Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Paper TPB Dan Produk Hijau

Paper TPB Dan Produk Hijau

Ratings: (0)|Views: 441|Likes:
Published by sabrinasihombing

More info:

Published by: sabrinasihombing on Mar 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/10/2013

pdf

text

original

 
Aplikasi Teori Perilaku yang Direncanakan untuk Memprediksi Niat Beli Konsumen: StudiEmpiris pada Produk Hijau
RikaSabrina Oktoria Sihombing(sabrinasihombing@gmail.com)Business SchoolUniversitas Pelita Harapan
 ABSTRACT  Environmentally friendly behavior among consumers has increased. Thiscondition prompted many companies to implement green marketing  strategies. A broad market opportunity makes many companies becomemore frequent dealt with marketing strategies rather consumer behavior.Without in-depth understanding of consumer behavior for this product category, it is difficult to devise effective marketing strategies. Theimportance of understanding consumer behavior can be studied throughTheory of Planned Behavior (TPB). The purpose of this study was using the Theory of Planned Behavior (TPB) to examine the effects of consumer values and past experiences on consumer purchase intention of green personal care products, this study aims to consider further the moderating effect of perceived behavioral control on the attitude-intentionrelationship
.
This study replicates previous research model developed by Kim and Chung (2011). Data was collected by distributing questionnaires
 
to the respondents by applying purposive sampling technique. Respondents in this study were females at ages 18 years or older ever useThe Body Shop body lotion. The data then were analyzed using Multiple
 
 Regression analysis and Hierarchical Multiple Regression Analysis t 
 
odraw conclusions. This study also provides theoretical and practical implications as well as suggestions for further research Key words: consumer behaviour, theory of planned behavior, attitude, purchase intention, hierarchical multiple regression analysis, and green product 
Pendahuluan
Kesadaran konsumen Indonesia terhadap lingkungan semakin meningkat. Hal tersebut terlihat dari hasilsurvei yang dilakukan oleh
Catalyze Communications
(2010).
Catalyze Communications
merupakanlembaga konsultasi bisnis di Indonesia dan Asia Pasifik yang berorientasi pada lingkungan.
 
Hasil surveidari
Catalyze Communications
menyatakan bahwa konsumen Indonesia kini mulai mempertimbangkandampak produk yang mereka beli dan tanggung jawab produsen terhadap lingkungan.Meningkatnya perilaku konsumen terhadap lingkungan mendorong banyak perusahaan menerapkanstrategi pemasaran hijau (Catalyze Communications, 2011). Pemasaran hijau merupakan upaya-upaya
Seminar Nasional Akuntansi & Bisnis (SNAB) 201227 Maret 2012, Universitas Widyatama - Bandung
 
strategis yang dilakukan oleh perusahaan untuk menyediakan barang dan jasa yang ramah lingkungankepada konsumen targetnya (Grewal dan Levy, 2010). Konsep ini kini sudah menjadi tuntutan bisnis dimasa sekarang. Banyak perusahaan di Indonesia yang menerapkan konsep pemasaran hijau dalam proses bisnisnya. Implementasinya, bisa dalam bentuk produk yang ramah lingkungan, penggunaan teknologiramah lingkungan, maupun dalam proses produksi yang ramah lingkungan. Tingkat persaingan perusahaan dengan konsep pemasaran hijau pun semakin tinggi. Melihat kesempatan dan pasar yangsemakin luas membuat para produsen semakin gencar mengembangkan strategi pemasaran. Padahal,tanpa pemahaman yang mendalam mengenai perilaku konsumen, akan sulit untuk merancang strategi pemasaran yang efektif (Kim dan Chung, 2011).Pentingnya memahami perilaku konsumen dapat dipelajari melalui Teori Perilaku yang direncanakan(
Theory of Planned Behavior 
, selanjutnya disebut TPB). TPB merupakan teori yang dirancang oleh Ajzen(1991) untuk memahami perilaku konsumen. Menurut teori ini, niat seseorang adalah hal paling pentinguntuk memprediksi perilaku seseorang (Ajzen, Albarracin, dan Hornik, 2007). Lebih lanjut, teori inimengidentifikasi faktor-faktor yang memprediksi niat untuk melakukan perilaku tertentu. Faktor-faktor tersebut adalah sikap, norma subjektif dan kontrol keperilakuan yang dirasakan (Ajzen
et al.
, 2007).Banyak penelitian yang menggunakan TPB untuk memahami perilaku konsumen terhadap produk hijau.Sebagian besar penelitian tersebut lebih menekankan pada makanan sebagai objek penelitian (misalnya:Salleh
et al 
., 2011; Suh
et al 
., 2009; Teng
et al 
., 2011; Aertsens
et al 
., 2010; Magistris dan Gracia, 2010;Liu, 2007). Akan tetapi, masih sedikit penelitian yang menggunakan produk perawatan pribadi sebagaiobjek penelitian. Oleh sebab itu, peneliti tertarik untuk mereplikasi penelitian yang dikembangkan olehKim dan Chung (2011).
Tinjauan Literatur dan Hipotesis
Nilai Konsumen
Dalam penelitian ini akan membahas tiga nilai yang di anut oleh konsumen. Ketiga nilai tersebutmerupakan faktor yang mempengaruhi sikap konsumen dalam membeli produk perawatan pribadi yangramah lingkungan. Ketiga nilai tersebut adalah kesadaran akan kesehatan, kesadaran akan lingkungan,dan kesadaran akan penampilan.
 Kesadaran akan kesehatan
.
Kesadaran akan kesehatan mencerminkan kesiapan seseorang. Kesiapanseseorang untuk melakukan sesuatu untuk kesehatannya sendiri (Chen, 2009). Kesadaran akan kesehatanmerupakan orientasi mental individu yang komprehensif terhadap kesehatan. Orientasi tersebut terdiridari sikap peduli terhadap kesehatan, bertanggung jawab terhadap kesehatan diri sendiri, dan memiliki
Seminar Nasional Akuntansi & Bisnis (SNAB) 201227 Maret 2012, Universitas Widyatama - Bandung
 
motivasi kesehatan serta menentang masalah tertentu, sebagai contoh menentang masalah rokok (Hong,2011).
 Kesadaran akan lingkungan
.
Kesadaran akan lingkungan mencerminkan niat perilaku seseorang terhadaplingkungan. Kesadaran akan lingkungan merupakan jenis perilaku mental yang mencerminkan pengakuanindividu, pertimbangan nilai dan niat perilaku terhadap isu-isu lingkungan (Zheng, 2010). Zheng (2010) juga mengemukakan bahwa kesadaran akan lingkungan merupakan elemen yang sangat penting dalammembuat perilaku seorang individu pro terhadap lingkungan dalam kesehariannya. Sikap pro terhadaplingkungan ditunjukkan dengan cara yang berbeda-beda, namun pada umumnya mereka akanmenunjukkan sikap peduli terhadap lingkungan hidup dan menentang isu-isu lingkungan yang ada.
 Kesadaran akan Penampilan
.
Kesadaran akan penampilan merupakan bagian dari kesadaran diri darisudut publik (
 public self-consciousness
). Kesadaran diri publik didefinisikan sebagai sejauh manaseseorang mempertimbangkan penampilan mereka di mata publik (Gogolinski, 2010). Seseorang dengankesadaran akan penampilan yang tinggi cenderung selalu memperhatikan penampilan dirinya danmempertimbangkan bagaimana orang lain berpikir tentang dirinya. Seseorang yang sadar akan penampilan memiliki ketertarikan yang kuat terhadap suatu produk. Ketertarikan tersebut terjadi apabila produk tersebut dapat mengekspresikan dan meningkatkan citranya (Kim dan Chung, 2011). Contohnya,seseorang dengan kesadaran akan penampilan yang tinggi akan membeli produk yang dapat membantumereka agar terlihat lebih muda. Tujuannya adalah agar dapat meningkatkan penampilannya di mata publik.
Sikap
Sikap merupakan ekspresi perasaan yang berasal dari dalam individu. Ekspresi tersebut mencerminkanapakah seseorang senang atau tidak senang, suka atau tidak suka dan setuju atau tidak setuju terhadapsuatu obyek (Schiffman dan Kanuk, 2010)Ada dua jenis sikap, yaitu sikap terhadap objek (Ao) dan sikap terhadap perilaku (Ab). Sikap terhadapobjek (Ao) merupakan evaluasi sikap seseorang terhadap suatu objek. Sedangkan sikap terhadap perilaku(Ab) merupakan evaluasi sikap seseorang dalam melakukan perilaku tertentu, contohnya perilaku pembelian terhadap suatu produk (Blackwell, D’souza, Taghian, Miniard, dan Engel, 2006).Tiga komponen utama didalam sikap seseorang (Salomon 2009). Ketiga komponen tersebut adalah
affect, cognition
dan
behavior 
. Komponen yang pertama adalah
affect 
. Komponen ini berkaitan dengan perasaan atau keseluruhan respon emosional seseorang terhadap suatu produk. Seberapa besar seseorangmenyukai suatu produk maka akan menentukan sikap terhadap produk tersebut (Salomon, 2009).
Seminar Nasional Akuntansi & Bisnis (SNAB) 201227 Maret 2012, Universitas Widyatama - Bandung

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->