Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BUDIDAYA MENTIMUN

BUDIDAYA MENTIMUN

Ratings: (0)|Views: 570 |Likes:
Published by Rubiyanto
Isinya tentang bagaimana budidaya mentimun
Isinya tentang bagaimana budidaya mentimun

More info:

Published by: Rubiyanto on Mar 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2013

pdf

text

original

 
BUDIDAYA MENTIMUN
Persiapan Lahan
 1. Tanah diolah dengan dibajak atau dicangkul buat bedengan dengan tinggi 50cm, lebar 120 cm, jarak antar bedengan 40 cm.2. Pemakaian mulsa plastik disarankan untuk mendapat hasil yang lebih baik.3. Pupuk dasar diberikan 4 - 7 hari sebelum tanam, yaitu SP - 36 20 g/tanaman.Dan ZK plus 10 g/ tanaman.
Penanaman
1. Pembuatan lubang tanam dua baris atau double rows 60 x 40 cm, lubangpupuk dapat ditugal 5 cm disamping lubang tanam.2. Benih ditanam sedalam 1 cm, 2-3 benih perlubang tanam.3. Benih ditutup dengan abu jerami pada musim kemarau dan pada musimhujan dengan abu ditambah pupuk kandang.4. Penyulaman dilakukan secepatnya agar pertumbuhan tanaman seragam.5. Penanaman di laksanakan pada akhir musim hujan.
PemeliharaanPemeliharaan Tanaman
 - Tanaman yang rusak atau mati dicabut dan segera disulam dengan tanaman yangbaik.- Bersihkan gulma (bisa bersama waktu pemupukan).- Daun yang terlalu lebat dipangkas, dilakukan 3 minggu setelah tanam pada pagiatau sore hari.- Pengairan dan Penyiraman rutin dilakukan setiap pagi dan sore hari dengan caradi siram atau menggenangi lahan selama 15-30 menit. Selanjutnya pengairanhanya dilakukan jika diperlukan dan diintensifkan kembali pada masapembungaan dan pembuahan- Usahakan tanah dalam kondisi lembab, lahan yang kekeringan menyebabkantanaman stres dan buah pahit.- Perambatan Pemasangan lanjaran diupayakan saat tanaman berumur 2 minggu,selanjutnya disiapkan tali rapia 2 tingkat dengan jarak 30 cm.
Pemupukan
 1. Pupuk yang di gunakan berupa pupuk alam (kandang atau kompos), jika adabisa pula dengan pupuk buatan (UREA, TSP dan KCL)2. Pupuk alam di berikan secara merata pada waktu pengolahan tanah3. Pupuk Urea sebanyak 75 Kg/ha, dimana 25 - 35 Kg diberikan pada saat tanamdan sisanya di berikan setelah penyiangan kesatu (15-20 hari)4. Pupuk TSP sebanyak 40 Kg/ha di berikan pada waktu tanam yang di sebarmerata
 
5. Pupuk KCL 20 kg/ha diberikan pada saat tanamPemberantasan gulmaPemberantasan gulma di semprot dengan pertisida Roundup (untuk memberantasbiji rumput / rumput) di lakukan pada saat tanam dan saat berbunga.
Hama dan Penyakit
 
Hama
 a. Oteng-oteng atau Kutu Kuya (Aulocophora similis Oliver).Kumbang daun berukuran 1 cm dengan sayap kuning polos. Gejala : merusak danmemakan daging daun sehingga daun bolong; pada serangan berat, daun tinggaltulangnya. Pengendalian : Natural BVR atau PESTONA.b. Ulat Tanah (Agrotis ipsilon)Ulat ini berwarna hitam dan menyerang tanaman terutama yang masih muda.Gejala: Batang tanaman dipotong disekitar leher akar.c. Lalat buah (Dacus cucurbitae Coq.)Lalat dewasa berukuran 1-2 mm. Lalat menyerang mentimun muda untuk bertelur, Gejala: memakan daging buah sehingga buah abnormal dan membusuk.Pengendalian : Natural METILAT.d. Kutu daun (Aphis gossypii Clover)Kutu berukuran 1-2 mm, berwarna kuning atau kuning kemerahan atau hijaugelap sampai hitam. Gejala: menyerang pucuk tanaman sehingga daun keriput,kerititing dan menggulung. Kutu ini juga penyebar virus. Pengendalian : NaturalBVR atau PESTONA
Penyakit
 a. Busuk daun (Downy mildew)Penyebab : Pseudoperonospora cubensis Berk et Curt. Menginfeksi kulit daunpada kelembaban udara tinggi, temperatur 16 - 22°C dan berembun atau berkabut.Gejala : daun berbercak kuning dan berjamur, warna daun akan menjadi coklatdan busuk. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.b. Penyakit tepung (Powdery mildew )Penyebab : Erysiphe cichoracearum. Berkembang jika tanah kering di musimkemarau dengan kelemaban tinggi. Gejala : permukaan daun dan batang mudaditutupi tepung putih, kemudian berubah menjadi kuning dan mengering.Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.c. AntraknosePenyebab : cendawan Colletotrichum lagenarium Pass. Gejala: bercak-bercak coklat pada daun. Bentuk bercak agak bulat atau bersudut-sudut danmenyebabkan daun mati; gejala bercak dapat meluas ke batang, tangkai dan buah.
 
Bila udara lembab, di tengah bercak terbentuk massa spora berwarna merah jambu. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.d. Bercak daun bersudutPenyebab : cendawan Pseudomonas lachrymans. Menyebar pada saat musimhujan. Gejala : daun berbercak kecil kuning dan bersudut; pada serangan beratseluruh daun yang berbercak berubah menjadi coklat muda kelabu, mengering danberlubang. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.e. VirusPenyebab : Cucumber Mosaic Virus, CMV, Potato virus mosaic, PVM; TobaccoEtch Virus, TEV; otato Bushy Stunt Virus (TBSV); Serangga vektor adalah kutudaun Myzus persicae Sulz dan Aphis gossypii Glov. Gejala : daun menjadi belanghijau tua dan hijau muda, daun berkerut, tepi daun menggulung, tanaman kerdil.Pengendalian: dengan mengendalikan serangga vektor dengan Natural BVR atauPESTONA, mengurangi kerusakan mekanis, mencabut tanaman sakit dan rotasidengan famili bukan Cucurbitaceae.f. Kudis (Scab)Penyebab : cendawan Cladosporium cucumerinum Ell.et Arth. Terjadi pada buahmentimun muda. Gejala : ada bercak basah yang mengeluarkan cairan yang jikamengering akan seperti karet; bila menyerang buah tua, terbentuk kudis yangbergabus. Pengendalian : Pemberian Natural GLIO sebelum tanam.g. Busuk buahPenyebab : cendawan (1) Phytium aphinadermatum (Edson) Fizt.; (2) Phytopthorasp., Fusarium sp.; (3) Rhizophus sp., (4) Erwinia carotovora pv. Carotovora.Infeksi terjadi di kebun atau di tempat penyimpanan. Gejala : (1) Phytiumaphinadermatum: buah busuk basah dan jika ditekan, buah pecah; (2)Phytopthora: bercak agak basah yang akan menjadi lunak dan berwarna coklat danberkerut; (3) Rhizophus: bercak agak besah, kulit buah lunak ditumbuhi jamur,buah mudah pecah; (4) Erwinia carotovora: buah membusuk, hancur dan berbaubusuk. Pengendalian: dengan menghindari luka mekanis, penanganan pasca panenyang hati-hati, penyimpanan dalam wadah bersih dengan suhu antara 5 - 7 derajatC. Dan pemberian Natural GLIO sebelum tanam.
Panen
 
Ciri dan Umur Panen
 Buah mentimun muda lokal untuk sayuran, asinan atau acar umumnya dipetik 2-3bulan setelah tanam, mentimun hibrida dipanen 42 hari setelah tanam MentimunSuri dipanen setelah matang.
Cara Panen
 Buah dipanen di pagi hari sebelum jam 9.00 dengan cara memotong tangkai buahdengan pisau tajam.Periode Panen

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Imam Maulana liked this
Yusniar Abbas liked this
Yusniar Abbas liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->