Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
17Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Beriman Dan Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Beriman Dan Bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa

Ratings: (0)|Views: 12,634|Likes:
Published by Eddy Sutarjo

More info:

Published by: Eddy Sutarjo on Apr 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/28/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar Belakang
Indonesia merupakan Negara religius yang menjamin kebebasan setiapwarga negaranya untuk menganut agama sesuai dengan keyakinan dankepercayaannya. Sesuai dengan pernyataan yang tertuang dalam Pembukaan UUD1945 bahwa,
“ Negara Republik Indonesia berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa.” Pasal 29 Amandemen UUD
1945 menegaskan bahwa :1. Negara berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa2. Negara menjamin kemerdekaan tiap2 penduduk untuk memeluk agamanyamasing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya itu.Setiap ajaran agama selalu mengajak umatnya untuk selalu beriman danbertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Perintah Tuhan itu menyangkut semuahal atau perbuatan yang baik, yang bermanfaat, dan mensejahterakan ataumembahagiakan orang lain. Sedangkan larangan Tuhan menyangkut berbagai halatau perbuatan yang haram atau tidak baik dilakukan, yang mencelakakan, ataumerugikan orang lain, seperti : mencuri, membunuh, minuman keras, berzina,berkelahi ( tawuran ), berbohong, dan menyakiti orang lain, korupsi dan lain-lain.Orang yang beriman dan bertaqwa akan dapat menduduki derajat yang tinggidisisi Tuhan.Konselor adalah pelaksana utama yang mengkoordinasi semua kegiatanyang terkait dalam pelaksana bimbingan dan koseling di sekolah. Konselordituntut untuk bertindak secara bijaksana, ramah, bisa menghargai, danmemeriksa keadaan orang lain, serta berkepribadian baik, karena konselor itunantinya akan berhubungan dengan siswa khususnya dan juga pihak lain yang
 
2
sekiranya bermasalah. Selain itu juga seorang konselor harus memilikikepribadian yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pribadikonselor yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa selengkapnyaakan dijelaskan pada bab pembahasan.
1.2 Rumusan Masalah
1. Bagaimana indikator orang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YangMaha Esa?2. Bagaimana perilaku konselor yang dilandasi oleh nilai-nilai keagamaandalam memberikan layanan bantuan?
1.3 Tujuan Penulisan
1. Agar dapat mengetahui dan memahami indikator orang beriman danbertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.2. Agar dapat mengetahui dan memahami perilaku konselor yang dilandasioleh nilai-nilai keagamaan dalam memberikan layanan.
1.4 Manfaat Penulisan
Manfaat yang dapat diperoleh dari penulisan makalah ini adalah kitanantinya akan dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, danmampu menjauhkan diri dari segala larangan-laranganNya.
 
3
BAB IIPEMBAHASAN2.1 Indikator orang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa1.
 
Pengertian Iman menurut ajaran agama islam
Kebanyakan orang menyatakan bahwa iman berasal dari kata kerja
amina-
 yu’manu
-
amanan”
yang berarti percaya. Oleh karena itu imanyang berarti percaya menunjuk sikap batin yang terletak dalam hati.
2.
 
Wujud Iman
Akidah islam dalam AL-
Our’an disebut iman. Iman bukan hanya berarti
percaya, melainkan keyakinan yang mendorong seseorang muslim untuk berbuat. Karena itu iman bukan hanya dipercayai atau diucapkan,melainkan menyatu secara utuh dalam diri seseorang yang dibuktikandalam perbuatannya.
3.
 
Proses terbentuknya iman
Benih iman yang dibawa sejak dalam kandungan memerlukanpemupukan yang berkinambungan. Benih yang unggul apabila tidak disertai pemeliharaan yang intensif, besar kemungkinan menjadi punah.Demikian juga benih iman. Berbagai pengaruh terhadap seseorang, baik datang dari lingkungan keluarga, masyarakat, pendidikan, maupunlingkungan benda-benda mati seperti cuaca, tanah, air. Dan lingkunganflora dan fauna. Pada dasarnya proses pembentukan iman diawali denganproses perkenalan, kemudian meningkat menjadi senang/benci.Disamping proses pengenalan, proses pembiasaan juga perludiperhatikan, karena tanpa pembiasaan, seseorang bisa saja semula benciberubah menjadi senang. Seseorang harus di biasakan untuk menaatiperintahnya, dan menjauhi larangannya.
4.
 
Tanda-tanda Orang Beriman
Al-
Qur’an menjelaskan tanda
-tanda orang yang beriman sebagai berikut:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->