Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kewajiban Suami, Istri Dan Anak

Kewajiban Suami, Istri Dan Anak

Ratings: (0)|Views: 337 |Likes:
Published by Eddy Sutarjo

More info:

Published by: Eddy Sutarjo on Apr 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
Latar Belakang
Untuk membina keluarga yang bahagia maka semua anggota keluarga harusmenunaikan hak dan kewajiban. Hak harus di terima sedang kewajiban harusditunaikan. Jika ada seorang anggota keluarga tidak menunaikan tugasnya atau tidak menempati fungsinya, maka keselamatan keluarga akan terancam. Terbentuknyakeluarga ialah karena adanya perkawinan antara dua individu yang berlainan jenis.Jadi keluarga yang baru saja dibentuk berarti keluarga tersebut hanya terdiri suamidan isteri, yang selanjutnya akan disusul oleh anggota yang lain misalnya anak danlain sebagainya.Seseorang yang belum berkeluarga mempunyai kedudukan dan fungsinyasebagai anak dari orang tuanya, mempunyai hak dan kewajiban sebagai anak 
 
DiIndonesia pernikahan merupakan suatu ikatan yang perlu dipertahankan seumurhidup. Kondisi ini mendorong suami dan isteri untuk terus menerus menyesuaikandiri dengan partnernya. Keluarga hidup dalam masyarakat. Setiap anggotanyamempunyai pola interaksinya sendiri-sendiri; selain dengan anggota-anggotakeluarganya juga, dengan orang-orang lain yang berada dalam bidang-bidangkegiatannya yaitu bidang kegiatan pekerjaan, pendidikan dan bidang kegiatan lain(kegiatan social, kegiatan perkumpulan, olah raga dsb).
 
Penggunaan tenaga dan waktu suami yang terbagi dalam barbagai bidangkegiatan perlu diserasikan dengan penggunaan tenaga dan waktu isteri untuk berbagaimacam bidang kegiatan.
 
Suami hendaknya memberikan tenaga dan waktu yangcukup untuk bidang kegiatan keluarga, terutama yang berhubungan denganpengasuhan dan pendidikan anak. Ia harus ikut secara aktif membina dan mendidik anak. Sebagai anggota keluarga, yang dianggap sebagai kepala keluarga, suami haruspula menjalankan perannya sebagai ayah dengan penuh tanggung jawab.
 
 
2
1.2
 
Rumusan Masalah
Dari latar belakang di atas rumusan masalah yang dapat kami rumuskan adalahsebagai berikut :1.2.1
 
Bagaimana kewajiban Suami dan Istri?1.2.2
 
Bagaimana kewajiban Suami kepada Istri?1.2.3
 
Bagaimana kewajiban Istri kepada Suami?1.2.4
 
Bagaimana kewajiban Anak?
1.3
 
Tujuan
Tujuan dari penulisan ini adalah sebagai berikut :1.3.1
 
Untuk dapat mengetahui dan memahami tentang kewajiban Suami dan Istri1.3.2
 
Untuk dapat mengetahui dan memahami kewajiban Suami kepada Istri1.3.3
 
Untuk dapat mengetahui dan memahami Istri kepada Suami1.3.4
 
Untuk dapat mengetahui dan memahami kewajiban Anak 
1.4
 
Manfaat
Manfaat dari penulisan ini adalah bagi mahasiswa Bk agar bisa memahami tentangkewajiban suami dan istri begitu juga kewajiban seorang anak. Bagi pembaca mudah-mudahan bermanfaat dan dapat mengetahui kewajiban suami dan istri begitu jugakewajiban seorang anak.
 
3
BAB IIPEMBAHASAN2.1 Kewajiban Suami dan Istri
Untuk membina keluarga yang bahagia maka semua anggota keluarga harusmenunaikan hak dan kewajiban. Hak harus di terima sedang kewajiban harusditunaikan. Jika ada seorang anggota keluarga tidak menunaikan tugasnya atau tidak menempati fungsinya, maka keselamatan keluarga akan terancam.Terbentuknya keluarga ialah karena adanya perkawinan antara dua individuyang berlainan jenis. Jadi keluarga yang baru saja dibentuk berarti keluarga tersebuthanya terdiri suami dan isteri, yang selanjutnya akan disusul oleh anggota yang lainmisalnya anak dan lain sebagainya.Seseorang yang belum berkeluarga mempunyai kedudukan dan fungsinya sebagaianak dari orang tuanya, mempunyai hak dan kewajiban sebagai anak. Namun setelahmereka berkeluarga sendiri maka mereka menpunyai hak dan kewajiban yang baruyaitu hak dan kewajiban sebagai suami isteri seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Perkawinan No. : 1/1974 pasal 30 yang berbunyi :
Suami isteri memikul kewajiban yang luhur untuk menegakkan rumahtangga yang menjadi sendi dasar dari susunan masyarakat.
Pasal 31 berbunyi :(1)
 
Hak dan kedudukan isteri adalah seimbang dengan hak dan kedudukan suamidalam kehidupan rumah tangga dan pergaulan hidup bersama dalam masyarakat.(2)
 
Masing-masing pihak berhak untuk melakukan perbuatan hokum.(3)
 
Suami adalah kepala rumah tangga.

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Arif D Prasetyo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->