1
MajalahKampus
No.6/Vol.1/November 2010
ditorial
E
Para pembaca yangbudiman,
Penerbitan majalahKAMPUS edisi bulan November2010 di akhir tahun, sangatistimewa. Pertama, berakhirnyaHELTS 2003-2010, sebagaipedoman rencana koordinasiDitjen Dikti, seluruh perguruantinggi negeri dan swasta, danstakeholder. Tahun ini pulaDikti akan melakukan evaluasiatas capaian pelaksanaanHELTS 2003-2010. Kedua,tema majalah bertajuk ‘EraBaru Transformasi PendidikanTinggi Indonesia: Riset danInovasi Membangun EkonomiBerbasis Pengetahuan’. Ketiga,‘farewel party’ bagi majalahKAMPUS yang akan berubahnama menjadi majalah DIKTImulai tahun anggaran 2011.Program dan kegiatanDitjen Dikti menfasilitasikebutuhan dan kepentinganperguruan tinggi di Indonesia,termasuk para dosen, pengelolapendidikan, mahasiswa, danmasyarakat luas. Mengingatkeluasan dan varian yangbanyak, maka pemilahanissunya kami fokuskan padabeberapa aspek yang teramatpenting. Pertama, BeasiswaBIDIK MISI sebagai pemutusmata rantai kemiskinan,perluasan dan pemerataanakses, peningkatan APK, danmeningkatkan kualitas dayasaing bangsa. Kedua, upayamendongkrak mutu perguruantinggi melalui program sertifikasidosen, akreditasi 6.000 prodi,sistem penjaminan mutupenelitian perguruan tinggi(SPMPPT), beasiswa bagi dosendi dalam dan luar negeri.Ketiga, milestone dan roadmap membangun budaya risetdi perguruan tinggi melaluipemberian hibah penelitian,penguatan kelembagaan, dankerjasama riset. Keempat,strategi membangunkewirausahaan di perguruantinggi.Selain keempat kompetensiinti Ditjen Dikti di atas sebagaivocal poin keempat direktoratdi lingkungan Ditjen Dikti(Direktorat Akademik, DirektoratKelembagaan, DirektoratKetenagaan, dan DirektoratPenelitian dan Pengabdian)maka pemetaan performaperguruan tinggi di Indonesiamenjadi penting maknanya. Kitajadikan catatan kritis, evaluasiinstitusi Dikti dalam menata danmenfasilitasi perguruan tinggidi Indonesia. Sesuai amanatHELTS 2003-2010, Ditjen Diktiberharap, pada tahun 2010ini, perguruan tinggi Indonesialebih sehat organisasinya, lebihbaik kualitas akademiknya, danpada 2011 sebanyak 6.000prodi harus sudah terakreditasi.Kami atas nama seluruhredaksi majalah KAMPUSmenghaturkan permohonanmaaf yang sebesar-besarnyakepada sidang pembaca,atas kekeliruan, kekhilafan,dan kelemahan kami dalampemberitaan, gambar, foto yangtidak berkenan di hati bapak.Ibu, saudara sekalian. Semogapenggantian nama majalahKAMPUS menjadi majalah DIKTI,memicu kami bekerja lebih baiklagi mengepankan etos kerjainstitusi Dikti dan perguruantinggi yang amat dinamispada era baru transformasipendidikan tinggi Indonesia.Salam,
Lalang Saksono