Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Semkim Fix

Makalah Semkim Fix

Ratings: (0)|Views: 507|Likes:
Published by nagustia

More info:

Published by: nagustia on Mar 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/10/2013

pdf

text

original

 
1
PENDAHULUAN
Material komposit yang terdiri dari kristal cair dan polimer berperanpenting untuk aplikasi opto elektronik pada bidang
Liquid Crystal Display 
 (LCD) pada layar fleksibel. Untuk terus meningkatkan perkembangandalam bidang teknologi informasi, diperlukan pengembangan untukmembuat layar kristal cair lebih murah, lebih besar tetapi desainnya lebihfleksibel. Melalui induksi polimerisasi pemisahan fasa isotropic atauanisotropic dari campuran homogen kristal cair dan precursor polimer,material polimer berguna sebagai pendukung sifat mekanis pada substrat,yang menyebabkan penyempitan kristal cair pada sel tidak merata,sehingga pengembangan sel kristal cair pada substrat fleksibel menjadimungkin dan dapat tahan lama. Sejak pertama kali dikenalkan pada tahun1980-an,
Film Polimer Dispersed Liquid Crystal (PDLC)
merupakansystem heterogen yang terdiri dari fasa terdispersi atau kontinyu padamatriks yang berbeda-beda. Dibandingkan dengan PDLC,
Polimer Network Liquid Crystal (PNLC)
mengandung kristal cair yang lebih tinggidari 70-90% wt dan membutuhkan tegangan yang lebih rendah.Sedangkan Polimer-Kristal cair yang biasa disebut LC gel mengandungkristal cair lebih dari 95% dan membutuhkan tegangan yg lebih rendahlagi untuk layar dan pengontrol cahaya.Saat ini, inovasi baru yang melibatkan pembentukan strukturdengan cara fotopolimerisasi-fasa pemisahan induksi anisotropicmenyebabkan terjadi reduksi in-situ pada celah sel melalui teknik
Phasa- Separated Composite Films 
(PSCOF). Hal yang terbaru adalah modelplastic LCD dengan pixel isolasi (PILC). Pada struktur ini, molekul kristalcair diisolasi dalam piksel tertentu dinding vertical polimer interpiksel padabagian atas substratnya. Lebih lanjut lagi struktu mikro dibuat melaluimetode cetak.
 
2
Pada artikel ini, di usulkan konsep baru yang berkaitan denganpembuatan kristal cair yang lebih murah sebagai alternative untukmenghasilkan PSCOF. Prosedur pembuatannya tidak memerlukan pola
photo-mask 
. Sebagai ganti dari lapisan enkapsulasi kristal cair sepertiyang disebutkan di atas fungsinya adalah untuk apilkasi layar fleksibel,cara ini memungkinkan beberapa sisa monomer pada permukaan kristalcair berpolimerisasi membentuk Polimer Stratifikasi-Kristal Cair Stabilatau PNLC, yang berada di lapisan lebih rendah tertutup lembaranpolimer. Kemudian Karakteristik elektro optikal Polimer Stratifikasi-KristalCair Stabil tersebut dibandingkan dengan PSCOF.
 
3
PEMBAHASAN
 A. KAJIAN TEORI
1. Kristal Cair
Kristal cair adalah sebuah keadaan agregasi yangmerupakan keadaan pertengahan (
intermediate 
) antara kristalpadatan dan cairan isotropik (Chandrasekhar, 1992). Keadaanpertengahan antar materi (
intermediate 
) ini biasa disebut
―mesofase‖ atau ―mesomorfik‖. Kristal cair memperlihatkan
derajat fluiditas dan dapat mengalir seperti sebuah cairanisotropik, tetapi juga memperlihatkan derajat keteraturan molekulyang mirip (namun lebih lemah) dari yang diperlihatkan olehsebuah kristal padat (University of Cambridge, 2010).
 
Material yang menunjukkan sifat kristal cair memilikibeberapa karakteristik umum seperti bentuk molekulnya sangatanisotropik, bersifat kaku pada sumbu panjang, memiliki momendipol listrik yang kuat dan memiliki substituen yang mudahterpolarisasi. Karakteristik yang paling khas adalahkecenderungan molekul untuk menata diri (terorientasi) padasuatu sumbu tertentu yang disebut
director 
. Derajat keteraturanini berhubungan langsung terhadap keunikan sifat kristal cair(Arnida, 2000).Kristal cair dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkanperilakunya, yaitu termotropik, lyotropik, dan amfotropik. Padakristal cair termotropik, fasa kristal cair muncul sebagai akibatdari pengaruh suhu. Fase kristal cair dapat muncul baik denganpemanasan terhadap fasa kristal padat, maupun denganpendinginan terhadap fasa cair isotropik, seperti yangditunjukkan pada Gambar 1 (University of Cambridge, 2010).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->