Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hak Pewarisan Dalam Islam

Hak Pewarisan Dalam Islam

Ratings: (0)|Views: 477|Likes:

More info:

Published by: Lutfi Aulia Supriyadi on Mar 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/22/2012

pdf

text

original

 
83
BAB VIIISYARIAT ISLAM TENTANG PEWARISAN
 Akibat pernikahan dan adanya keturunandiperlukan aturan atau hukum yang mengatururusan pewarisan atau harta peninggalan. SyariatIslam menyediakan hukum waris Islam atau
faraidh 
, yaitu hukum yang mengatur danmenetapkan ahli waris dan bagian-bagian yangdiperolehnya dengan sebab adanya orang yangmeninggal dunia.Hukum waris Islam diatur berdasarkan jauhdekatnya hubungan hubungan nasab antaraseseorang dengan orang yang meninggal dunia.Sementara perbedaan bagian antara laki-laki danperempuan dilatarbelakangi oleh perbedaan kodratyang berimplikasi kepada peran dan tanggung jawab yang berbeda antara laki-laki danperempuan. Karena itu dalam waris Islam terdapatperbedaan antara bagian laki-laki dan perempuansebagai bentuk aktualisasi keadilan yangmembedakan peran dan tanggung jawab masing-masing.Hukum waris merupakan aturan yangberkaitan dengan pembagian harta pusaka yangditinggalkan mati oleh pemiliknya dan menjadi hak ahli warisnya. Pembagian harta warisan wajibdilakukan oleh ahli warisnya berdasarkan ketentuan Allah sebagaimana diatur dalam Alquran dansunnah Rasul.Hukum waris berlaku apabila ada orangyang meninggal dunia, meninggalkan harta bendadan ahli waris. Apabila belum ada yang meninggalmaka hukum waris belum berlaku, jadi bukan bagi
 
84
waris kalau harta dibagikan oleh pemiliknya selagihidup. Demikian pula apabila ada yang meninggaldan tidak meninggalkan harta, maka tidak adapembagian waris. Apabila seseorang meninggal dunia, terlebihdahulu tertukan harta peninggalannya (
tirkah 
-hartapeninggalan). Sebelum diadakan pembagian waris,dari harta tersebut bayarkan terlebih dahulu:1.
 
Biaya perawatan jenazahnya2.
 
Zakatnya, apabila si mayat belummelaksanakannya3.
 
Utang-utangnya, apabila si mayatmeninggalkan utang4.
 
Wasiatnya, apabila si mayat pernah berwasiat Apabila semua itu telah dilakukan, makamulai menentukan ahli waris dan bagian-bagiannyasesuai dengan syariat Islam.Sebab-sebab pewarisanOrang-orang yang berhak untuk waris mewarisidisebabkan karena:1.
 
Perkawinan, yaitu suami-istri yang masih diikatoleh tali perkawinan. Suami atau istri, jika salahsatunya meninggal dunia terlebih dahulu, makayang tinggal berhak atas harta waris yangditinggalkannya.2.
 
Kekerabatan atau hubungan darah3.
 
Wala atau perwalianWaris mewarisi karena perkawinan1.
 
Bagian suami.Suami yang ditinggal mati istrinya memperolehbagian dari harta peninggalan istrinya itusebagai berikut:
 
85
a.
 
Setengah dari harta peninggalan, jika istrinyaitu tidak meninggalkan anak dari dirinya atausuami-suami sebelumnya.b.
 
Seperempat dari harta peninggalan, jika istrinyaitu meninggalkan anak dari dirinya maupun darisuami-suami sebelumnya.Besarnya bagian suami didasarkan kepadafirman Allah:ن نإو و    نإ اوزأ ك   وا  و   ) .....ءا:12( 
Dan bagimu (suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh istri-istrimu jika mereka tidak mempunyai anak, jika istrimu mempunyai anak, maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkan mereka. (QS.An-Nisa,4:12) 
2.
 
Bagian IstriIstri yang ditinggal mati suaminya memperolehbagian dari harta peninggalan suaminya sebagaiberikut:a.
 
Seperempat dari harta peninggalan, jikasuaminya itu tidak meninggalkan anak, baik dari dirinya, istri-istrinya yang lain, ataumantan-mantan istrinya.b.
 
Seperdelapan dari harta peninggalan, jikasuaminya itu meninggalkan anak, baik daridiriinya, istri-istrinya yang lain, atau mantan-mantan istrinya.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->