Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Ratings: (0)|Views: 78 |Likes:
Published by setiagraha

More info:

Published by: setiagraha on Mar 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/12/2012

pdf

text

original

 
BAGIAN TIGA : NERACA SUMBER DAYA ALAM
Page 69
PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
1.
 
Pembangunan Berorientasi Daya Lingkungan Hidup
 
Kontribusi terbesar yang diandalkan Indonesia dalam menyumbangpertumbuhan ekonomi dan sumber devisa serta modal pembangunan adalah darisumber daya alam. Sumber daya alam mempunyai peranan penting dalamperekonomian Indonesia baik pada masa lalu, saat ini maupun masa mendatang.Di lain pihak keberlanjutan atas ketersediaan sumber daya alam seringdiabaikan dan begitu juga aturan sebagai landasan melaksanakan pengelolaan suatuusaha atau kegiatan mendukung pembangunan dari sektor ekonomi seringdilanggar. Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup yang tidak dilakukansesuai dengan daya dukungnya dapat menimbulkan krisis pangan, air, energi danlingkungan. Secara umum dapat dikatakan bahwa hampir seluruh jenis sumber dayaalam dan komponen lingkungan hidup cenderung mengalami penurunan kualitasdan kuantitasnya dari waktu ke waktu.Permasalahan lingkungan hidup yang saat ini sering dihadapi berupakerusakan lingkungan di sekitar areal pertambangan seperti pencemaran lingkunganyang semakin meningkat. Terjadi kecenderungan bahwa permasalahan lingkungantidak semakin ringan namun justru akan semakin berat. Pengelolaan sumber dayaalam dan lingkungan hidup harus ditingkatkan kualitasnya dengan dukunganpenegakan hukum yang adil dan tegas, sumber daya manusia yang berkualitas,perluasan penerapan etika lingkungan serta asimilasi sosial budaya yang semakinmantap.Penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam pembangunannasional memerlukan kesepakatan semua pihak untuk memadukan pilarpembangunan secara proposional. Konsep pembangunan berkelanjutan timbul danberkembang karena timbulnya kesadaran bahwa pembangunan ekonomi dan sosialtidak dapat dilepaskan dari kondisi lingkungan hidup.Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, manusia memerlukan sumber dayaalam, yang berupa tanah, air dan udara dan sumber daya alam lain yang termasuk ke
 
BAGIAN TIGA : NERACA SUMBER DAYA ALAM
Page 70
dalam sumber daya alam yang terbarukan maupun yang tak terbarukan. Namundemikian harus disadari bahwa sumber daya alam yang diperlukan mempunyaiketerbatasan di dalam banyak hal, baik menurut kuantitas maupun kualitasnya.Sumber daya alam tertentu juga mempunyai keterbatasan menurut ruang danwaktu. Oleh sebab itu diperlukan pengelolaan sumber daya alam yang baik danbijaksana. Antara lingkungan dan manusia saling mempunyai keterkaitan yangsangat erat.Pemerintah daerah seakan-akan dengan kewenangan dan otonomi yangdimilikinya untuk mengurus dan mengatur rumah tangga daerahnya sendiri bebasmelakukan kebijakan tanpa harus memperhatikan kelestarian lingkungan. Banyakdaerah mengeluarkan kebijakan yang sangat eksploitatif serta berpotensi merusaklingkungan. Peraturan Daerah (Perda) terkait dengan pengelolaan sumber dayaalam, ternyata justru eksploitatif dan merusak lingkungan hidup, sehinggameningkatkan risiko bencana. Hal ini tentulah sangat merugikan dan berpotensimerusak lingkungan hidup.Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, memberi pembagian tugas danwewenang yang jelas kepada masing-masing pihak dengan menegaskan bahwa tidakhanya pemerintah pusat yang mempuyai tugas dan wewenang melindungilingkungan, namun juga Pemerintah Daerah harus memperhatikan dan melindungilingkungan hidup.
2.
 
Perlindungan dan Pengelolan Lingkungan Hidup
 
Dalam mengatasi berbagai permasalahan di atas telah ditetapkan perangkathukum perlindungan dan pengelolaan terhadap lingkungan hidup, yang diatur dalamUndang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan PengelolaanLingkungan Hidup. Dalam Undang-undang ini, perlindungan dan pengelolaanlingkungan hidup adalah upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidupyang meliputi kebijakan: (1) Kebijakan Perencanaan; (2) Kebijakan Pemanfaatan; (3)Kebijakan Pengendalian; (4) Kebijakan Pemeliharaan; (5) Kebijakan Pengawasan; (6)Penegakan Hukum.
 
BAGIAN TIGA : NERACA SUMBER DAYA ALAM
Page 71
a.
 
Perencanaan Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup
 Perencanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dilaksanakanmelalui tahapan inventarisasi lingkungan hidup, penetapan wilayah ekoregion, danpenyusunan RPPLH.
Inventarisasi Lingkungan Hidup
 Inventarisasi lingkungan hidup dilaksanakan untuk memperoleh data daninformasi mengenai sumber daya alam : (1) Potensi dan ketersediaan; (2) Jenis yangdimanfaatkan; (3) Bentuk penguasaan; (4) Pengetahuan pengelolaan; (5) Bentukkerusakan; (6) Konflik dan penyebab konflik yang timbul akibat pengelolaan.Kegiatan dalam inventarisasi antara lain: (1) pemetaan dasar wilayah darat danwilayah laut, (2) pemetaan geologi dan hidrogeologi, (3) pemetaan agroekologi, (4)pemetaan vegetasi dan kawasan hutan, (5) pemetaan kemampuan tanah, (6)penatagunaan sumber daya alam seperti hutan, tanah dan air, (7) inventarisasi danpemetaan tipe ekosistem dan (8) kegiatan-kegiatan pendidikan dan latihan,penelitian dan pengembangan teknologi. Inventarisasi lingkungan hidup di tingkatwilayah ekoregion dilakukan untuk menentukan daya dukung dan daya tampungserta cadangan sumber daya alam.
Penetapan Wilayah Ekoregion
 Penetapan wilayah ekoregion dilaksanakan dengan mempertimbangkankesamaan : (1) karakteristik bentang alam; (2) daerah aliran sungai; (3) iklim; (4) floradan fauna; (5) sosial budaya; (6) ekonomi; (7) kelembagaan masyarakat; dan (8) hasilinventarisasi lingkungan hidup.
Penyusunan Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH)
 RPPLH disusun oleh Menteri, Gubernur, Bupati/Walikota sesuaikewenangannya dan secara hierarkhis. Acuan penyusunan RPPLH adalah : (1)RPJMN (Nasional); (2) RPJMD (Provinsi, Kabupaten/Kota). RPPLH diatur denganPeraturan Pemerintah (Nasional) atau Peraturan Daerah (Provinsi danKabupaten/Kota).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->