Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
23Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Klasifikasi Virus

Klasifikasi Virus

Ratings: (0)|Views: 1,186 |Likes:
Published by Dessy Amarantha

More info:

Published by: Dessy Amarantha on Apr 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/30/2013

pdf

text

original

 
 33 Votes
2.1 Klasifikasi Virus Berdasarkan Morfologi
 
Definisi Virus
 
Virus
adalahparasit berukuran mikroskopik yangmenginfeksi sel organisme biologis. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam material hidup dengan menginvasi dan mengendalikan sel makhluk hidup karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk bereproduksi sendiri.Istilah
virus
biasanya merujuk pada partikel-partikel yang menginfeksi sel-seleukariota (organisme multisel dan banyak jenis organisme sel tunggal), sementara istilah
bakteriofage
atau
 digunakan untuk jenis yang menyerang jenis-jenis sel prokariota (bakteri dan organisme lain yang tidak berinti sel). Biasanya virus mengandung sejumlah kecilasam nukleat (DNA atau RNA,tetapi tidak kombinasi keduanya) yang diselubungi semacam bahan pelindung yang terdiriatas protein, lipid, glikoprotein,atau kombinasi ketiganya.Genom virus menyandi baik protein yang digunakan untuk memuat bahan genetik maupun protein yang dibutuhkan dalam daurhidupnya.Virus sering diperdebatkan statusnya sebagai makhluk hidup karena ia tidak dapat menjalankanfungsi biologisnya secara bebas. Karena karakteristik khasnya ini virus selalu terasosiasi denganpenyakit tertentu, baik pada manusia (misalnya virus influensa dan HIV), hewan (misalnya virus flu burung), atau tanaman (misalnya virus mosaik tembakau / TMV).
 
 
Virus HIV Virus Influenza
 Adapun sifat
 – 
sifat khusus virus menurut Lwoff, Home dan Tournier (1966) adalah :
 
1. Bahan genetic virus terdiri dari asam ribonukleat (RNA) atau asam deoksiribonukleat(DNA), akan tetapi bukan gabungan dari kedua jenis asam nukleat tersebut.
 
2. Struktur virus secara relative sangat sederhana, yaitu dari pembungkus yang mengelilingiatau melindungi asam nukleat.
 
3. Virus mengadakan reproduksi hanya dalam sel hidup, yaitu dalam nucleus, sitoplasma ataudi dalam keduanya dan tidak mengadakan kegiatan metabolisme jika berada di luar selhidup.
 
4. Virus tidak membelah diri dengan cara pembelahan biner. Partikel virus baru dibentuk dengan suatu proses biosintesis majemuk yang dimulai dengan pemecahan suatu partikelvirus infektif menjadi lapisan protein pelindung dan komponen asam nukleat infektif.
 
5. Asam nukleat partikel virus yang menginfeksi sel mengambil alih kekuasaan danpengawasan system enzim hospesnya, sehingga selaras dengan proses sintesis asamnukleat dan protein virus.
 
6. Virus yang menginfeksi sel mempergunakan ribosom sel hospes untuk keperluanmetabolismenya.
 
7. Komponen
 – 
komponen virus dibentuk secara terpisah dan baru digabung di dalam selhospes tidak lama setelah dibebaskan.
 
 
8. Selama proses pembebasan, beberapa partikel virus mendapat selubung luar yangmengandung lipid, protein, dan bahan
 – 
bahan lain yang sebagian berasal dari sel hospes.
 
9. Partikel virus lengkap disebut Virion dan terdiri dari inti asam nukleat yang dikelilingilapisan protein yang bersifat antigenic yang disebut kapsid dengan atau tanpa selubung diluar kapsid.
 
Sistem Taksonomi Virus Universal
 
Struktur Taksonomi secara umum adalah sebagai berikut:Order (-virales)Family (-viridae)Subfamily (-virinae)Genus (
-virus
-virus
)Di dalam setiap famili, subdivisi disebut genera yang biasanya berdasarkan pada perbedaanserologi dan fisikokimia. Kriteria yang digunakan untuk mendefinisikan genera bervariasi darifamili ke famili. Nama genus mempunyai akhiran
 – 
virus
. Pada 4 famili (Poxviridae,Herpesviridae, Parvoviridae, Paramyxoviridae), kelompok besar yang disebut sub familididefinisikan dengan mempertimbangkan kompleksitas hubungan di antara anggota virus. Jenis
 – 
  jenis virus digunakan untuk mengelompokkan famili virus yang memiliki karakter yang umum.Hanya 1 jenis saat ini yang telah didefinisikan, yaitu Famili Mononegavirales, meliputi familiFiloviridae, Paramyxoviridae, dan Rhabdoviridae,Sejak tahun 1995, The International Committee on Taxonomy of Viruses telah mengumpulkanlebih dari 4000 virus binatang dan tumbuhan menjadi 71 famili, 11 subfamili, dan 164 genera,tetapi masih ada ratusan virus yang masih belum ditemukan, 24 famili virus diantaranya dapatmenginfeksi manusia dan binatang.

Activity (23)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
ghoticjack liked this
ADrian ARief liked this
Tri Yusniarty liked this
Fatia Rosyida liked this
Farida Maksum Lz liked this
Farida Maksum Lz liked this
Hendrik Aditiara liked this
Winni Febriari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->