis mendapat lahan pratek di instalasi radiologi RSU Dr Saiful Anwar Malang dan mendapat kesempatan untuk belajar CT Scan
1.2Rumusan Masalah
Rumusan Masalah dalam Laporan Kasus ini adalah
1.2.1
Bagaimana teknik pemeriksaan CTScan CKR yang dilakukan di instalasi radiologiRSU Dr. Saiful Anwar Malang
1.3
Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan kasus ini adalah :1.3.1 Mengetahui tatalaksana pemeriksaan Radiografi CT Scan pada kasus fraktur lineanasal
1.4 Manfaat Penulian
Manfaat yang dapat diambil dari penulisan Laporan Kasus ini adalah :1.4.1Bagi penulisMenambah wawasan dan pengetahuan bagi penulis tentang teknik  pemeriksaan Tatalaksana Pemeriksaan CT Scan kepala Pada Kasus CKR diIntalasi Radiologi RSU Dr.Saiful Anwar Malang.
1
 
1.4.2
Bagi Akademik Hasil penelitian ini dapat menambah kepustakaan dan pertimbangan referensitentang Tatalaksana Pemeriksaan CT Scan pada kasus CKR 1.4.3Bagi pembacaMemberikan gambaran yang jelas tentang Tatalaksana pemeriksaan CT Scankepala pada kasus CKR di instalasi radiologi RSU Dr.Saiful Anwar 
1.5 Batasan
Pembatasan bahasan hanya pada pranata Radiografi Pada Kasus CKR yangdilakukan di RSU Dr.Saiful Anwar Malang non kontras
1.6 Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan yang penulis gunakan dalam penulisan Laporan Kasus iniadalah sebagai berikut :BAB I PENDAHULUAN Berisi tentang Latar Belakang, Rumusan Masalah, TujuanPenulisan, Manfaat Penulisan, Sistematika Penulisan.BAB II DASAR TEORI Berisi tentang landasan teori yang menguraikan anatomi danfisiologi, Patologi, Prosedur PemeriksaanBAB III PROFIL KASUS DAN PEMBAHASAN Berisi tentang Profil Kasus,Prosedur Pemeriksaan, Pembahasan.BAB IV KESIMPULAN Berisi Kesimpulan
BAB II
2
 
TINJAUAN PUSTAKA2.1 Anatomi fisiologi2.1.1 Tengorak 
Tengkotak adalah tulang kerangka dari kepala yang tersususn dari dua bagian, cranium(adakalanya disebut kalvaria)terdiri dari delapan tulang, dan dan kerangka waja terdir dariempat belas tulang (Evelyn C Pearce:44)Tulang dari cranial tersusun dari lempengan jaringan padat yang dipisahkan oleh jarinaspon yang disebut diploe, lempengan luar lebih tebal dari lempengan dalam dan ketebalan darilapisan jaringan spon ini sangat berfariasi, adanya lekukan-lekukan sempit yang bercabangdengan saluran yang relative besar (disebut sulci) dimana terdapat pembulu darah dengan beberapa variasi ukuran (Brunner & Suddarth)Permukaan bawah dari rongga dikenal sebagai dasar tengkorak atau basis kranii. Iaditembusi oleh banyak lubang supaya dapat dilalui serabut saraf dan pebuluh darah,
2.1.1.1 Tulang Kranium
Tulang cranium terdiri dari : satu tulang frontal, dua tulang parietal, satu tulangoksipital, dua tulang temporal, satu tulang etmoid dan satu tulang sphenoid.a.Tulang frontalTulang frontal membentuk dahi dan bagian atas dari rongga mata. Tepi supraorbitaditandai dengan takik ditengah sebelah dalam. Melalui takik ini pembulu supraorbital dan saraf supraorbita lewat. Pernukaan sebelah dalam tulang frontal ditandai dengan lekuk-lekuk yangditimbulkan oleh lekukanlekukan permukaan otak (Evelyn C Pearce:46).Tulang frontal terdiri dari dua bagian (1) posisi vertikal yang disebut squama yangmembentuk bagian kepala depan dan bagian anterior tempurung kepala (2) posisi horizontalmembentuk orbito (atab dari orbita), bagian dari nasal cavity (rongga hidung) dan bagian darifossa anterior. Pada squama bagian superior dikelilingi oleh tonjolan yang dinamakan frontaleminence (tubeositas frontal) b.Tulang oksipitalTulang oksipital terletak dibagian belakang dan bawa rongga kraium. Ia ditembusi olehforamen magnum atau lubang kepala belakang yang dilalui oleh medulla oblongata unt bertemu dengan medulla spinalis. Sisi foramen magnum berupa massa tulang yang mebentuk kondilus tengkorak untuk di jadikan permukaan persendian untuk tulang atlas c.Tulang parietal
3

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Calvaria liked this
Putri Wulandari liked this
aurora_tasman liked this
Florensya Nussy liked this
Pande Surya liked this
Andi Aja liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->