Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Serangga Tomcat Indonesia - Paederus

Serangga Tomcat Indonesia - Paederus

Ratings: (0)|Views: 610|Likes:
Published by familyman80
Tomcat atau serangga Paederus Peregrines di bulan februari maret 2012 mulai diberitakan penyebarannya meningkat di Indonesia , Departemen Kesehatan melalaui Dirjen Pengendalian Penyebaran penyakit yaitu Prof Tjandra memberikan penjelasan pada masyarakat akan penyakit akibat TOMCAT ini
Tomcat atau serangga Paederus Peregrines di bulan februari maret 2012 mulai diberitakan penyebarannya meningkat di Indonesia , Departemen Kesehatan melalaui Dirjen Pengendalian Penyebaran penyakit yaitu Prof Tjandra memberikan penjelasan pada masyarakat akan penyakit akibat TOMCAT ini

More info:

Published by: familyman80 on Mar 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/27/2013

pdf

text

original

 
 1
Memahami penyakit kulit
Dermatitis Contact Irritants 
( dermatitis iritasi )akibat kontak cairan dari tubuh serangga
paederus peregrines 
( tomcat )
Beberapa waktu lalu, tepatnya awal maret 2012, warga Surabaya dikejutkan dengan adanyakejadian dimana seorang penghuni apartemen Eastcoast Pakuwon City yang mengalamigatal-gatal, luka si bagian wajah, serta tubuh dan lengan yang terasa panas akibat cairanberacun serangga Tomcat. Beberapa hari kemudian, diketahui pula Tomcat juga menyerangkawasan sekolah di wilayah Kenjeran dan beberapa lokasi di Wonorejo Surabaya.Gangguan kesehatan Dermatitis Contact Irritant, yang diakibatkan oleh racun paederin(C25H45O9N) yang ada di badan serangga Tomcat, kecuali di sayap. Demikian disampaikanDirektur Jenderal Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kemenkes RI, Profdr Tjandra Yoga Aditama SpP(K), MARS, DTM&H, DTCE, melalui surat elektronik yangditerima Pusat Komunikasi Publik kemarin sore (20/3)."Sampai dengan tanggal 21 maret 2012 jumlah yang terjangkit mencapai 100 orang, tapi padadasarnya tidak terlalu berat dan sebagian sudah sembuh dengan baik", ujar Prof. dr. TjandraYoga Aditama dalam pesan singkatnya saat dihubungi pihak Pusat Komunikasi PublikKemenkes.Prof. dr. Tjandra menjelaskan, serangga Tomcat digolongkan padaordo Coleoptera (kelompok kumbang). Memiliki penampakanseperti semut dengan panjang tubuh sekitar 1 cm, dan memilikisepasang sayap namun tersembunyi. Badan berwarna oranyedengan bagian bawah perut (abdomen) dan kepala berwarna gelap.
*Berita ini telah diedit dari sumber berita oleh Pusat Komunikasi Publik, Sekretariat Jenderal KementerianKesehatan RI yang diakses pada http://www.depkes.go.id/index.php/component/content/article/43-newsslider/1868-racun-serangga-tomcat-sebabkan-dermatitis-contact-irritant.html . Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungimelalui nomor telepon: 021-52907416-9, faks: 52921669, Pusat Tanggap Respon Cepat (PTRC): 021-500567 dan081281562620, e-mail info@depkes.go.id dan kontak@depkes.go.id , foto halaman 4 diambil dari www. tempo.co.
 
 2
Bila merasa terancam akan menaikkan bagian perut sehingga nampak seperti kalajengking.Ada 622 spesies yang menyebar di seluruh dunia. Spesies di Indonesia yang menyebabkandermatitis adalah Paederus peregrines."Wabah dermatitis pernah dilaporkan juga di Australia, Malaysia, Srilangka, Nigeria, Kenya,Iran, Afrika Tengah, Uganda, Argentina, Brazil, Perancis, Venezuela, Ekuador dan India", ujarProf. dr. Tjandra Yoga Aditama.Prof. dr. Tjandra menambahkan, serangga ini merupakan kelompok serangga pertanian,sebagai predator hama pertanian seperti wereng, dan lain-lain. Habitat lingkungan adalahtempat yang lembab dan tanaman bersemak, seperti padi dan jagung. serangga tersebutbersifat kosmopolitan. Masyarakat biasa menyebut hewan ini dengan sebutan kumbangroveyang, semut semai, atau semut kayap.
“Kulit yang terkena racun paederin (biasanya daerah kulit yang terbuka) dalam waktu singkatakan terasa panas”, tambah Prof. dr. Tjandra Yoga
Aditama.Biasanya, setelah 24-48 jam akan muncul gelembung pada kulit dengan sekitar berwarnamerah (erythemato-bullous lession) yang menyerupai lesi akibat terkena air panas atau lukabakar. Pada kasus yang jarang tidak menimbulkan gejala kulit yang berarti. Perlu dipastikanbahwa tidak ada riwayat terkena bahan kimia atau luka bakar. Lesi pada mata menyebabkan
periorbital conjunctivitis atau keratoconjunctivitis dan dikenal dengan Naerobi’s Eye.
 
"Dermatitis terjadi bila bersentuhan secara langsung dengan serangga ini, atau secara tidak langsung, misalkan melalui handuk,baju atau barang lain yang telah tercemar racun serangga ini
,jelas Prof. dr. Tjandra.Yoga Aditama
 
 3
PENATALAKSANAAN YANG DAPAT DILAKUKAN SAAT INI
 Sebagai langkah pengobatan dermatitis contact irritant, segera beri air mengalir dan sabunpada kulit yang bersentuhan dengan serangga ini; pastikan serangga ini tidak ada lagi untukmencegah pertambahan lesi di kulit; kompres kulit dengan cairan antiseptik dingin sepertikalium permanganat (PK).Namun bila sudah timbul lesi seperti luka bakar; maka bilamana lesi sudah timbul pecah,dapat diberi cream antibiotik dengan kombinasi steroid ringan ( contohnya: salep kombinasiNeomicyn dan betametason ) tapi sebaiknya konsultasi dengan tenaga kesehatan lebih dahuluagar tidak salah dalam mengobati ; jangan digaruk atau ditaburi bedak agar tidak terjadi infeksisekunder; beri antihistamin ( contoh: ctm ) dan analgesik oral ( contoh: paracetamol ) untuksimptomatis mengurangi keluhan gatal dan nyeri.
USAHA USAHA UNTUK MENGHINDARI KONTAK DENGAN SERANGGA INI
Lebih lanjut, Prof. Tjandra menjelaskan beberapa hal yang perlu diketahui masyarakat. Jikaada yang menemukan serangga ini maka jangan dipencet, agar racun tidak mengenai kulit, jika memungkinkan masukkan serangga ke plastik dengan hati-hati lalu buang ke tempatyang aman; Hindari terkena kumbang ini pada kulit terbuka; Usahakan pintu tertutup dan bilaada jendela diberi kasa nyamuk untuk mencegah kumbang ini masuk; Tidur menggunakankelambu; Lampu diberi jaring pelindung untuk mencegah kumbang jatuh ke manusia;Jangan menggosok kulit dan atau mata bila kontak dengan serangga; Lakukan inspeksi kedinding dan langit-langit dekat lampu sebelum tidur. Bila menemukan, segera dimatikandengan menyemprotkan aerosol pembasmi nyamuk serangga yang selama ini dapat dibeli diwarung/supermarket . Singkirkan serangga ini tanpa menyentuh langsung dengan kulittangan kita kita ( contohnya : ditiup atau didorong menggunakan biting kayu atau benda kecillainnya dan buanglah benda itu karena dicurigai telah ada cairan serangga yang menempel )Bersihkan lingkungan rumah, terutama tanaman yang tidak terawat yang ada di sekitar rumahyang bisa menjadi tempat serangga Paederus tinggal dan berkembang biak. Berikanpenjelasan yang baik pada orang orang dilingkungan kerja dan rumah kita masing masing ,terutama berilah penjelasan pada anak anak yang senang bermain di pekarangan rumahuntuk dapat menghindari serangga ini jika melihatnya saat bermain.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->