Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
54Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Laporan Praktikum Fisiologi Tumbuhan Dormansi

Laporan Praktikum Fisiologi Tumbuhan Dormansi

Ratings: (0)|Views: 5,226|Likes:
Published by Rizky Yanuarista

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Rizky Yanuarista on Apr 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2013

pdf

text

original

 
LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI TUMBUHANDORMANSIRIZKY YANUARISTA (1509100027)KELOMPOK 7JURUSAN BIOLOGIFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMINSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA2011
 Abstrak 
Dormansi adalah peristiwa dimana benih atau biji mengalami masa istirahat (dorman).Praktikum dormansi bertujuan untuk mematahkan dormansi biji berkulit keras dengan perlakuan fisik dan kimia. Praktikum menggunakan biji sirsak (Annona muricata) sebanyak 25 biji dan dibagi menjadi 5kelompok, masing-masing 5 biji. Kelompok 1, 5 biji nangka dihilangkan kulit bijinya dengan diamplas,untuk kelompok 2, 3 dan 4 masing-masing biji nangka direndam dalam H
2
SO
4
selama 5 menit (kelompok 2), 10 menit (kelompok 3 ) dan 15 menit (kelompok 4) dan kelompok 5, biji nangka direndam dalamakuadest selama 15 menit. Biji nangka ditanam dalam media tanam berupa tanah dan pasir dengan perbandingan 1:1. Kemudian pertumbuhan biji diamati perkecambahannya serta diukur panjangradikula selama 14 hari. Hasil praktikum menunjukkan bahwa biji sirsak yang ditanam tidak mengalami  perkecambahan.Kata kunci : Dormansi, biji, Annona muricata.
 Abstract 
Dormancy is the case that the seed or seed experienced a period of rest (inactive). Practicumaims to break the latency, the latency of seeds, hard skin with physical and chemical treatment. The useof soursop seeds (Annona muricata) by up to 25 grains and is divided into five groups, each with 5 seeds.Group 1, 5 seed of soursop seeds removes the skin with sand, for grous 2, 3 and 4, each seeds soaked inH2SO4 (Group 2), 5 minutes to 10 minutes (Group 3) and 15 minutes (Group 4) and group 5, the soursopseeds soaked akuadest for 15 minutes. Soursop seed planted in soil growing media and sand with a ratioof 1:1. Then the observed germination and seedling growth radicle length was measured for 14 days.Practicum results showed that the soursop seed germination have not planted.Keywords : Dormancy, seed, Annona muricata.
 
PENDAHULUAN
Kemampuan benih untuk menundaperkecambahan sampai waktu dan tempat yangtepat adalah mekanisme pertahanan hidupyang penting dalam tanaman. Dormansi benihditurunkan secara genetik, dan merupakan caratanaman agar dapat bertahan hidup danberadaptasi dengan lingkungannya. Intensitasdormansi dipengaruhi oleh lingkungan selamaperkembangan benih. Lamanya (persistensi)dormansi dan mekanisme dormansi berbedaantar spesies, dan antar varietas. Dormansipada spesies tertentu mengakibatkan benihtidak berkecambah di dalam tanah selamabeberapa tahun. Hal ini menjelaskankeberadaan tanaman yang tidak diinginkan(gulma) di lahan pertanian yang ditanami secararutin (Cahyono, 2001).Dormansi didefinisikan sebagai status dimana benih tidak berkecambah walaupun padakondisi lingkungan yang ideal untukperkecambahan. Beberapa mekanismedormansi terjadi pada benih baik fisik maupunfisiologi, termasuk dormansi primer dansekunder (Cahyono, 2001).
DORMANSI PADA RUMPUT
Dalam produksi benih, kesiapan untukberkecambah benih untuk perbanyakan sangatdiperlukan. Dormansi biji adalah fenomenaalam untuk kelangsungan hidup di ekosistemrumput yang terganggu. Tidak seperti padangrumput alami, sistem modern sering ditanamsebagai bagian dari sistem rotasi tanam.Dormansi benih pada rumput hijau mencegahsuksesi pembentukan padang rumput baru.Dormansi dalam satu campuran spesies rumputdi padang rumput dapat menyebabkanpenghapusan spesies selama tahappembentukan. Oleh karena itu diperlukan untukmeningkatkan perkecambahan benih untukmemecahkan dormansi yang baru dipanen.Benih mungkin memerlukan berbagai jenispengobatan berbeda untuk memecahkandormansi benih berkecambah benih yangmudah di musim mendatang. Benih melanggardormansi pengobatan dapat diberikan padabenih berdasarkan jenis dan lokasi dormansibenih (Shanmugavalli, -).
Biji
Biji dibentuk dengan adanyaperkembangan bakal biji. Biji masak terdiri dari3 bagian yaitu embrio, endosperm (hasilpembuahan ganda), dan kulit biji yang dibentukoleh dinding bakal biji termasuk keduaintegumennya. Embrio adalah sporofit mudayang tidak segera melanjutkanpertumbuhannya, melainkan memasuki masadorman. Saat itu biasanya embrio tahan stres.Embrio senantiasa diiringi cadangan makananbaik organik maupun anorganik yang beradadisekeliling embrio atau di dalam jaringannyasendiri. Kulit biji atau testa bersifat tahan ataukadang-kadang memiliki permukaan yangmemudahkan penyebarannya oleh angin. Bijimampu bertahan pada lingkungan yang keras.Cadangan makanan dalam biji menunjangsporofit muda yang muncul dari biji yangberkecambah sampai mampu berfotosintesis.Sebab itu, penyimpanan cadangan makananmerupakan salah satuu fungsi utama biji.Penyimpanan makanan terutama dilakukan diluar embrio, yakni dalam endosperm atauperisperm. Endosperm dibentuk oleh hasilpembelahan penyatuan inti sel jantan denganinti sel sentral. Perisperm merupakan jaringannuselus yang menyimpan cadangan makanan.Namun, dibanyak tumbuhan dikotil, kredua jenis jaringan tersebut hidup singkat saja danamkana diserap oleh embrio yang sedangberkembang sebelumbiji memasuki masaistirahat. Dalam hal itu, makanan disimpandalam tubuh embrio, yakni dalam keping bijinya(Hidayat, 1995).
 
 Gambar 1. Struktur BijiDormansi merupakan kondisi fisik danfisiologis pada biji yang mencegahperkecambahan pada waktu yang tidak tepatatau tidak sesuai. Dormansi membantu bijimempertahankan diri terhadap kondisi yangtidak sesuai seperti kondisi lingkungan yangpanas, dingin, kekeringan dan lain-lain.Sehingga dapat dikatakan bahwa dormansimerupakan mekanisme biologis untukmenjamin perkecambahan biji berlangsungpada kondisi dan waktu yang tepat untukmendukung pertumbuhan yang tepat.Dormansi bisa diakibatkan karenaketidakmampuan sumbu embrio untukmengatasi hambatan (Suyitno, 2007).Dormansi benih berhubungan denganusaha benih untuk menundaperkecambahannya, hingga waktu dan kondisilingkungan memungkinkan untukmelangsungkan proses tersebut. Dormansidapat terjadi pada kulit biji maupun padaembryo. Biji yang telah masak dan siap untukberkecambah membutuhkan kondisi klimatikdan tempat tumbuh yang sesuai untuk dapatmematahkan dormansi dan memulai prosesperkecambahannya. Pretreatment skarifikasidigunakan untuk mematahkan dormansi kulitbiji, sedangkan stratifikasi digunakan untukmengatasi dormansi embryo (Salisbury, 1985).Faktor-faktor yang menyebabkandormansi pada biji dapat dikelompokkan dalam:(a) faktor lingkungan eksternal, seperti cahaya,temperatur, dan air;(b) faktor internal, seperti kulit biji, kematanganembrio, adanya inhibitor, dan rendahnya zatperangsang tumbuh;(c) faktor waktu, yaitu waktu setelahpematangan, hilangnya inhibitor, dan sintesiszat perangsang tumbuh.(Salisbury, 1985).Dormansi pada biji dapat dipatahkandengan perlakuan mekanis, cahaya,temperatur, dan bahan kimia. Prosesperkecambahan dalam biji dapat dibedakanmenjadi dua macam, yaitu prosesperkecambahan fisiologis dan prosesperkecambahan morfologis. Sedangkandormansi yang terjadi pada tunas-tunas lateralmerupakan pengaruh korelatif dimana ujungbatang akan mempengaruhi pertumbuhan danperkembangan bagian tumbuhan lainnya yangdikenal dengan dominansi apikal. Derajatdominansi apikal ditentukan oleh umurfisiologis tumbuhan tersebut (Dwidjosepoetro,1983).Fase-fase yang terjadi dalam dormansibiji menurut Abidin (1987) adalah :1.
 
Fase induksi ditandai dengan terjadinyapenurunan jumlah hormon2.
 
Fase tertundanya metabolisme3.
 
Fase bertahanya embrio untuk berkecambahkarena faktor lingkungan yang tidakmenguntungkan4.
 
Perkecambahan, ditandai olehmeningkatnya hormon dan aktifitas enzim.Menurut Muhammad Salim Saleh(2004), pada dasarnya dormansi dapatdiperpendek dengan berbagai perlakuansebelum dikecambahkan, baik secara fisik, kimiadan biologi. Benih yang cepat berkecambahberarti memiliki kesempatan tumbuh axisembrio lebih panjang sehingga memungkinkanterjadi pembekakan pada bagian ujungnyasebagai tempat pertumbuhan akar dan plumulasehingga akar menjadi lebih panjang.

Activity (54)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dede Demon liked this
Agung Rahmanda liked this
Ririn Airani liked this
Lailatul Husna liked this
Dek Pipin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->