Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
12Activity
P. 1
Laporan Kkn Pt. Minang Agro

Laporan Kkn Pt. Minang Agro

Ratings: (0)|Views: 1,472 |Likes:
Published by Sultan Echoe

More info:

Published by: Sultan Echoe on Mar 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/24/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang
Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif merupakan program kurikulum diInstitut Pertanian STIPER yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa pada tingkatstudi tertentu dengan menempuh banyaknya minimal 110 SKS (Sistem KreditSemester).Institut Pertanian STIPER telah menyelenggarakan KKN Alternatif secara periodik sejak tahun 1984. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari tahun ketahun pelaksanaan KKN Alternatif cenderung kearah kegiatan yang bersifatumum, Khusus, seragam dan mengaplikasikan ilmu teori yang diperoleh di perkuliahan kedunia kerja nyata.Dengan perkembangan ilmu dan pengetahuan, teknologi dan semakin beragamnya kebutuhan masyarakat, maka dilakukan pengembangan programKKN Alternatif. Pengembangan ini hendaknya dilakukan secara berkelanjutandidunia usaha yang memiliki potensi dibidang pertanian dan perkebunan.Khususnya di era otonomi daerah, beragamnya potensi dan permasalahan diduniausaha serta keterbatasan Institut Pertanian Stiper (INSTIPER) dalammenyediakan lokasi spesifikasi untuk masing-masing program studi melahirkan pemikiran perlunya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif.Kegiatan KKN Alternatif Di perusahaan Perkebunan didasari beberapahal, yaitu :a.Keluhan Pihak Perusahaan PerkebunanLulusan INSTIPER (Alumni) banyak yang bekerja di perusahaan perkebunan terbesar di seluruh Indonesia. Banyaknya lowongan pekerjaan di perusahaan perkebunan yang ditawarkan kepada alumni, sehinggaINSTIPER menjadi salah satu lembaga pendidikan yang sangat berkompetensi dalam hal tersebut. Namun sangat disayangkan bahwa faktor 1
 
nilai plus tersebut sebagai rekomendasi untuk rekruitmen karyawanumumnya tidak diikuti dengan persiapan pada tahap berikutnya.Dari sekian banyak alumni cukup banyak yang dinyatakan diterima dan bekerja di perkebunan namun ternyata tidak dilanjutkan dengan sikap proaktif untuk meniti karir dengan baik di perusahaan perkebunan.Dari kenyataan yang ada menunjukan bahwa setiap dari hasil seleksi adakaryawan treaning yang melarikan diri dari tugasnya sebelum masatreaningnya selesai. Bagi perusahaan hal tersebut sangatlah merugikanmengingat biaya seleksi yang dikeluarkan tidak sedikit dan sebenarnya biayatersebut akan dianggap impas apabila yang bersangkutan telahmenyelesaikan masa tugasnya, minimal seperti yang telah disepakati.Andaikan hal tersebut bersifat insidential yaitu hanya kasus-kasus tertentusaja tidak begitu mengkhawatirkan, namun bila ternyata hal tersebut selaluada berulang kali dari waktu kewaktu, dalam jangka waktu panjang akanmenurunkan citra almamater, sehingga jalinan kerja sama yang telah terbinaantara INSTIPER dengan pihak perusahaan perkebunan mungkin pada suatusaat akan mengalami hambatan yang tertentu saja akan menurunkankredibilitas INSTIPER sebagai institusi pendidikan yang bergerak dibidang pertanian. b.Ketidaksiapan mahasiswa menghadapi dunia perkebunan.Kesalahan yang terjadi seperti diatas sebenarnya tidak dapat sepenuhnyadilimpahkan kepada alumni yang bersangkutan. Sebagai mana telahdiketahui bahwa bekerja di perkebunan terutama diluar Jawa adalah sesuatuyang sangat berbeda dengan bekerja di subsektor hortikultura. Minimnyasarana dan prasarana transportasi, komunikasi bahkan juga hiburan di lokasi perusahaan perkebunan sebagai suatu tempat yang begitu asing bagimahasiswa yang dalam kesehariannya banyak diberikan kemudahan fasilitasdan infrastruktur.2
 
Pengalaman di lapangan menunjukan bahwa saat pertama di kebun yangmenjadi fase kritis adalah kemampuan dan kemauan untuk beradaptasidengan lingkungan kerjanya. Dalam bekerja atau berusaha dibidang pertanian dan berbicara mengenai peluang pertanian yang besar. Oleh karenaitu harus diakui bahwa subsektor perkebunan cukup menjanjikan, namunumumnya lokasi perkebunan berada diluar pulau Jawa.Kebanyakan perkebunan berada di lokasi yang terpencil, jauh di pedalaman dengan kemampuan akses kekota-kota disekitarnya masih minim.Bagi yang terbiasa “enak” dengan segala keterbatasan yang selalu ada makakondisi perkebunan yang demikian sangat berat dihadapi. Selain itu budayadan adat istiadat masyarakat setempat sering berbeda dengan di Jawasehingga perlu dipelajari untuk memudahkan kemampuan beradaptasi.c. Arah Pendidikan TinggiHal ketiga yang turut menyumbang munculnya fenomena tersebutadalah arah strategi pendidikan yang digariskan. Ketidaksiapan alumni untuk memasuki perkebunan dapat diantisipasi atau setidaknya diperkecil jika pendidikan mempunyai arah tujuan yang jelas dan kemudian diimplementasidengan tegas pula. INSTIPER bermula dari pendidikan khusus membentuk kader-kader profesional perkebunan kemudian dengan berjalanya waktuyang berkembang pada lingkup yang lebih luas. Kuliah Kerja Nyata yangmerupakan kegiatan akademis wajib yang akan dilaksanakan pada smester VIII (Delapan) secara teknis manajerial memang cukup membantu namunsatu hal yang harus digaris bawahi adalah tidak siapnya lulusan yangsebenarnya lebih disebabkan pada ketidak pastian mental dan bukan padaketidak tahuan akan suatu teknik pekerjaan.Ketidak siapan tersebut yaitu untuk bergelut dengan permasalahankebun yang sangat kompleks dengan tekanan beban pekerjaan yang tinggidan fasilitas yang terbatas. Menjadi suatu yang aneh apabila kita hanya terus3

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
tulus liked this
Zul Afwan liked this
Qw Avril liked this
Muzakir Walad liked this
Lina Silaban liked this
Richard Banua liked this
Richard Banua liked this
Rizky Januar liked this
Rezki Saputra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->