Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Konseling Psikologi Individual Alfred Adler

Konseling Psikologi Individual Alfred Adler

Ratings: (0)|Views: 585 |Likes:
Published by Eddy Sutarjo

More info:

Published by: Eddy Sutarjo on Apr 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
Latar Belakang
Alfred Adler dilahirkan di Wina pada tanggal 7 Februari 1870 sebagai anak ketiga. Ayahnya adalah seorang pengusaha. Sewaktu kecil Adler merupakan anak yang sakit-sakitan. Ketika berusia 5 tahun dia nyaris tewas akibat
 pneumonia
.Pengalaman tidak menyenangkan berkaitan dengan kesehatan inilah yangkemudian mendorong dirinya untuk menjadi dokter. Adler lulus sebagai dokterdari Universitas Wina tahun 1895. Adler memulai karirnya sebagai seorangoptalmologis, tetapi kemudian dirinya beralih pada praktik umum di daerah kelasbawah di Wina, sebuah tempat percampuran tempat bermain dan sirkus sehinggabanyak pasien-nya yang pekerjaannya sebagai pemain sirkus. Kekuatan dankelemahan para pemain sirkus inilah yang mengilhami dia mengembangkan koseptentang inferioritas dan kompensasi.Adler berpendapat bahwa manusia pertama-tama dimotivasikan olehdorongan-dorongan sosial. Menurut Adler manusia pada dasarnya adalah mahluk sosial. mereka menghubungkan dirinya dengan orang lain, ikut dalam kegiatan-kegiatan kerja sama sosial, menempatkan kesejahteraan sosial diatas kepentingandiri sendiri dan mengembangkan gaya hidup yang mengutamakan orientasi sosialDalam teori ini Adler mempunyai tujuan dari psikologi individual yang Adlerkemukakan dan juga model
 – 
model teori dalam konseling dalam teori psikologiindividual.
 
2
1.2
 
Rumusan Masalah
Dari Latar belakang di atas, adapun rumusan masalah yang dapat kami rumuskanadalah sebagai berikut :1.2.1
 
bagaimana teori psikologi individual dari Alfrd Adler?1.2.2
 
Apa tujuan teori psikologi individual dari Alfrd Adler?1.2.3
 
Bagaimana model
 – 
model teori psikologi individual dari Alfrd Adler?
1.3
 
Tujuan Penulisan
Adapun tujuan yang kami harapkan antara lain :1.3.1
 
untuk dapat memahami dan mengetahui teori psikologi individual dariAlfrd Adler.1.3.2
 
untuk dapat memahami dan mengetahui tujuan teori psikologi individualdari Alfrd Adler.1.3.3
 
untuk dapat memahami dan mengetahui model
 – 
model teori psikologiindividual dari Alfrd Adler.
1.4
 
Manfaat penulisan
Agar pembaca ataupun calon konselor nantinya mengetahui dan memahamitentang teori psikologi individual dari Alfred Adler ini.
 
3
BAB IIPEMBAHASAN2.1 Psikologi Individual Alfred Adler
Menurut Adler manusia itu dilahirkan dalam keadaan tubuh yang lemah.Kondisi ketidak berdayaan ini menimbulkan perasaan inferior (merasa lemah atautidak mampu) dan ketergantungan kepada orang lain. Manusia, menurut Adler,merupakan makhluk yang saling tergantung secara sosial. Perasaan bersatudengan orang lain ada sejak manusia dilahirkan dan menjadi syarat utamakesehatan jiwanya. Berdasarkan paradigma tersebut kemudian Adlermengembangkan teorinya yang secara ringkas disajikan pada uraian berikut ini:
1. Individualitas sebagai pokok persoalan
Adler memilih nama
 Individual psychology
dengan harapan dapatmenekankan keyakinannya bahwa setiap orang itu unik dan tidak dapat dipecah(Alwisol, 2005: 90). Psikologi individual menekankan kesatuan kepribadian.Menurut Adler setiap orang adalah suatu konfigurasi motif-motif, sifat-sifat, sertanilai-nilai yang khas, dan setiap perilakunya menunjukkan corak khas gayakehidupannya yang bersifat individual, yang diarahkan pada tujuan tertentu.
2. Kesadaran dan Ketidak Sadaran
Adler memandang unitas (kesatuan) kepribadian juga terjadi antara kesadarandan ketidak sadaran (Alwisol, 2005 : 92). Menurut Adler, tingkah laku tidak sadaradalah bagian dari tujuan final yang belum terformulasi dan belum terpahamisecara jelas. Adler menolak pandangan bahwa kesadaran dan ketidak sadaranadalah bagian yang bekerja sama dalam sistem yang unify. Pikiran sadar, menurutAdler, adalah apa saja yang dipahami dan diterima individu serta dapat membantuperjuangan mencapai keberhasilan., sedangkan apa saja yang tidak membantu haltersebut akan ditekan ke ketidak sadaran, apakah pikiran itu disadari atau tidak tujuannya satu yaitu untuk menjadi super atau mencapai keberhasilan. Jika Freudmemakai gunung es sebagai ilustrasi yang menggambarkan hubungan danperbandingan antara alam sadar dan alam tak sadar, Adler memakai ilustrasi

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->