Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Nasabah Untuk Mengambil Kredit Modal Kerja Pada BPR. Gunungkawi Semarang

Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Nasabah Untuk Mengambil Kredit Modal Kerja Pada BPR. Gunungkawi Semarang

Ratings: (0)|Views: 282 |Likes:
Published by ruslysmg
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN NASABAH UNTUK MENGAMBIL KREDIT MODAL KERJA PADA BPR.GUNUNG KAWI SEMARANG Aris Sunindyo & Ganesthi Swastika Rini Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Semarang Abstract The aim of this researh is to test the influence of product,place,price,process,people promotion anphysical evidence towars the decision of the customers to take the working capital credit at PT BPR Gunung Kawi Semarang. The sample of this researh are 50 customers at PT BPR Gunung K
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN NASABAH UNTUK MENGAMBIL KREDIT MODAL KERJA PADA BPR.GUNUNG KAWI SEMARANG Aris Sunindyo & Ganesthi Swastika Rini Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Semarang Abstract The aim of this researh is to test the influence of product,place,price,process,people promotion anphysical evidence towars the decision of the customers to take the working capital credit at PT BPR Gunung Kawi Semarang. The sample of this researh are 50 customers at PT BPR Gunung K

More info:

Published by: ruslysmg on Apr 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/12/2014

pdf

text

original

 
 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN NASABAH UNTUKMENGAMBIL KREDIT MODAL KERJA PADA BPR.GUNUNG KAWI SEMARANGAris Sunindyo & Ganesthi Swastika Rini
 Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Semarang
Abstract
The aim of this researh is to test the influence of product,place,price,process,people promotionanphysical evidence towars the decision of the customers to take the working capital credit at PT BPR Gunung Kawi Semarang. The sample of this researh are 50 customers at PT BPRGunung Kawi Semarang.The Model of The data analysis is Multiple Linear Regretion and tehetechnique of the analisys used is F Test and T Test,after the quality of the data is being tested and as well as the classical assumtion.The result of the analysis shows that the influence of  product, place ,price,process,people promotion and physical evidence at once havesignificance influence toward the decision of the customer to take the working capital credit at PT BPR Gunung Kawi Semarang .How ever ,partially price ,place and physical evidence havesignificance influence towar the decision of the customer to take the working capital credit at PT BPR Gunung Kawi Se marang. This empirical result identifies that to improve the decisionof the customers totake the working capital credit at PT BPR Gunung Kawi Semarang,theyhave to pay attention toward factor ,such as product ,place ,price,process, people, promotionand physical evidence because they are prove have the influence toward the decision of thecustomers totake the working capital credit at PT BPR. Gunung Kawi Semarang.Theimplication and the suggestion for the coming research are stated in the last chapter of thisresearch.
Key word :
 product ,place,price,process,people,promotion,physical evidence, and customersdecision
PENDAHULUAN
Bank sebagai lembaga keuangan mempunyai fungsiutama yaitu menghimpun dana dari masyarakat danmenyalurkan dana tersebut kepada masyarakatdalam bentuk kredit/pinjaman. Penghimpunan danaoleh bank dilakukan dalam bentuk tabungan,deposito dengan berbagai jangka waktu. Penyalurandana tidak hanya dilakukan dalam bentuk kredit,penyaluran dana tersebut dapat berupa pembeliansurat berharga dan penempatan pada bank lain.Dalam menghadapi persaingan di dunia perbankanyang semakin ketat PT. BPR Gunung KawiSemarang, memerlukan langkah-langkah yang tepatagar dapat menarik nasabah untuk mengambilkredit, sehingga dapat mempertahankankelangsungan usahanya. Menurut Undang-UndangRepublik Indonesia nomor 10 Tahun 1998 tentangPerbankan yang dimaksud dengan bank adalahbadan usaha yang menghimpun dana darimasyarakat dalam bentuk simpanan danmenyalurkan pada masyarakat yang membutuhkandana dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyatbanyak.PT. BPR Gunung Kawi Semarangmerupakan salah satu bank umum yangmenyediakan jasa perbankan yang berupa tabungandan memberikan kredit dalam bentuk kredit modalkerja, kredit investasi, maupun kredit konsumsi.Ketiga jenis kredit tersebut, masyarakat cenderunglebih banyak yang mengambil jenis kredit modalkerja, karena digunakan untuk perluasan ataumendirikan usaha. Oleh karena itu, faktor-faktortersebut harus diperhitungkan dan dikaji, sehinggadapat diketahui faktor yang mempengaruhikeputusan nasabah dalam mengambil kredit modalkerja pada PT. BPR Gunung Kawi Semarang.Kredit modal kerja merupakan kredit yangdigunakan untuk keperluan meningkatkan produksidalam operasionalnya. Sesuai data Bank Indonesiadalam buku Kajian Ekonomi Regional ProvinsiJawa Tengah Triwulan 3 tahun 2011, porsipenggunaan kredit modal kerja pada triwulan III-2011 masih mendominasi dengan porsi sebesar51,21% kemudian diikuti oleh kredit konsumsisebesar 43,53% dan kredit investasi sebesar 5,26%.Sedangkan berdasarkan sektoral, sektor lain-laindan sektor perdagangan masih mendominasipenyaluran kredit BPR dengan porsi masing-masing
41
 
 
sebesar 46,14% dan 35,68%. Berdasarkan latarbelakang yang telah dikemukakan sebelumnya,terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhinasabah dalam memutuskan untuk mengambilkredit modal kerja, diantaranya
product, place, process, price, people, physical evidence,
dan
 promotion.
Oleh karena itu, penelitian ini berusahamenguji pengaruh
product, place, process, price, people, physical evidence,
dan
 promotion,
terhadapkeputusan nasabah dalam mengambil kredit modalkerja. Adapun obyek yang dijadikan sebagaipenelitian adalah PT. BPR Gunung KawiSemarang.Berdasarkan permasalahan di atas, maka penelitianini bertujuan:1.
 
Untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh
 product 
dalam keputusan mengambil kreditmodal kerja di PT. BPR Gunung KawiSemarang.2.
 
Untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh
 place
dalam keputusan mengambil kredit modalkerja di PT. BPR Gunung Kawi Semarang.3.
 
Untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh
 process
dalam keputusan mengambil kreditmodal kerja di PT. BPR Gunung KawiSemarang.4.
 
Untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh
 price
dalam keputusan mengambil kredit modalkerja di PT. BPR Gunung Kawi Semarang.5.
 
Untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh
 people
dalam keputusan mengambil kreditmodal kerja di PT. BPR Gunung KawiSemarang.6.
 
Untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh
 physical evidence
dalam keputusan mengambilkredit modal kerja di PT. BPR Gunung KawiSemarang.7.
 
Untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh
 promotion
dalam keputusan mengambil kreditmodal kerja di PT. BPR Gunung Kawi Semarang8.
 
Untuk mendapatkan bukti empiris pengaruh
 product, place, price, people, physical evidence
dan
 promotion
secara bersama-sama dalamkeputusan mengambil kredit modal kerja di PT.BPR Gunung Kawi Semarang.
METODE PENELITIANKerangka Pemikiran
Dalam bahasan ini akan disampaikan pemikiranteoritis yang menggambarkan suatu kerangkakonseptual yang merupakan panduan dan sebagaiperumusan hipotesis dalam bentuk model pemikiranseperti ini:
Gambar 1. Kerangka Pemikiran Teoritis
Sumber: Penulis, 2011
Hipotesis
 Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalahsebagai berikut:1.
 
Diduga bahwa
 product, place, process, price, people, physical evidence,
dan
 promotion
secarabersama-sama mempunyai pengaruh yangsignifikan terhadap keputusan nasabah dalammember produk suatu bank.2.
 
Diduga bahwa
 product 
secara parsial mempunyaipengaruh yang signifikan terhadap keputusannasabah dalam membeli produk suatu bank.3.
 
Diduga bahwa
 physical evidence
secara parsialmempunyai pengaruh yang signifikan terhadapkeputusan nasabah dalam membeli produk suatubank.4.
 
Diduga bahwa
 price
secara parsial mempunyaipengaruh yang signifikan terhadap keputusannasabah dalam membeli produk suatu bank.5.
 
Diduga bahwa
 place
secara parsial mempunyaipengaruh yang signifikan terhadap keputusannasabah dalam membeli produk suatu bank.6.
 
Diduga bahwa
 people
secara parsial mempunyaipengaruh yang signifikan terhadap keputusannasabah dalam membeli produk suatu bank.7.
 
Diduga bahwa
 promotion
secara parsialmempunyai pengaruh yang signifikan terhadapkeputusan nasabah dalam membeli produk suatubank.8.
 
Diduga bahwa
 process
secara parsial
 
mempunyaipengaruh yang signifikan terhadap keputusannasabah dalam membeli produk suatu bank.
STIMULI PEMASARAN
Product Phsical EvidencePricePlacePeoplePromotionProcess
KeputusanNasabah
 
42
 
TEKNIS Vol. 7, No.1, April 2012 : 41 - 49
 
 
 
Uji Validitas
Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atauvalid tidaknya suatu kuesioner. Indikatordinyatakan valid jika nilai r hitung indikatortersebut lebih besar dibanding r tabel atausignifikan di bawah 5%. R hitung didapat dari hasilkorelasi jawaban responden pada setiap indikator disuatu variabel, kemudian diolah dengan programkomputer dan muncul dengan output
Pearsoncorrelation
. Output
Pearson correlation
valid jikanilai Sig. (2-tailed) kurang dari 0,05. Hasil ujivaliditas dapat dilihat hasilnya pada tabel 4.7
Tabel 1. Hasil Uji Validitas
Variabel Pearson Correlation
Keputusan nasabah (Y) 0,598** - 0,895**Product (X1) 0,865** - 0,912**Price (X2) 0,875** - 0,876**Place (X3) 0,737** - 0,877**Promotion (X4) 0,832** - 0,885**People (X5) 0,883** - 0,908**Process (X6) 0,937** - 0,949**Physical evidence (X7) 0,734** - 0,855**
Sumber : Data Primer yang Diolah, 2011
Hasil uji validitas memperlihatkan nilai r hitungindikator variabel keputusan nasabah, product,price, place, promotion, people, process danphysical evidence nilai signifikansinya kurang dari5%, dengan demikian indikator yang digunakanvariabel–variabel tersebut dinyatakan valid untuk digunakan sebagai alat ukur variabel.
Uji Reliabilitas
Reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatukuesioner yang merupakan indikator dari variabel.Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pernyataan adalahkonsisten atau stabil dari waktu ke waktu.Kuesioner disebut reliabel, apabila
cronbach’salpha
(
α
)
0,60, sedangkan
cronbach’s alpha
(
α
)< 0,60 tidak reliabel. Hasil nilai
cronbach’s alpha
 dapat dilihat pada output
reliability
kolom
reliability statistics
. Hasil uji reliabilitaskeseluruhan indikator di setiap variabel dapatdilihat hasilnya pada tabel
Tabel 2. Hasil Reliabilitas
VariabelCronbach Alpha (
α
)KeteranganKeputusan nasabah (Y) 0,687 ReliabelProduct (X1) 0,726 ReliabelPrice (X2) 0,696 ReliabelPlace (X3) 0,626 ReliabelPromotion (X4) 0,639 ReliabelPeople (X5) 0,752 ReliabelProcess (X6) 0,873 ReliabelPhysical evidence (X7) 0,763 Reliabel
Sumber : Data Primer yang Diolah, 2011
Nilai
cronbach’s alpha
variabel keputusan nasabah,product, price, place, promotion, people, processdan physical evidence lebih besar 0,60, sehinggaindikator atau kuesioner dari ketiga variabeltersebut reliabel atau handal sebagai alat ukurvariabel data.
Uji Asumsi Klasik1. Uji Normalitas
Uji normalitas digunakan untuk menguji apakahdalam model regresi, variabel penelitianberdistribusi normal atau tidak normal. Modelregresi yang baik adalah memiliki distribusi normalatau mendekati normal.
Tabel 3. Uji Normalitas
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test
50.0000000.83777301.120.120-.093.849.466NMeanStd. DeviationNormal Parameters
a,b
AbsolutePositiveNegativeMost ExtremeDifferencesKolmogorov-Smirnov ZAsymp. Sig. (2-tailed)Unstandardized ResidualTest distribution is Normal.a.Calculated from data.b.
Sumber : Data primer yang diolah,2011
Hasil pengujian diketahui bahwa nilai Asymp. Sig(2-tailed) sebesar 0,466 nilai diatas 0,05 dengandemikian dapat disimpulkan bahwa databerdistribusi normal dan model regresi dapatdigunakan sebagai pengujian berikutnya.
2. Uji Multikolinieritas
Uji multikolinieritas bertujuan untuk mengujiapakah model regresi ditemukan adanya korelasiantar variabel independen. Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi di antara variabelbebas. Untuk mendeteksi ada atau tidaknyamultikolinieritas di dalam model regresi dapatdilihat dari (1) nilai
tolerance
dan lawannya (2)
Variance Inflation Factor 
(VIF).
Tolerance
mengukur variabilitas variabel bebas yang terpilihtidak dapat dijelaskan oleh variabel bebas lainnya.Jika nilai
tolerance
lebih dari 10% dan nilai VIFkurang dari 10 maka dapat diambil kesimpulantidak terjadi multikolinieritas. Hasil ujimultikolinieritas dapat dilihat pada tabel berikut :
 ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI .…( 
 Aris Sunindyo & Ganesthi Swastika Rini
)
43

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->