Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
RANCANG BANGUN BURNER BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS UNTUK PENGECORAN KUNINGAN

RANCANG BANGUN BURNER BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS UNTUK PENGECORAN KUNINGAN

Ratings: (0)|Views: 277 |Likes:
Published by rekayasamesin
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 6, Nomor 4, April 2012, Hal : 112-115

RANCANG BANGUN BURNER BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS UNTUK PENGECORAN KUNINGAN
Ariawan Wahyu Pratomo
Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jl. Prof. H. Sudarto, SH., Tembalang, Kotak Pos 6199, Semarang 50329 Telp. 7473417, 7499585, 7499586 (Hunting), Fax. 7472396 Abstract Sebagian besar UKM kuningan menggunakan solar sebagai bahan bakar utama untuk pengecoran. Harga solar untuk industri saat ini berpotensi terus naik dan ak
Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 6, Nomor 4, April 2012, Hal : 112-115

RANCANG BANGUN BURNER BERBAHAN BAKAR OLI BEKAS UNTUK PENGECORAN KUNINGAN
Ariawan Wahyu Pratomo
Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang Jl. Prof. H. Sudarto, SH., Tembalang, Kotak Pos 6199, Semarang 50329 Telp. 7473417, 7499585, 7499586 (Hunting), Fax. 7472396 Abstract Sebagian besar UKM kuningan menggunakan solar sebagai bahan bakar utama untuk pengecoran. Harga solar untuk industri saat ini berpotensi terus naik dan ak

More info:

Published by: rekayasamesin on Mar 31, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2014

pdf

text

original

 
 
112
RANCANG BANGUN BURNER BERBAHAN BAKAR OLI BEKASUNTUK PENGECORAN KUNINGAN
Ariawan Wahyu Pratomo
Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri SemarangJl. Prof. H. Sudarto, SH., Tembalang, Kotak Pos 6199, Semarang 50329Telp. 7473417, 7499585, 7499586 (Hunting), Fax. 7472396
Abstract
Sebagian besar UKM kuningan menggunakan solar sebagai bahan bakar utama untuk pengecoran. Hargasolar untuk industri saat ini berpotensi terus naik dan akan dibatasi penjualannya sehingga menjadi masalah yang serius khususnya bagi UKM . Problem utama pemanfaatan oli bekas sebagai bahan bakar adalahviskositas yang terlalu tinggi sehingga sulit untuk dikabutkan. Oleh karena itu dalam penelitian ini akanmerancangbangun burner dengan mekanisme pemecah dan penghalus butiran bahan bakar dengan mengatur rasio volume oli bekas dan udara pada tekanan tertentu, sehingga bisa mempermudah terjadinya pengabutan(atomizing) dan pembakaran yang baik.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah denganmerancang bangun unit burner, kemudian burner diuji dengan variasi parameter sebagai berikut; 1) tekanan(3,4,5,6,7bar) kemudian diukur temperatur nyala api yang dihasilkan, 2) rasio volume oli bekas dan udara(1:1, 1:2, 1:3, 1:4), kemudian diukur temperatur nyala api yang dihasilkan. Hasil pengujian pada tekanan 3bar tidak terjadi nyala api, pada tekan 4 bar terjadi nyala api tapi tidak kontinyu, pada tekanan 5 dan 6 bar terjadi nyala api yang kontinyu pada rasio volume oli bekas dan udara (1:1, 1:2, 1:3). Hasil pengukuransuhu nyala api maksimum pada tekanan 5 bar diperoleh dengan rasio volume oli bekas dan udara 1: 3, yaitu1012
0
C, kondisi ini sulit untuk meleburkan kuningan. Hasil pengukuran suhu nyala api maksimum padatekanan 6 bar diperoleh dengan rasio volume oli bekas dan udara 1: 3, yaitu 1247 
0
C, dan kondisi ini bisameleburkan kuningan.
Kata kunci :
”pengecoran”, ”kuningan”, ”oli bekas”, ”burner”.
1.
 
Pendahuluan
Industri kuningan banyak terdapat diKecamatan Juwana dengan jumlah pengusahasebanayak 238 unit usaha. Kapasitasproduksinya mencapai 4.686.960 buah dengannilai Rp 30.494.359.000. (Biro Humas ProvinsiJawa Tengah, 2010). Hal ini jelas merupakanpotensi ekonomi yang menjanjikan.Selama inisebagian besar UKM kuningan menggunakansolar sebagai bahan bakar utama untuk pengecoran. Harga solar untuk industri saat iniberpotensi untuk terus naik dan akan dibatasipenjualannya el. Hal ini jelas menjadi masalahyang serius bagi UKM ditengah persainganusaha yang ketat.Penelitan sebelumnya tentang pemanfaatan olibekas sebagai bahan bakar (Raharjo &Triyono, 2005), (Raharjo, 2009) adalah dengancara mencampur oli bekas dengan minyak tanah, kemudian diijeksikan kedalam
atomizing burner 
.. Panas yang dihasilkan oleh
burner 
dengan variasi campuran minyak tanahdari 10% sampai 40 % adalah berkisar antara1000
0
C sampai dengan 1400
0
C. Mengacupada hasil penelitian tersebut pemanfaatan olibekas sebagai bahan bakar sangatmemungkinkan diaplikasikan pada industripeleburan kuningan yang temperatur leburnyasekitar 1100
0
C. Hasil penelitian diatas jikaditerapkan saat ini akan mahal karena subsidiminyak tanah sudah dicabut.Berdasarkan kajian literatur (Shaha, 2007)problem utama pemanfaatan oli bekas sebagaibahan bakar adalah viskositas yang terlalutinggi sehingga sulit untuk dikabutkan danmencapai kondisi pembakaran yang baik. Olehkarena itu dalam penelitian ini akanmerancangbangun
burner 
dengan mekanismepemecah dan penghalus butiran bahan bakardengan mengatur perbandingan campuran olibekas dan udara pada tekanan tertentu,sehingga bisa mempermudah terjadinyapengabutan dan pembakaran yang baik.
 Jurnal Rekayasa Mesin, Volume 6, Nomor 4, April 2012, Hal : 112-115
 
 
113Tujuan umum penelitian ini adalahmerancangbangun sebuah unit
burner 
denganbahan bakar oli bekas untuk pengecorankuningan. Tujuan khusus penelitian ini adalahmengkaji kinerja
burner 
serta parameter-parameter penggunaan burner untuk tujuanpeleburan kuningan, yang meliputi; 1) tekananoptimum, 2) rasio volume oli bekas dan udaraoptimum.
2.
 
Metode Penelitian2.1. Tempat dan Bahan Penelitian
Tempat penelitian dan uji coba unit
burner 
dengan bahan bakar oli bekas dilakukan dilokasi UKM kuningan P.T. Indotama, desaBumirejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati,Jawa Tengah.Bahan penelitian meliputi; bahanbakar oli bekas, kompresor, unit tabung bahanbakar dengan selang dan kran pengatur, unitburner, dapur kowi sederhana, danthermometer digital.
Gambar 1. Bahan Penelitian2.2. Rancang Bangun Burner
Rancang bangun meliputi langkah-langkah: (1)menentukan desain kontruksi alat sesuaikebutuhan urutan pemrosesan oli bekas agarbisa dikabutkan (atomizing) dengan baik sehingga bisa digunakan untuk menghasilkanpembakaran yang baik , (2) menentukanukuran dan bahan yang digunakan untuk pembuatan alat, (3) pembelian bahan dan alatyang diperlukan, (4) pelaksanaan pembuatankomponen atau bagian utama
burner 
sesuaifungsinya, (5) merakit/membuat satu unit
burner 
dengan bahan bakar oli bekas.Melakukan uji kinerja alat, jika masih adakesalahan maka harus dilakukan perbaikan,modifikasi, agar masing-masing komponenberfungsi sebagaimana mestinya, selanjutnyadi uji coba lagi.
2.3. Prosedur Penelitian
 Prosedur pengujian alat adalah sebagaiberikut ;1)
 
Tangki diisi oli bekas yang sudah disaringdari kotoran.2)
 
Menghidupkan kompresor3)
 
Mengatur perbandingan udara dan bahanbakar dengan kran pengatur4)
 
Melakukan pemantikan dengan api setelahbahan bakar terlihat menyemprot(terkabutkan) pada ujung nozzle.5)
 
Mengukur suhu nyala api denganthermometer digital setelah nyala apikontinyu.
Gambar 2. Pengukuran Temperatur NyalaApi
Pengujian dilakukan dengan variasi parametersebagai berikut :1) Tekanan (3,4,5,6,7 bar) kemudian diukurtemperatur nyala api yang dihasilkan.2) perbandingan campuran oli bekas danudara (1:1, 1:2, 1:3, 1:4), kemudian diukurtemperatur nyala api yang dihasilkan.3) pengulangan masing-masing (1) dan (2)dilakukan 3 kali.
2.4. Analisis Data
Analisis data untuk menentukan (1) tekanandan perbandingan olibekas-udara yangoptimum (2) temperatur nyala api maksimumyang dihasilkan, digunakan metode statistik berdasar atas nilai rerata.
 
 
114
3. Hasil dan Pembahasan
 
3.1. Unit Burner
Unit burner hasil rancang bangun terdiri darikomponen utama sebagai berikut; selang dankran pengatur, unit pencampur oli bekas danudara, tuas pengatur dan tuas pembersih, unitpemecah dan
sprayer.
 
Gambar 3. Gambar Komponen UnitBurner
Prinsip kerja unit burner secara umum dapatdibagi menjadi beberapa bagian, yaitu ; bagianpencampuran oli bekas dan udara bertekanantinggi (zona mixing), bagian homogenisasi(zona homogenisasi), bagian pemecahan danpenyemprotan sehingga oli bekas bisaterkabutkan (zona atomizing), dan bagianpembakaran (zona pembekaran).
Gambar 4. Bagian-Bagian Proses KerjaUnit Burner3.2. Pengujian Unit Burner dan Hasilnya
Pengujian pertama kinerja unit burnerdilakukan untuk mengetahui besarnya tekananyang bisa menghasilkan nyala api kontinyu.Hasil pengujian dengan variasi tekanan3,4,5,6,7 bar, dengan perbandingan bahanbakar olibekas dan udara 1 : 3, sbb :
Tabel 1. Hasil Uji Nyala Api Burner denganVariasi Tekanan 3,4,5,6 Bar
No TekananPengujianI II III
1 3 barTidak nyalaTidak nyalaTidak nyala2 4 barNyala apitidak kontinyuNyala apitidak kontinyuNyala apitidak kontinyu3 5 barNyala apikontinyuNyala apikontinyuNyala apikontinyu4 6 barNyala apikontinyuNyala apikontinyuNyala apikontinyu5 7 barNyala apikontinyuNyala apikontinyuNyala apikontinyu
Dari data tabel diatas dapat diketahui bahwakinerja unit burner bisa menghasilkan nyala apikontinyu pada tekanan diatas 5 bar.Pengujian kedua kinerja unit burner dilakukanuntuk mengetahui temperatur nyala api,dengan variasi perbandingan oli bekas danudara 1:1, 1:2, 1:3, 1:4, pada tekanan 5 bar .
Tabel 2. Hasil Pengujian Temperatur NyalaApi dengan Variasi PerbandinganOli Bekas dan Udara 1:1, 1:2, 1:3,1:4, pada Tekanan 5 Bar
NoRasioVolumeOli Bekasdan UdaraTemperatur NyalaApi (
0
C) Pengujian keTemperaturRata-Rata(
0
C)I II III
1 1 : 1 365 380 387 3772 1 : 2 645 675 684 6683 1 : 3 984 1022 1030 10124 1 : 4ApimatiApimatiApimati
Dari data tabel diatas dapat diketahui bahwatemperatur nyala api maksimum diperolehpada rasio oli bekas/ udara 1:3, yaitu rata-ratasekitar 1012
0
C. Kondisi ini cukup sulit untuk meleburkan kuningan karena temperatur leburkuningan sekitar 1100
0
C.Pengujian ketiga kinerja unit burner dilakukanuntuk mengetahui temperatur nyala api,dengan variasi perbandingan oli bekas danudara 1:1, 1:2, 1:3, 1:4, pada tekanan 6 bar .

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
danur08 liked this
rudiawan liked this
Just Oidzz liked this
Cor Logam liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->