Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hak Dan Kewajiban Warga Negara Menurut UUD 1945

Hak Dan Kewajiban Warga Negara Menurut UUD 1945

Ratings: (0)|Views: 1,389|Likes:
Published by Ahmad Indra Fatuki

More info:

Published by: Ahmad Indra Fatuki on Mar 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/09/2013

pdf

text

original

 
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
“HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIAMENURUT UUD 1945”
 
Disusun Oleh :Nama : Ahmad Indra FatukiNPM : 10210390Kelas : 2EA13
Fakultas EkonomiUniversitas Gunadarma
 
 
HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA SESUAI UUD19451) Pengertian Hak Hak adalah Sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannyatergantung kepada kita sendiri. Contohnya: hak mendapatkan pengajaran, hak mendapatkan nilai dari guru dan sebagainya. Adapun Prof. Dr. Notonagoro
mendefinisikannya sebagai berikut: “Hak adalah kuasa untuk menerima atau
melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnyadapat dituntut secara paksa olehnya.2) Pengertian KewajibanWajib adalah beban untuk memberikan sesuatu yang semestinyadibiarkan atau diberikan melulu oleh pihak tertentu tidak dapat oleh pihak lainmanapun yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa oleh yangberkepentingan (Prof. Dr. Notonagoro). Sedangkan Kewajiban adalah Sesuatuyang harus dilakukan dengan penuh rasa tanggung jawab. Contohnya :melaksanakan tata tertib di sekolah, membayar SPP atau melaksanakan tugasyang diberikan guru dengan sebaik-baiknya dan sebagainya.3) Pengertian Warga NegaraWarga Negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur olehPemerintah Negara tersebut dan mengakui Pemerintahnya sendiri. Adapunpengertian penduduk menurut Kansil adalah mereka yang telah memenuhisyarat-syarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan,
 
diperkenankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) dalam wilayahnegara itu.B. ASAS KEWARGANEGARAANAdapun untuk menentukan siapa-siapa yang menjadi warga negara,digunakan 2 kriterium, yaitu:1. Kriterium kelahiran. Berdasarkan kriterium ini, masih dibedakan lagi menjadi 2,yaitu:a) Kriterium kelahiran menurut asas keibubapaan atau disebut pula IusSanguinis. Di dalam asas ini, seseorang memperoleh kewarganegaraan suatunegara berdasarkan asas kewarganegaraan orang tuanya, di manapun iadilahirkan.b) Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau Ius Soli. Di dalamasas ini, seseorang memperoleh kewarganeraannya berdasarkan negara tempatdi mana dia dilahirkan, meskipun orang tuanya bukan warga negara dari negaratersebut.Kedua prinsip kewarganegaraan ini digunakan secara bersama denganmengutamakan salah satu, tetapi tanpa meniadakan yang satu. Konflik antaraIus Soli dan Ius Sanguinis akan menyebabkan terjadinya kewarganegaraanrangkap (bi-patride) atau tidak mempunya kewarganegaraan sama sekali (a-patride). Berhubungan dengan itu, maka untuk menentukan kewarga negaraanseseorang digunakan 2 stelsel kewarganegaraan (di samping kedua asas di atas),yaitu stelsel aktif dan stelsel pasif. Pelaksanaan kedua stelselo ini kita bedakandalam:- Hak Opsi : ialah hak untuk memiliki kewarganegaraan (pelaksanaan stelselaktif);- Hak Reputasi, ialah hak untuk menolak kewarganegaraan (pelaksana stelselpasif).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->