Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
makalah

makalah

Ratings: (0)|Views: 103 |Likes:
Published by reta_greenhoz

More info:

Published by: reta_greenhoz on Mar 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/29/2012

pdf

text

original

 
BAB IIPEMBAHASANA.
 
Pengertian Psikologi Sosial
Secara singkat psikologi sosial merupakan psikologi dalam konteks sosial.Psikologi seperti yang telah diketahui adalah ilmu tentang perilaku, sedangkan sosialdisini berarti interaksi antar individu atau antarkelompok dalam masyarakat. Jadi,psikologi sosial adalah psikologi yang dapat diterapkan dalam konteks keluarga,sekolah, teman, kantor, politik, Negara, lingkungan, organisasi, dan sebagainya.Psikologi sosial sangat bermanfaat dalam membangun praktik psikologi klinis,psikologi anak, psikologi komunikasi, psikologi industry dan organisasi, psikologipendidikan, psikologi olahraga, psikologi criminal, psikologi pemasaran, dan berbagaicabang psikologi terapan lainnya.Secara lebih rinci, beberapa ahli telah berusaha untuk mendefinisikanpsikologi sosial berdasarkan bidang penekanannya masing-masing. Berikut merupakanbeberapa rumusan psikologi sosial dari para ahli tersebut yaitu antara lain :(Gerungan, W.A.
Psikologi Sosial 
)1.
 
Ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia. (Hubert BonnerSocial Psychology)2.
 
Psikologi Sosial adalah ilmu tentang interaksi manusia (Watson, 1966)3.
 
Psikologi Sosial adalah studi tentang manusia individual ketika iaberinteraksi, biasanya secara simbolik, dengan lingkungannya (Dewey &Huber, 1966)4.
 
Psikologi Sosial merupakan usaha sistematis untuk memahami prilaku sosial, yakni bagaimana kita mengamati orang lain dan situasi sosial, bagaimanaorang lain bereaksi terhadap kita, bagaimana kita dipengaruhi oleh situasisosial. (Davis O Sears)5.
 
Psikologi Sosial adalah ilmu tentang peristiwa perilaku hubunganinterpersonal (Krech, Crutchfield & Ballachey, 1962)6.
 
Psikologi sosial atau social psychology adalah ilmu pengetahuan ataukerangka ilmiah yang berusaha memahami asal usul dan sebab-sebabterjadinya perilaku dan pemikiran individual dalam konteks situasi sosial.Dimana yang dimaksud situasi sosial adalah kehadiran orang lain secaranyata maupun secara imajinasi. (Robert A. Baron dan Donn Byrne)7.
 
Ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku individu manusia sebagaianggota suatu masyarakat. (A. M. Chorus Grondslagen der SocialePsychologie)8.
 
Ilmu yang mempelajari tentang pengalaman dan tingkah laku individumanusia dalam hubungannya dengan situasi-situasi perangsang sosial.(Sherif & Sherif, An Outline of Social Psychology)9.
 
Ilmu tentang segi-segi psikologis dari tingkah laku manusia dipengaruhi olehinteraksi sosial. (Roueck and Warren, Sociology)10.
 
Ilmu tentang gejala psikis dan cara manusia berlaku seperti yangditimbulkan atau dipengaruhi oleh hubungan antara manusia dengan manusia.(KPPK No. 73, Ilmu Jiwa Sosial)11.
 
Ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang individu manusia dengankelompoknya, dan hubungan antara kelompok yang satu dengan yang lain.(Boring, Langfeld, Weld, Foundations of Psychology)12.
 
Ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku manusia dalam kelompokkhususnya dan dalam lingkungan sosiokultural pada umumnya. (W. Toman,Einfuehrung in die Moderne Psychologie)(Sarwono, S.W.
Psikologi Sosial 
)13.
 
Menurut Hartley dan Hartley (1961:1) memberikan definisi mengenai
psikologi sosial sebagai “ social psychology is that branch of the social
sciences which seek to understand individual behavior in the context of
 
social interaction”. Dari pengertian ini dapat dikemukakan bahwa
Hartleyand Hartley ingin melihat perilaku individu dalam konteks interaksi sosial.14.
 
Menurut Myers, “social psychology is the scientific study of how peoplethink about, influence and relate to one another” dari pengertian ini dapat
dikemukakan bahwa Myers melihat tentang bagaimana orang berpikir,pengaruh dan berhubungan dengan orang lain.15.
 
Menurut sheriff & Muzfer (1956), psikologi adalah ilmu tentangpengalaman dan perilaku individu dalam kaitannya dengan situasi stimulussosial. Dalam definisi ini, stimulus sosial diartikan bukan hanya manusia,tetapi juga benda-benda dan hal-hal lain yang diberi makna sosial. Misalnya,sebuah mobil bertanda Palang Merah tidak boleh diserang dalam medanpertempuran atau celana renang wajar dipakai saat berada di kolam renang,tetapi tidak pantas dipakai di masjid atau sekolah. Di Ho Chi Minh City,rakyat Vietnam berduyun-duyun setiap hari untuk memberi hormat kepada jenazah pemimpin besar revolusi mereka, Ho Chi Minh City , tetapi paraturis hanya bersikap ingin tahu bagaimana caranya jenazah yang sudahbertahun-tahun tidak bernyawa masih tetap tampak segar seperti orangsedang tidur saja.16.
 
Menurut Allport (1968), psikologi sosial adalah upaya untuk memahami danmenjelaskan bagaimana pikiran, perasaan dan perilaku individu terpengaruholeh kehadiran orang lain. Pengaruh tersebut dapat bersifat actual, dalamimajinasi, maupun secara tidak langsung. Definisi ini tidak mementingkanstimulus (rangsang dari luar), melainkan berusaha memahami apa yangterjadi dalam pikiran seseorang ketika ia terkena stimulus tertentu danperasaan serta perilaku apa yang akan timbul setelah itu. Di lantai IVGedung H Fakultas Psikologi UI ada ruang auditorium dan didepannya adaruang terbuka (lobi) yang biasa digunakan untuk jamuan makan siang ataurehat kopi jika ada seminar atau promosi doctor. Akan tetapi, setiapJumat, di lobi tersebut dipasangkan karpet dan dijadikan sebagai tempatpelaksanaan solat Jumat. Apa yang terdapat dalam pikiran orang-orang itu,sehingga perilaku orang-orang yang sama bias berubah di tempat yang samahanya karena perubahan konteks lingkungan dari meja makan ke karpetdan sebaliknya).17.
 
Menurut Shaw & Constanto (1970) psikologi sosial adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku individual sebagai fungsi stimulus-stimulus sosial.Definisi ini tidak menekankan stimulus eksternal maupun proses internal,melainkan mementingkan hubungan timbal balik antara keduanya. Stimulusdiberi makna tertentu oleh manusia dan selanjutnya manusia bereaksi sesuaidengan makna tertentu oleh manusia dan selanjutnya manusia bereaksisesuai dengan makna yang diberikannya itu. Misalnya, pantai Ancol duluadalah tempat yang sama sekali tidak menarik. Akan tetapi, setelah Ir.Ciputra mengubahnya menjadi tempat rekreasi, Ancol menjadi tempatrekreasi yang popular.Dari pengertian-pengertian yang telah dikemukakan oleh para ahli dapatditarik pendapat bahwa psikologi sosial itu merupakan ilmu tentang perilaku individudalam situasi sosial. Berkaitan dengan psikologi sosial ini ada beberapa hal yangdapat dikemukakan yaitu bahwa psikologi sosial fokusnya pada perilaku individu dandalam kaitannya dengan situasi sosial. Dengan demikian apapun definisi mengenaipsikologi sosial itu tidak dapat lepas dari adanya situasi sosial atau interaksi sosialdan fokusnya adalah perilaku individu.
B.
 
Batasan dan Ruang Lingkup
Ruang Lingkup (Wikipedia) :1.
 
Studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu, misalnya studi tentangpersepsi, motivasi proses belajar, atribusi, dsb.2.
 
Studi tentang proses-proses individual bersama seperti bahasa, sikap sosial,perilaku meniru dan lain-lain.3.
 
Studi tentang interaksi kelompok contohnya kepemimpinan, komunikasi, hubungankekuasaan, kerjasama dalam kelompok dan persaingan.Fokus utama Psikologi sosial (Michener & Delamater, 1999) :1.
 
Pengaruh individu terhadap orang lain
 
2.
 
Pengaruh kelompok pada individu-individu anggotanya3.
 
Pengaruh individu anggota terhadap kelompok4.
 
Pengaruh sebuah kelompok terhadap kelompok lainBatasan Psikologi sosial (Sarwono, S.
Psikologi Sosial 
):
1.
 
Psikologi sosial mempelajari perilaku manusia, bukan perilaku hewan karenahewan tidak mempunyai interaksi seperti yang ada pada manusia (misalnyabahasa, norma, dan sebagainya).
2.
 
Perilaku itu haruslah yang teramati dan terukur, bisa berupa aktivitas motoric yang besar (misalnya meloncat), bisa juga kecil (misalnya gerakan mengangkatalis), bicara, atau menulis.
3.
 
Sebagai konsekuensi dari objek studi yang teramati dan terukur, psikologi sosialharus bisa diverifikasi oleh siapa saja (publicly verifiable), walaupun tentu sajamaknanya sangat bergantung pada perspektif teori, latar belakang budaya, daninterpretasi pribadi.
4.
 
Psikologi sosial tidak mempelajari perilaku yang tidak kasatmata dan tidakterukur-beriman, kejujuran,bersifat culas,berjiwa besar, berideologi pancasiladan sebagainya. Namun, hal-hal yang tidak kasat mata seperti pikiran, perasaan,sikap, kepercayaan, niat, minat, tujuan, harapan, dan sebagainya, harus tetapterukur dan disimpulkan (inferred) dari perilaku yang kasat mata.
5.
 
Dengan demikian, psikologi sosial menghubungkan aspek-aspek psikologi sosialdari perilaku sosial dengan proses dan struktur kognitif yang lebih mendasar.Ilmu ini juga terkait dengan sosiologi, antropologi, budaya linguistic, psikologikognitif dan neurosains (ilmu saraf). Walaupun demikian, ilmu ini tetap
merupakan bidang ilmu yang “distinctive” (khas, lain dari yang lain).
 
C.
 
Hubungan psikologi sosial dengan ilmu lain
Serge moscovici seorang psikolog sosial perancis menyatakan bahwapsikologi sosial adalah jembatan diantara cabang-cabang pengetahuan sosial lainnya.Sebab psikologi sosial mengakui pentingnya memandang individu dalam suatu systemsosial yang lebih luas dan karena itu menarik kedalamnya sosiologi, ilmu politik,antropologi, dan sebagainya.
 
1.
 
Hubungan psikologi sosial dengan sosiologiIlmu yang dapat mempengaruhi pada Psikologi Sosial adalah Sosiologi danAntropologi, (
Bonner-1953) 
 Sosiologi : Suatu bidang ilmu yang terkait dengan perilaku hubungan antarindividu, atau antara individu dengan kelompok, atau antar kelompok(interaksionisme) dalam perilaku sosialnya.Perbedaan antara Psikologi Sosial dengan Sosiologi adalah lebih terfokusstudinya.Fokus perhatian studi psikologi social lebih dominan ke perilaku individu.Berbeda dengan Sosiologi yang lebih terfokus pada sistem dan struktursosial yang dapat berubah tanpa bergantung pada individutersebut.Sosiologi lebih memfokuskan pada masyarakat dan budaya yangmelingkupi individu.2.
 
Hubungan psikologi sosial dengan antropologiAntropologi : lebih memfokuskan pada perilaku sosial dalam suprastrukturbudaya tertentu, sehingga dapat dikatakan lebih ke bidang budayanya.Psikologi Sosial : jembatan diantara cabang-cabang pengetahuan sosiallainnya atau mempelajari perilaku individu yang bermakna dalam hubungandengan lingkungan atau rangsang sosialnya.Masalah-masalah yang menjadi fokus perhatian antropologi:
1.
 
„kepribadian bangsa‟
 
2.
 
Peranan individu dalam proses perubahan adat istiadat
3.
 
Nilai universal dalam
4.
 
Persoalan „kepribadian bangsa‟
sesudah perang Dunia ke-1 hubunganantar bangsa kian intensif, perhatian penjajah terhadap kepribadianbangsa jajahanFokus studi antropologi awal tahun 1920-an : Ahli antropologi tertarik padalingkungan dan kebudayaan dari bayi dan anak-anak, masa itu sangat

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->