Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Fotogrametri

Fotogrametri

Ratings: (0)|Views: 368 |Likes:
Published by Hery Gunawan
geologi citra penginderaan jauh
geologi citra penginderaan jauh

More info:

Published by: Hery Gunawan on Mar 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2013

pdf

text

original

 
Laboratorium Geologi Citra Penginderaan Jauh 2012Nama : Hery GunawanNIM : 111 090 135Plug : 2
 
F
OTOGRAMETRI
 
Fotogrametri merupakan seni, ilmu, dan teknologi perolehan informasi tentang obyek fisik dan lingkungan melalui proses perekaman, pengukuran, dan penafsiran foto udara(thomson dan gruner, 1980).Istilah fotogrametri berasal dari kata photos (=sinar), gramma (=sesuatu yangtergambar) dan metron (=mengukur). Secara sederhana maka fotogrametri dapat diartikansebagai "pengukuran secara grafis dengan menggunakan sinar". Dari definisi tersebut dapatdimengerti bahwa fotogrametri meliputi (wolf, 1983) :
 
perekaman obyek (pemotretan)
 
 
pengukuran gambar obyek pada foto udara
 
 
pemotretan hasil ukuran untuk dijadikan bentuk yang bermanfaat (peta)
 
fotogrametri adalah suatu seni, ilmu dan teknik untuk memperoleh data-data tentangobjek fisik dan keadaan di permukaan bumi melalui proses perekaman, pengukuran, danpenafsiran citra fotografik. Citra fotografik adalah foto udara yang diperoleh dari pemotretandari udara yang menggunakan pesawat terbang atau wahana terbang lainnya. Hasil dariproses fotogrametri adalah berupa peta foto atau peta garis. Peta ini umumnya dipergunakanuntuk berbagai kegiatan perencanaan dan desain seperti jalan raya, jalan kereta api, jembatan, jalur pipa, tanggul, jaringan listrik, jaringan telepon, bendungan, pelabuhan, pembangunanperkotaan, dsb.Adapun pemetaan secara fotogrametrik adalah pemetaan melalui foto udara (periksafoto simulasi di atas). Hasil pemetaan secara fotogrametrik berupa peta foto tidak dapatlangsung dijadikan dasar atau lampiran penerbitan Sertipikat Hak atas Tanah. Pemetaansecara fotogrametrik tidak dapat lepas dari referensi pengukuran secara terestris, mulai daripenetapan ground controls (titik dasar kontrol) hingga kepada pengukuran batas tanah. Batas-batas tanah yang diidentifikasi pada peta foto harus diukur di lapangan.
 
Laboratorium Geologi Citra Penginderaan Jauh 2012Nama : Hery GunawanNIM : 111 090 135Plug : 2
 
Adapun tujuan dilakukannya kegiatan ini ialah :-
 
Mampu melakukan pengukuran dan perhitungan paralak baik secara monoskopik maupun stereoskopik -
 
Mampu melakukan perhitungan beda tinggi.-
 
Mampu mengembangkan dasar perhitungan beda tinggi dan jarak datar untuk menghitung parameter kuantitatif lainnya. Seperti menentukan arah jurusdan besarnya kemiringan lapisan, tebal lapisan batuan, dan lereng.
Garis besar Proses Fotogrametri
1.
 
PersiapanSecara teknis dalam kegiatan persiapan di lakukan :- Perencanaan pemotretan- Perencanaan Pengukuran dan Penandaan titik kontrol tanah (premarking)2.
 
Premarking/Penandaan titik kontrol tanahSebelum dilakukan pemotretan pada setiap titik kontrol tanah yang ada harus diberi tanda(premark). Hal ini dimaksudkan supaya pada foto udara hasil pemotretan nantinya akandapat ditemukan titik-titik kontrol tanah tersebut. Hal ini sangat penting artinya dalampekerjaan triangulasi udara.3. Pengukuran titik kontrol tanahTitik kontrol tanah yang telah ditandai kemudian diukur untuk mengetahui koordinatnya,baik koordinat planimetri (X,Y) maupun tinggi (Z). Biasanya untuk daerah datar cukupdiukur koordinat planimetrinya, sedangkan untuk daerah bergunung selain koordinatplanimetri juga harus diukur tingginya. Koordinat titik kontrol tanah ini diperlukan untuk proses triangulasi udara.4. PemotretanPemotretan dilakukan sesuai dengan perencanaan pemotretan. Dari hasil pemotretandiperoleh foto udara dari daerah yang akan dipetakan. Foto udara yang dihasilkan dapatdapat diketahui baik tidaknya dari kualitas ketajaman dan kesempurnaan overlap dan
 
Laboratorium Geologi Citra Penginderaan Jauh 2012Nama : Hery GunawanNIM : 111 090 135Plug : 2
 
sidelapnya. Biasanya foto udara mempunyai overlap 60% dan sidelap 30%, dan untuk keperluan tertentu bisa dibuat dengan overlap 80% dan sidelap 60%5. Triangulasi UdaraUntuk keperluan proses penyeragaman skala pada setiap foto udara harus terdapatsejumlah titik kontrol tanah. Mengingat pekerjaan fotogrametri meliputi daerah yang luasdan meliputi jumlah foto yang sangat banyak, maka pengadaan titik kontrol tanahnyadilakukan dengan cara triangulasi udara. Secara sederhana triangulasi udara merupakanproses transformasi dari koordinat yang diukur di foto ke koordinat tanah dengan bantuantitik kontrol tanah dengan bantuan titik kontrol tanah hasil (c).6. Proses restitusiProses ini secara sederhana dapat dikatakan sebagai proses penyeragaman skala, dari fotoudara yang tidak seragam skalanya menjadi peta/foto yang seragam skalanya. Untuk daerah datar biasa dilakukan dengan cara restitusi foto tunggal, dan disebut sebagai prosesrektifikasi, hasilnya berupa foto terrektifikasi. Untuk daerah bergunung dilakukan dengancara restitusi foto stereo, yang meliputi pekerjaan orientasi model dan dilanjutkan denganproses plotting atau orthophoto, hasilnya bisa berupa manuskrip peta garis atauporthophoto.7. Mosaik Secara sederhana dapat dikatakan sebagai proses penyambungan foto, sehingga diperolehformat ukuran yang lebih luas. Dalam rangkaian pekerjaan pemetaan fotogrametri, yangdibuat mosik adalah foto terrektifikasi atau orthophoto, dan dikontrol dengan adanya titik ikat. Istilah yang lebih tepat sering disebut mosaik terkontrol.8. Interpretasi fotoInformasi tekstual (tutupan lahan) dari daerah yang dipotret, yang akan disajikan sebagaiketerangan pada petatidak mungkin untuk didata langsung dilapangan, melainkandiperoleh dengan cara diinterpretasikan melalui foto udara. Keyakinan hasil interpretasibiasanya cukup berdasarkan kunci-kunci interpretasi, akan tetapi kadang-kadang harusdiuji kebenarannya dengan melakukan identifikasi lapangan.9. Kartografi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->