Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Paper Alat Penampil Nominal Uang Logam Rupiah

Paper Alat Penampil Nominal Uang Logam Rupiah

Ratings: (0)|Views: 119 |Likes:
Published by Arya Gamma Aditia

More info:

Categories:Types, Research
Published by: Arya Gamma Aditia on Mar 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2013

pdf

text

original

 
Tugas kuliah: Elektronika III, Tahun: 2011, Semester: V 1
 Abstract
 — 
Uang logam atau kadangkala disebut koin adalahlogam yang digunakan sebagai alat transaksi ekonomi danbiasanya diterbitkan oleh pemerintah. Biasanya uang logamberbentuk bulat meski hal ini tidak selalu demikian. Sebuahuang logam biasanya memiliki dua sisi: sisi yang menampilkannilai uang yang diwakili dan sisi sebaliknya yang biasanyaberbentuk gambar. Perkembangan teknologi elektronikamemicu berkembangnya dunia mekatronika yang padamulanya menggunakan cara konvensional berubahmenggunakan cara modern dengan memanfaatkan kemajuanteknologi. Bukan hanya di sektor industri, sektorperbankanpun tidak luput dari penggunaan kemajuanteknologi, satu benda yang perlu dikembangkan lagi adalahmesin untuk menampil nominal uang logam yang padapengembangannya dapat digunakan sebagai sensor uang logamuntuk menjual tiket, untuk menjual permen, dan untuk alattransaksi lainnya yang membutuhkan pembayaranmenggunakan uang logam sehingga transaksi akan lebih cepatdan praktis daripada menggunakan cara konvensional. Tujuanyang hendak dicapai pada proyek ini adalah pembuatanperangkat keras dan lunak dari penampil nominal uang logamrupiah berbasis FPGA dengan menggunakan altera de0-nano.Hasil yang diperoleh melalui serangkaian metode tersebutadalah sebuah alat yang mampumembedakan danmenampilkan nominal tiga jenis uang logam dalam satuanrupiah. Akan tetapi masih memilikiketerbatasan yaituketerbatasan hanya tiga jenis uang logam yang dapatditampilkan.
 Index Terms
 — 
sensor, uang logam, uang koin, rupiah,nominal, FPGA, altera, de0-nano.
I.
 
P
ENDAHULUAN
erkembangan teknologi yang sangat cepat ini memicu
 
berkembangnya dunia mekatronika yang pada mulanyamenggunakan cara konvensional berubah menggunakan caramodern dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. Bukan
 
hanya di sektor industri, sektor jual beli pun tidak luput daripenggunaan kemajuan teknologi, seperti misalnya alatpenjual minuman otomatis yang sekarang banyak terdapat di
 
pusat keramaian seperti halte busway, stasiun kereta api,airport, pusat perbelanjaan, dan pusat-pusat keramaianlainnya. Mesin tersebut dapat memindai uang kertas yang
 
dimasukkan ke lubang tempat memasukkan uang kertas itulalu mesin tersebut dapat memindai besaran nominal uang
 
ketas yang dimasukkan sampai dengan besaran hargaminuman tersebut, setelah itu mesin memroses langkahselanjutnya yaitu pembeli dapat memilih minuman yang
 
diinginkannya. Peralatan ini sangat praktis dan otomatis,sehingga tenaga manusia tidak terbuang sia-sia hanya untuk menjaga mesin minuman. Konsep mekatronika mesinpenjual minuman yang dapat memindai nominal uang kertas
 
tersebut akan diterapkan pada uang logam sehingga uanglogam dapat dilakukan sebagai alat untuk jual beli otomatis
 
seperti untuk membeli permen, membeli karcis busway,membayar parkir, dan transaksi lainnya yang dapatdilakukan dengan pembayaran menggunakan uang logam.
 
Untuk alat ini tidak didesain untuk sebagai mesin penjual,namun hanya sebagai alat untuk menampilkan nominal uanglogam rupiah. Dan pada pengembangannya dapat digunakan
 
sebagai alat untuk transaksi jual beli otomatis.Alat-alat ini pada dasarnya menggunakan rangkaian gerbanglogika yang dihasilkan dari IC atau FPGA. Pada alatpenampil nominal uang logam rupiah ini digunakan FPGAsebagai device untuk memprogram gerbang-gerbang logikayang ingin digunakan untuk menghasilkan kode binertertentu untuk mengoperasikan seven segment. Field-Programmable Gate Array (FPGA) adalah komponen
 
elektronikadansemikonduktoryang mempunyai komponen gerbang terprogram (programmable logic) dan sambunganterprogram. Komponen gerbang terprogram yang dimiliki
 
meliputi jenisgerbang logikabiasa(AND,OR,XOR,NOT)  maupun jenis fungsi matematis dan kombinatorik yang lebihkompleks (decoder, adder, subtractor, multiplier, dll). Blok-
 
blok komponen di dalam FPGA bisa juga mengandungelemen memori(register)mulai dariflip-flopsampai pada RAM(Random Access Memory). Pengertian terprogram
 
(programmable) dalam FPGA adalah mirip denganinterkoneksisaklardalam breadboard yang bisa diubah olehpembuat desain. Dalam FPGA, interkoneksi ini bisa
 
diprogram kembali oleh pengguna maupun pendesaindi dalam lab atau lapangan (field). Oleh karena itu jajaran
 
gerbang logika (Gate Array) ini disebut field-programmable.Jenis gerbang logika yang bisa diprogram meliputi semuagerbang dasar untuk memenuhi kebutuhan yang manapun.Secara umum FPGA akan lebih lambat jika dibandingkandengan jenis chip yang lain seperti pada chip Application-Specific Integrated Circuit (ASIC). Hal ini karena FPGA
 
menggunakan power /dayayang besar bentuk desain yangkompleks. Beberapa kelebihan dari FPGA antara lain adalahharga yang murah, bisa diprogram mengikuti kebutuhan, dan
 
kemampuan untuk di program kembali untuk mengkoreksiadanya bugs. Jenis FPGA dengan harga murah biasanyatidak bisa diprogram dan dimodifikasi setelah proses desain
Alat Penampil Nominal Uang Logam Rupiah
 
Arya Gamma Aditia (0906529615),
 Departemen Fisika, Universitas Indonesia
 
P
 
 
Tugas kuliah: Elektronika III, Tahun: 2011, Semester: V 2dibuat (fixed-version). Chip FPGA yang lebih kompleksdapat diperoleh dari jenis FPGA yang dikenal
 
dengan CPLD (Complex-Programmable Logic Device).[1]II.
 
M
ETODE
 Alat penampil nominal uang logam rupiah inimengandalkan FPGA sebagai pengoperasi rangkaiangerbang logika yang digunakan untuk menghasilkan kodebiner tertentu. FPGA yang digunakan untuk alat ini adalahAltera De0-nano. De0-nano adalah sebuah compact boardyang berukuran 49 mm x 75 mm, alat ini diprogram dengansoftware Quartus II, lalu dihubungkan dengan USB kekomputer sehingga bahasa pemrograman yang dibuat dikomputer dengan software Quartus II tertanam pada papanDe0-nano. Selain itu untuk rangkaian input yangtegangannya berupa kode biner yang akandigunakan sebagaiinput bagi FPGA digunakan sensor yang dapat mengenali jenis uang logam berdasarkan diameternya. Hasil sensor inimenghasilkan kode biner tertentu yang akan diproses olehFPGA. Sensor ini akan menghasilkan kode biner 001 ketikadimasukan uang logam Rp.100, menghasilkan kode biner011 ketika dimasukkan uang logam Rp.200, danmenghasilkan kode biner 111 ketika dimasukkan uang logamRp.500,00. Bagaimana sensor ini bekerja dapat dilihat padaGambar 1.Dari kode biner yang dihasilkan dari sensor padarangkaian input maka dibuat peta Karnaugh yang dapatmenghasilkan output yang kita inginkan untuk membentuk pola angka pada seven segment. Tabel yang menunjukkankode biner untuk seven segment dari input kode binertertentu untuk angka ratusan dapat dilihat pada Tabel 1. Petakarnaugh yang digunakan untuk menampilkan angkaratusannya untuk masing-masing segment pada sevensegment dapat dilihat pada tabel selanjutnya. Peta Karnaughuntuk segment a angka ratusan dapat dilihat di Tabel 2. PetaKarnaugh untuk segment b angka ratusan dapat dilihat diTabel 3. Peta Karnaugh untuk segment c angka ratusan dapatdilihat di Tabel 4. Peta Karnaugh untuk segment d angkaratusan dapat dilihat di Tabel 5. Peta Karnaugh untuk segment e angka ratusan dapat dilihat di Tabel 6. PetaKarnaugh untuk segment f angka ratusan dapat dilihat diTabel 7. Peta Karnaugh untuk segment g angka ratusandapat dilihat di Tabel 8.
Gambar 1. Sensor Uang Logam
A B C D a b c d e f g0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 00 0 0 1 0 0 0 0 0 0 00 0 1 0 0 0 0 0 0 0 00 0 1 1 0 0 0 0 0 0 00 1 0 0 0 1 1 0 0 0 00 1 0 1 0 0 0 0 0 0 00 1 1 0 1 1 0 1 1 0 10 1 1 1 1 0 1 1 0 1 1
Tabel 1. Kode biner untuk seven segment ratusan
aCD\AB 00 01 11 1000 0 0 X X01 0 0 X X11 0 1 X X10 0 1 X Xa=A+BC
Tabel 2. Peta Karnaugh untuk segment a angka ratusan
bCD\AB 00 01 11 1000 0 1 X X01 0 0 X X11 0 0 X X10 0 1 X X
b=A+BC'D'+BCD'
Tabel 3. Peta Karnaugh untuk segment b angka ratusan
cCD\AB 00 01 11 1000 0 1 X X01 0 0 X X11 0 1 X X10 0 0 X Xc=A+BC'D'+BCD
Tabel 4. Peta Karnaugh untuk segment c angka ratusan
dCD\AB 00 01 11 1000 0 0 X X01 0 0 X X11 0 1 X X10 0 1 X Xd=A+BC
Tabel 5. Peta Karnaugh untuk segment d angka ratusan
 
Tugas kuliah: Elektronika III, Tahun: 2011, Semester: V 3eCD\AB 00 01 11 1000 0 0 X X01 0 0 X X11 0 0 X X10 0 1 X Xe=A+BCD'
Tabel 6. Peta Karnaugh untuk segment e angka ratusan
CD\AB 00 01 11 1000 0 0 X X01 0 0 X X11 0 1 X X10 0 0 X Xf=A+BCD
Tabel 7. Peta Karnaugh untuk segment f angka ratusan
gCD\AB 00 01 11 1000 0 0 X X01 0 0 X X11 0 1 X X10 0 1 X Xg=A+BC
Tabel 8. Peta Karnaugh untuk segment g angka ratusan
A B C D a b c d e f g0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 00 0 0 1 0 0 0 0 0 0 00 0 1 0 0 0 0 0 0 0 00 0 1 1 0 0 0 0 0 0 00 1 0 0 1 1 1 0 1 1 00 1 0 1 0 0 0 0 0 0 00 1 1 0 1 1 1 1 1 1 00 1 1 1 1 1 1 1 1 1 0
Tabel 1. Kode biner untuk seven segment ratusan
a=b=c=d=e=f CD\AB 00 01 11 1000 0 1 X X01 0 0 X X11 0 1 X X10 0 1 X Xa=A+BC'D'+BC
Tabel 9. Peta Karnaugh untuk segment a angka ratusanGambar 2. Rangkaian Gerbang Logika
Sedangkan untuk menampilkan angka puluhan dansatuannya ditunjukan pada tabel yang menunjukan kodebiner untuk seven segment dan input kode binernya dapatdilihat di Tabel 9. Namun karena untuk angka puluhan dansatuannya hanya membentuk angka nol untuk semua angkaratusan yang terbentuk maka semua segment pada sevensegment akan terbentuk peta karnaugh yang sama yaitua=b=c=d=e=f=A+BC'D'+BC, kecuali untuk segment g yangmemang tidak dibutuhkan untuk menampilkan angka nol.Peta karnaugh untuk angka puluhan dan satuannya dapatdilihat di tabel 10.Dari peta karnaugh tersebut maka akan terbentuk rangkaian gerbang logika yang di program untuk FPGA.Gambar rangkaian gerbang logika yang terbentuk dari petakarnaugh dapat dilihat pada Gambar 2.Dari rangkaian gerbang logika tersebut dihubungkan ketiga buah seven segment sebagai outputnya yang akanmenampilkan angka nominal uang logam rupiah. Alatpenampil uang logam rupiah ini hanya mampu bekerja hanya jika dimasukkan uang logam Rp.100, Rp.200, dan Rp.500.selain ketigauang tersebut maka alat tidak dapat berfungsi.Alat penampil uang logam rupiah ini dibentuk menjadibentuk balok yang dibuat dari bagan styrofoam yangdidalamnya telah terpasang sensor uang logam, dan sevensegment sebagai penampil nominalnya. Ukuran panjang xlebar x tinggi alat penampil uang logam ini adalah 19cm x8cm x 15cm. Untuk sumber tegangan yang digunakan padaalat ini adalah tegangan yang terdapat dari De0-nano.Pin-pinyang digunakan di De0-nano yang menghubungkan darirangkaian input dan outputnya ditunjukkan pada Tabel 11.Input Lokasi PIN output Lokasi PINx PIN_A8 segment
a
ratusan PIN_A5y PIN_B8 segment
b
ratusan PIN_B6z PIN_A2 segment
c
ratusan PIN_B7segment
d
ratusan PIN_A7segment
e
ratusan PIN_C8segment
ratusan PIN_E7segment
g
ratusan PIN_E8Angka nol puluhandan ratusan(
a:b:c:d:e:f 
)PIN_D5
Tabel 11. Lokasi PIN di De0-nano

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->