Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
19Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ca buli

Ca buli

Ratings: (0)|Views: 2,183|Likes:
Published by Syifa Enny

More info:

Published by: Syifa Enny on Mar 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/30/2013

pdf

text

original

 
 Laporan Pendahuluan
 ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN TUMOR KANDUNG KEMIH 
Oleh : Gadur Blasius, S.KepKonsep Dasar
I.Pengertian.Tumor atau karsinoma ini lebih sering mengenai laki-laki dengan perbandingan2,7 : 1. Biasanya dijumpai sebagai tumor superficial dan pada umumnya belumdisertai metastasis, namun rekurensinya tinggi. Merupakan tumor maligna kedua pada system genitourinary.II.Etiologi.Terjadinya tumor ini dihubungkan dengan kebiasaan merokok, pemakaian zat pemanis buatan, penggunaan siklofosfamid, trauma fisis sepeti infeksi,instrumentasi dan batu, kontak lama dengan zat kimia pewarna, bahan-bahan karetdan kulit. Zat karsinogen yang dipikirkan terdapat pada perokok adalah alfa dan beta naftilamin sedangkan pada industri adalah benzidin, beta-naftilamin dan 4-aminobefinil.III.Jenis histology.Jenis histology yang terbanyak adalah karsinoma sel transisional (90 %),sedangkan jenis lain yaitu karsinoma sel skuamosa (5-10%), mixed carcinoma (4-6%), adenoma (<2%), undifferentiated carcinoma dan sangat jarang dijumpai adalahadenoma, tumor karsinoid, karsinosarkoma, melanoma, feokromositoma, limfoma,koriokarsinoma, hemangioma, sarcoma osteogenik dan miosarkoma.IV.Patofisiologi.Sel tumor transisional invasi ke dinding kandung kemih. Invasi ke lamina propia dan merusak otot sebelum masuk ke lemak perivesikal dan organ lainlainnya. Penyebaran secara hematogen atau limfatogenous menunjukkan metastasistumor pada kelenjar limfe regional, paru, tulang dan hati.Stadium (staging) tumor kandung kemih penting untuk menentukan program pengobatan. Klasifikasiny adalah sebagai berikut :Ta: tumor terbatas pada epithelium.1
 
Tis: karsinoma in situT1: tumor sampai dengan lapisan subepitelium.T2: tumor sampai dengan lapisan otot superficial.T3a: tumor sampai dengan otot dalamT3b: tumor sampai dengan lemak perivesika.T4: tumor sampai dengan jaringan di luar kandung kemih : prostate, uterus,vagina, dinding pelvis dan dinding abdomen.V.Manifestasi klinis.Keluhan yang paling utama adalah hematuri (85-90%) baik mikroskopismaupun makroskopis tanpa disertai rasa nyeri dan intermiten. Pada masa sebagiankecil pasien dapat dijumpai keluhan iritasi buli seperti frekuensi, urgensi dandisuria. Keluhan obstruksi juga dapat ditemukan bila tumor menyumbat muarauretra interna leher kandung kemih. Keluhan lanjut adalah nyeri tulang bila terjadimetastase ke tulang atau sakit pinggang bila metastasi retroperitoneal atau obstruksiureter juga dapat ditemukan.Pada pemeriksaan fisik biasanya tidak dijumpai kelainan. Penebalan dindingkandung kemih atau terabanya massa tumor baru diodapatkan dengam perabaan bimanual.VI.Pemeriksaan penunjang dan hasil.1.Pemeriksaan laboratorium rutin.Biasanya tidak ditemukan selain hematuri. Anemia bila ada perdarahan kronisatau pendesakan sel metastasi ke sumsum tulang, sedangkan uremia dapatdijumpai bila tumor menyumbat muara ureter baik karena obstruksi ataupunlimfadenopati.2.Pemeriksaan radiology.Dilakukan foto polos abdomen, IVP dan foto thoraks.3.Sistoskopi dan biopsy.Pada persangkaan tumor kandung kemih maka pemeriksaan sistoskopi adalahmutlak dilakukan, bila perlu dilakukan CT-scan.VII.Penatalaksanaan medis.Pada pasien dengan tumor superficial hanya menjalani dengan pengobatanTUR (disertai atau tidak disetai kemoterapi intravesika), control sistoskopi berkala mutlak dilakukan. Sedangkan pasien yang menjalani pengobatan dengansistektomi radikal dilakukan foto thoraks berkala.2
 
Ringkasnya penatalaksanaan tegantung stadium tumor, yakni :Tis: TUR diikuti imunoterapi/BCG intravesika.Ta (single, tidak rekurens: TUTa (ukuran besar, multiple, : TUR diikuti kemoterapi atau imunoterapirekurens intravesikaT1: TUR diikuti kemoterapi/imunoterapi intravesikaT2-T4: - sistektomi radikal- kemoterapi neoajuvan diikuti sistektomi rad.- sistektomi rad. diikuti kemoterapi ajuvan- kemoterapi neoajuvan diikuti kemoterapi danradiasi secara bersamaan.T apapun dengan N+, M+: kemoterapi sistemik diikuti pembedahan atauradiasi paliatif 
Asuhan Keperawatan.
I.Pengkajian.1.Hematuri : adanya darah dalam urine yang dapat dilihat di sertai nyeriatau disuria.2.Gangguan pola BAK : frekuensi kurang dari 2 jam dan urgensi denganatau tanpa inkontinensia.3.Nyeri : panggul nyeri karena obstruksi ureter atau metastaseretroperitoneal, nyeri tulang kronis karena metastase tulang.4.Limfadenopati : pemebsaran kelenjar limfe pelvis.5.Massa abdomen : hepatomegali. II.Diagnosa Keperawatan1.Gangguan pola eliminasi BAK berhubungan dengan tumor kandungkemih atau ca buli dan reseksi intravesika atau kemoterapi.2.Nyeri berhubungan dengan obstruksi urine dan metastasi retroperitonealatau tulang.3.Gangguan perfusi jaringan : perifer, kandung kemih berhubungandengan kanker kandung kemih atau efek radioterapi.4.Cemas berhubungan dengan prognosis tumor kandung kemih pada tahaplanjut.3

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dhil Dil liked this
Agus P'u liked this
Wah Yu Te liked this
Wah Yu Te liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->