Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Komonen Proteksi Sistem Tenaga Listrik

Komonen Proteksi Sistem Tenaga Listrik

Ratings: (0)|Views: 156 |Likes:
Published by Handi Agus Hidayat

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Handi Agus Hidayat on Mar 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/01/2012

pdf

text

original

 
KOMPONEN SISTEM PROTEKSI PADA SISTEM TENAGA LISTRIKTUGAS
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Proteksi Tegangan Lebihdengan dosen pengampu : Drs. H. Bambang Trisno, MSIE.
Handi Agus H.0908810
 
JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTROFAKULTAS PENDIDIKAN TEKNLOGI DAN KEJURUANUNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA2012
 
1
 
KOMPONEN PROTEKSI PADA SISTEM TENAGA LISTRIK
Sistem proteksi tenaga listrik pada umumnya terdiri dari beberapa komponenyang dirancang untuk mengidentifikasi kondisi sistem tenaga listrik dan bekerjaberdasarkan informasi yang diperoleh dari sistem tersebut. Sistem proteksi padasistem tenaga listrik didukung oleh beberapa peralatan yang berfungsi mengatasigangguan dan mengisolasi bagian jaringan yang terganggu dari bagian lain yangmasih dapat beroperasi dengan baik. Adapun peralatan yang dimaksud tersebut ialah:1.
 
Circuit breaker (CB),2.
 
Fuse,3.
 
Lighting arrester,4.
 
Load break insulator,5.
 
Recloser,6.
 
Rele,7.
 
Trafo arus (CT), dan8.
 
DC system power supply.
1.
 
Circuit Breaker atau Pemutus Beban
Circuit breaker (CB) merupakan suatu alat proteksi yang banyak di gunakanpada sistem tenaga listrik, terutama pada sistem tenaga yang menghasilkan dayayang besar atau sistem tegangan tinggi. Circuit breaker adalah perangkat pengamanarus lebih yang bekerja membuka dan memutus rangkaian secara non-otomatis danmemutus rangkaian secara otomatis ketika arus yang mengalir dirangakian melebihikapasitas arus yang telah ditentukan tanpa menimbulkan kerusakan pada peralatan(CB dan rangkaian) pada saat terjadi gangguan. Oleh karena itu, CB harusmempunyai beberapa syarat sebagai berikut:a.
 
Memiliki daya yang cukup untuk memutuskan hubungan rangkaianb.
 
Dapat bekerja pada waktu yang singkatc.
 
Tahan terhadap bunga apid.
 
Sederhana dalam bentuk dan murah harganya
 
2
 
e.
 
Mampu menyalurkan arus maksimum sistem secara kontinuGambar 1. Circuit Breaker TET 500 KVBerdasarkan pemakaiannya, CB dibagi menjadi LVCB (Low Voltage CircuitBreaker, dengan jumlah tegangan dibawah 600 V), MVCB (Medium Voltage CircuitBreaker, dengan jumlah tegangan antara 600 V
 – 
1000 V), dan HVCB (High VoltageCircuit Breaker, dengan jumlah tegangan diatas 1000 V).Sedangkan berdasarkan kontruksinya, CB dibagi menjadi MCCB (MoldedCase Circuit Breaker) dan ICCB (Insulated Case Circuit Breaker). Dan berdasarkanmediumnya, CB dibagi menjadi empat jenis, yakni:a.
 
Air : Medium pemutus udarab.
 
Oil : Medium pemutus minyak c.
 
Gas : Medium pemutus gas (SF6)d.
 
Vacuum : Medium pemutus hampa udara.
2.
 
Fuse
Fuse adalah peralatan yang berfungsi untuk melindungi peralatan sistemtenaga listrik terhadap hubung singkat dan beban lebih dengan cara mendeteksigangguan yang terjadi pada saluran berdasarkan seting nilai tertentu, jika terjadigangguan yang melewati batas yang ditentukan maka fuse akan secara langsung

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->