Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Permasalahan Hukum Pengadilan Agama

Permasalahan Hukum Pengadilan Agama

Ratings: (0)|Views: 562 |Likes:
Published by Wahid Abdulrahman

More info:

Published by: Wahid Abdulrahman on Mar 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2012

pdf

text

original

 
PERMASALAHAN HUKUM PENGADILAN AGAMASE-WILAYAH PENGADILAN TINGGI AGAMA JAMBI TAHUN 2011 NONAMAPENGADILAN AGAMAPERMASALAHANUSUL PEMECAHANMASALAHHASIL RAKERDA123451
PENGADILAN AGAMAJAMBI
 1.Tehnis penyelesaian perkara ghaib + prodeo dan ghaib + bantuan PA lain (tabayun)yang ditanggung oleh DIPA PengadilanAgama, apa boleh disidangkan perkara prodeonya terlebih dahulu (sidang insidentil)dengan jalan memanggil pihak Penggugat /Pemohon saja, setelah itu baru ditentukan persidangan berikutnya dengan diumumkanmelalui mass media (RRI);2.Dalam kaitannya perkara seperti diatas,apa perlu dibuatkan PHS untuk perkarainsidentilnya diluar PHS untuk persidangan biasa;3.Dalam memeriksa perkara permohonan1.Boleh disidangkan / diperiksa prodeonya dahulu dengan sidanginsidentil. Setelah itu barudiumumkan sesuai pasal 27 PP Nomor 9 Tahun 1975, karena pembebanan biaya perkara di bidang perkawinan dibebankan kepadaPenggugat atau pemohon (pasal 89ayat 1 UU Nomor 7 tahun 1989),tidak mutlak harus hadir Tergugatatau Termohon.2.Harus dibuat PHS untuk penentuansidang insidentil, sekalipun Pemohonatau Penggugat saja yang dipanggilterlebih dahulu untuk sidanginsidentil sebab perintah tersebutharus dituangkan dalam PHS, setelahdikabulkan prodeonya, baruditentukan tanggal sidang berikutnyadengan perintah kepada Js/Jsp untuk memanggil Tergugat atau Termohonsesuai aturan yang berlaku (pasal 27PP Nomor 9 tahun 1975) danPenggugat atau Pemohondiperintahkan untuk hadir pada haridan tanggal persidangan tersebuttanpa dipanggil lagi dengan surat panggilan ;3.Tidak perlu diisbatkan nikahnya1.Untuk persidangan insidentil para pihak tetapharus dipanggil, namun pemanggilan untuk tergugat yang ghaib, berpedoman pada pasal718 R.Bg / 390 HIR.Untuk selanjutnya mengenai pokok perkarakarena dibidang perkawinan proses pemanggilan berpedoman pada pasal 27 PP No. 9 tahun 1975.3.Usulan sudah tepat (lihat pemecahan masalah
 
Penetapan Ahli Waris bagi yang tidamemiliki Kutipan Akta Nikah, apa harus diitsbatkan terlebih dahulu dalam bentu perkara permohonan. Bagaimana bila Pewarisyang telah lama meninggal dunia umpamanyadalam gugat waris yang pihak-pihaknyamerupakan turunan ke 3, 4 dst (cucu, cicit, piut, dst) apakah cukup didalam pembuktiansaja;4.Bolehkah Pengadilan Agama memeriksa perkara permohonan Penunjukan Wali yangdiajukan oleh istri yang suaminya telahmeninggal dunia, sebab menurut UU Nomor 1Tahun 1974 pasal 47 secara otomatis ia telahsah sebagai orang tua atau wali, mohon penjelasan. Karena dilapangan masih adayang berpendapat tidak perlu dan bahkan adayang disuruh cabut;5.Mohon penjelasan secara detail tentang perkara itsbat nikah yang voluntair,contentious dan siapa pihak-pihak yang harusditarik. Misalnya salah satu pihak telahmeninggal dunia atau keduanya telahmeninggal dunia, atau dapatkah kitamengisbatkan nikah orang yang telahmeninggal dunia dan sampai dimana batasnya,apa boleh sampai ke cucu, cicit atau piut yangmengajukannya;terlebih dahulu, cukup melalui pembuktian dipersidangan , baidengan pembuktian surat atauketerangan saksi (hasil rakerda diMuaro Bungo) ;4.Secara umum (lex generalis) bolehsaja, walaupun pasal 47 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 telahmengatur tentang perwalian isteriyang bersifat melekat, tetapi untuk kepastian hukum dan atau Undang-undang menghendaki, perlu dikuatkandengan penetapan Pengadilan, apalagimenyangkut pengurusan harta bendaanak yatim supaya jangan sampaidisalah gunakan oleh ahli waris;5.Itsbat nikah voluntair hanya untuk kepentingan orang yang bersangkutan seperti untuk pengurusanTASPEN, Tabungan di Ban k danlain-lain, dengan tidak melibatkanorang lain. Itsbat nikah contentiousadalah itsbat nikah yang diajukan bersama (kumulasi) dengan gugatan / permohonan perceraian;Apabila ada kepentingan hukum ataudalam rangka untuk pembuktian suatu perkawinan yang telah pernahdisebutkan, atau ada keraguan tentang perkawinan yang telah pernahdilakukan sedangkan yangdalam Rakernas tahun 2011 angka 17)4.Bila ada permohonan harus diterima . (LihatHasil Rakernas 2011 angka 100).5.Lihat Buku II Edisi Revisi 2010 hal 147 s/d150
 
6.Dalam hal perkara dicoret karena habis biaya dan Penggugat / Pemohon tidamenambah panjar, apakah cukup denganPenetapan oleh Ketua Majelis saja, ataukah perlu dalam persidangan dan dibuat penetapandan ditanda tangani oleh Majelis, bila didalam sidang apa perlu pula ditetapkan harisidang dan perlu dipanggil lagi para pihak dandari mana biayanya;7.Perdamaian dalam proses upaya hukum(verzet, banding, kasasi), apabila tercapai perdamaian pada tingkatan upaya hukumtersebut, bagaimana cara penyelesaiannya.Apa yang harus dilakukan oleh KetuaPengadilan dan bagaimana dengan putusanyang telah dijatuhkan (dalam perkara perceraian) bersangkutan telah meninggal dunia,maka hal tersebut boleh-boleh saja;6.Perkara yang telahhabis biayanya harus diperintahkanoleh Majlis di persidangan untumenambah panjar biaya perkara dandiperintahkan Panitera untuk memberitegoran supaya membayar tambahan biaya perkara dalam tenggang waktu30 hari atau 1 bulan . Apabila waktuyang ditentukan telah lewat,Penggugat / Pemohon tidamembayar tambahan biaya panjar  perkara, maka panitera membuat suratketerangan yang menyatakan bahwayang bersangkutan telah diberitegoran dan tidak membayar tambahan panjar biaya perkara,setelah itu barulah Ketua Majelismembuat penetapan pencoretan ;7.Perdamaian dalamtahap upaya hukum dibenarkan,apabila perkaranya bukan perkara perceraian, hasil pedamaian(kesepakatan) tersebut diteruskankepada majlis atau Pengadilan yangmenangani perkara tersebut.Maka Majlis Hakim yang menangani perkara tersebut memberikan putusandengan amar :6.Usul pendapat sudah tepat (Penetapan pencoretan perkara dari register perkara cukupoleh Ketua Majelis Hakim)7.Pedomani Buku II Edisi Revisi 2010 hal. 83

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nof Rizal liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->