Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
248Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Paper Manajemen SDM

Paper Manajemen SDM

Ratings:

4.76

(34)
|Views: 23,462 |Likes:
Published by Alin Veronika
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR MANAJEMEN SDM YANG MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI DI INDONESIA
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR MANAJEMEN SDM YANG MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI DI INDONESIA

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Alin Veronika on Dec 09, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/25/2013

pdf

text

original

 
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR MANAJEMEN SDM YANGMENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN JASAKONSTRUKSI DI INDONESIA
Alin Veronika
1
, Sugiarto
2
, Sudarto
3
 
ABSTRAK 
Sumber daya manusia merupakan elemen yang sangat penting dalam satu perusahaan.Kegagalan mengelola sumber daya manusia dapat mengakibatkan timbulnya gangguan dalam pencapaian tujuan dalam organisasi, baik dalam kinerja
 , profit 
, maupun kelangsungan hiduporganisasi itu sendiri. Kondisi umum saat ini menunjukkan bahwa jasa konstruksi diIndonesia masih lemah dalam beberapa hal, antara lain: manajemen yang tidak efisien,keterbatasan dana dan teknologi serta kualitas SDM yang belum memadai. Sumber dayamanusia mungkin merupakan kelemahan utama dari semua kelemahan yang ada, hal inidisebabkan karena rendahnya tingkat pendidikan dan kurangnya profesionalisme, sehingga perusahaan jasa konstruksi di Indonesia tidak dapat bersaing dengan perusahaan yang samadari luar negeri. Industri konstruksi sendiri memakai jasa tenaga kerja terbanyak dan PDBterbesar dibanding industri yang lain.Tujuan penelitian yang akan dibahas pada makalah ini yaitu untuk megidentifikasi faktor-faktor manajemen SDM yang paling berpengaruh dalam meningkatan kinerja perusahaan jasakonstruksi di Indonesia yang dapat dilihat dari perspektif keuangan, proses bisnis internal, pelanggan, pertumbuhan dan pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalahmetode metode survai dengan menyebarkan kuesioner dan wawancara terstruktur kepada para pakar di perusahaan kontraktor. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa faktor yangsangat menetukan dalam peningkatan kinerja perusahaan dan memiliki kontribusi terbesar adalah faktor “Standar kualitas yang diterapkan berkaitan dengan demosi”, artinya setiapindividu dalam perusahaan dipacu untuk bekerja secara optimal, bertanggung jawab, danloyal terhadap perusahaan. Hal ini menjadi kunci keberhasilan manajemen SDM dalammeningkatkan kinerja perusahaan jasa konstruksi di Indonesia.
KATA KUNCI:
manajemen SDM, kinerja perusahaan, analisis statistik 
1.PENDAHULUAN
Industri konstruksi memiliki kontribusi yang cukup besar bagi negara yaitu sebesar 4%–8%dari total PDB. Data aktual yang dikeluarkan oleh Biro Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor konstruksi, bersama-sama dengan sektor utilitas dan jasa, merupakan penyumbang utama pertumbuhan PDB (Produk Domestik Bruto). Dengan terjadinyakelesuan ekonomi maka perusahaan akan mengalami beban berat akibat persaingan yangsemakin ketat serta meningkatnya beban hutang sehingga hanya perusahaan yang benar-benar tangguh yang akan dapat bertahan.Perusahaan yang mampu bertahan dalam menghadapi krisis ekonomi yang berkepanjangan bukanlah perusahaan yang hanya mengandalkan keuangan perusahaan tersebut. Karenadisamping pendanaan, perusahaan memiliki sumber daya yang lain yang tidak kalah pentingnya yaitu sumber daya manusia. Suatu perusahaan jasa konstruksi agar dapatmempertahankan daya saingnya dalam industri konstruksi,
engineer 
dan kontraktor harusmemperhatikan 2 (dua) faktor penting yaitu faktor personil (SDM) dan teknologi [1].Sumber daya manusia merupakan elemen yang sangat penting dalam satu perusahaan.Kegagalan mengelola sumber daya manusia dapat mengakibatkan timbulnya gangguan dalam pencapaian tujuan dalam organisasi, baik dalam kinerja
 , profit 
, maupun kelangsungan hiduporganisasi itu sendiri [2]. Kondisi umum saat ini menunjukkan bahwa jasa konstruksi diIndonesia masih lemah dalam beberapa hal, antara lain: manajemen yang tidak efisien,
1
 
Tenaga Ahli Lembaga Teknologi Fakultas Teknik Universitas Indonesia, alin_veronika@yahoo.com
2
 
 Lulusan Pascasarjana Manajemen Proyek, Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Indonesia
3
 
Mahasiswa Program Doktor Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Indonesia, findo@uninet.net.id 
1
 
keterbatasan dana dan teknologi serta kualitas SDM yang belum memadai [3]. Sedangkanmenurut [4], kelemahan yang dimiliki atas sebagian besar kontraktor nasional sejak lamayaitu: kurangnya pemodalan, tingginya bunga pinjaman serta lemahnya sumber dayamanusia.Dengan melihat kenyataan ini maka dalam menjalankan bisnis jasa konstruksi dalam bidang pelaksanaan (kontraktor) pada perusahaan jasa konstruksi swasta dan BUMN harus mampumenganalisis kualitas manajemen SDM agar dapat meningkatkan kinerja perusahaannya yangdapat dilihat dari perspektif keuangan, perpektif pelanggan, perspektif bisnis internal, perpektif pembelajaran dan pertumbuhan [5].Makalah ini membahas faktor-faktor dari manajemen SDM yang mempengaruhi peningkatankinerja perusahaan jasa konstruksi di Indonesia.
2.FUNGSI DAN PERANAN SUMBER DAYA MANUSIA
Salah satu masalah besar pada industri konstruksi di Indonesia adalah kekurangan sumber daya manusia (SDM) yang terampil dan professional, baik dari segi teknologi, terlebih lagidari segi manajerial [6] [3]. Jika permasalahan-permasalahan SDM tersebut tidak diperbaiki,maka hal ini akan berdampak negatif terhadap produktivitas, efisiensi dan daya saing industrikonstruksi nasional. Oleh sebab itu, salah satu tujuan dan strategi nasional dalam industrikonstruksi adalah mengembangkan kemampuan teknologi, manajerial, dan profesionalismedari sumber daya manusia [7]. Serta peningkatan produktivitas dengan meningkatkan
value-added contents
dari produk dan atau jasa lebih cepat dari pesaing-pesaingnya [8].Pada saat ini sektor konstruksi mulai menyadari pentingnya pengelolaan sumber dayamanusia untuk meningkatkan kinerja perusahaan, tetapi masih harus menghadapi banyak kesulitan dalam pelaksanaan manajemen dan pengembangan sumber daya manusia. Terdapat beberapa hal yang merupakan penyebab terjadinya kesulitan tersebut.
Pertama
, tingkat pendidikan rata-rata pekerja sektor konstruksi dibandingkan banyak sektor lainnya.
Kedua
,tidak tetapnya jumlah tenaga kerja yang digunakan karena kebutuhan tenaga kerja berubah-ubah.
Ketiga
, adanya alasan-alasan subyektif dan obyektif yang membatasi partisipasi pekerja. Alasan subyektif yaitu karakteristik dari prosedur produksi, bahan, dan teknologiyang tidak memberikan banyak kesempatan bagi pekerja untuk membuat keputusan. Alasanobyektif adalah pandangan manajemen bahwa mesin dan manual kerja lebih penting daripada pekerja.
Keempat
, sistem subkontrak yang banyak diterapkan dalam industri konstruksimenyebabkan tidak ada pihak yang mengambil tanggung jawab untuk melakukan pelatihandan pengembangan pekerja [9].Selain keempat hal tersebut diatas, ada beberapa permasalahan pada sumber daya manusiayang membuat kegagalan perusahaan antara lain: buruknya kualitas karyawan, sikap dan pola pikir negatif dari para pegawai yang sudah berakar kuat dalam perusahaan, tingginya perputaran karyawan yang berbiaya besar dan beralihnya karyawan-karyawan penting ke perusahaan pesaing, serta faktor-faktor lainnya meliputi buruknya program jaminan insentif  bagi karyawan [10].
3.
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA
Untuk mengelola sumber daya diperlukan penyusunan kepegawaian organisasi, memotivasi pegawai, memimpin pegawai, komunikasi dengan pegawai, mengatur kelompok kerja danmengevaluasi kinerja yang disebut dengan fungís manajemen [11]. Manajemen sumber dayamanusia strategis merupakan suatu kunci bagi perusahaan untuk memperoleh persainganyang berkelanjutan dengan mengintegrasikan manajemen sumber daya manusia dan strategi bisnis. Peningkatan kompetensi dalam perusahaan khususnya sumber daya manusia (SDM)adalah elemen utama untuk mencapai kesuksesan perusahaan dan keterlibatan SDM dalam pengembangan dan pelaksanaan strategi bisnis akan menciptakan efektifitas organisasi dalamindustri [12].Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian tak terpisahkan dari manajemen suatuorganisasi. Kegunaan manajemen sumber daya manusia adalah untuk meningkatkankontribusi orang pada organisasi dalam cara-cara yang secara strategis, etis, dan sosial dapatdipertanggung jawabkan. Manajemen sumber daya manusia memberikan sumbangan secaralangsung pada peningkatan produktivitas melalui penemuan cara-cara yang lebih efisien dan2
 
efektif untuk mencapai tujuan dan secara tidak langsung melalui peningkatan mutukehidupan kerja karyawan [13].Fungsi dari manajemen sumber daya manusia menurut Fisher (1993) adalah setiap fungsionaldalam sumber daya manusia dengan banyak aktivitas harus unggul sehingga organisasi dapatmemberikan kontribusi yang optimal menuju organisasi sukses. Manajemen sumber dayamanusia merupakan suatu sistim yang terdiri dari banyak kegiatan yang saling tergantung
(interdependent)
[14].
4.KINERJA PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI
Kinerja adalah suatu hasil prestasi kerja optimal yang dilakukan oleh seseorang ataupunkelompok ataupun badan usaha. Pengukuran kinerja secara tradisional adalah pengukurankinerja yang berorientasi kepada bidang keuangan dan kemampuan untuk mendapatkan laba.Suatu perusahaan dikatakan mempunyai kinerja yang baik kalau dalam laporan keuangannyamendapat keuntungan, sesuai dengan target yang telah ditetapkan sebelumnya [15].Penilaian kinerja (
 performance appraisal 
) adalah proses dengannya organisasi mengevaluasi pelaksanaan kerja individu. Dalam penilaian kinerja dinilai kontribusi kepada organisasiselama periode waktu tertentu. Umpan balik kinerja (
 performance feedback)
memungkinkankaryawan mengetahui seberapa baik mereka bekerja jika dibandingkan dengan standar-standar organisasi. Penilaian kinerja adalah tentang kinerja karyawan dan akuntabilitas.Dalam dunia yang bersaing secara global, perusahaan perusahaan yang menuntut kinerjayang tinggi.Menurut Kaplan dan Norton (1996) ada 4 perspektif dalam penilaian kinerja suatu perusahaan, yaitu: (1)Perspektif keuangan, terdiri dari: pertumbuhan pendapatan, pertumbuhan produktivitas, penghematan biaya dan pemanfaatan aktiva; (2)Perspektif proses bisnis internal, yaitu: meningkatkan inovasi, proses operasi, pelayanan purna jual;(3)Perspektif pelanggan, terdiri dari: kepuasan pelanggan, akuisisi pelanggan (sejauh mana perusahaan dapat menarik pelanggan), retensi pelanggan, pangsa pasar, kemampulabaan pelanggan; (4)Perpektif pembelajaran dan pertumbuhan, yaitu: meningkatkan kapabilitas personil, meningkatkan kapabilitas sistem informasi serta motivasi, pemberdayaan dankeselarasan [5].
5.METODE PENELITIAN
Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi faktor apa saja dari manajemen SDM yang berpengaruh terhadap peningkatan kinerja perusahaan jasa konstruksi di Indonesia dan berapa besar pengaruhnya. Untuk menjawab pertanyaan penelitian tersebut digunakan pendekatan penelitian dengan metode survai dan wawancara terstruktur terhadap para pakar di perusahaan jasa konstruksi BUMN dan Swasta di Indonesia. Variabel yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari variabel terikat (Y) yang terdiri dari: Perspektif Keuangan,Perspektif Proses Bisnis Internal, Perspektif Pelanggan, Perpektif Pembelajaran danPertumbuhan serta variabel bebas (X) yang dikelompokkan kedalam 6 (enam) kelompok,yaitu: perencanaan, seleksi, penempatan, hubungan antar karyawan, pengembangan dan pelatihan, penilaian kinerja (lihat
Tabel 1
). Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis statistik.
Tabel 1. Variabel Manajemen SDM
VARIABELFAKTOR MANAJEMEN SDMA. PERENCANAAN
X
1
Tujuan dan sasaran [16]X
2
Kebijakan sumber daya manusia [16]X
3
Supply
dan
demand 
[17]X
4
Ketidak seimbangan antara
 supply
dan
demand 
[16]X
5
Identifikasi kebutuhan SDM [16]X
6
Analisis lingkungan [16]X
7
Kualitas lingkungan perusahaan [16]
B. SELEKSI
X
8
Proses seleksi [16]X
9
Kriteria seleksi [16]X
10
Penyaringan yang efektif [16]
3

Activity (248)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
rachman_eboyz liked this
Edi Sugihandoyo liked this
valentinorory liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->