Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Contoh Kasus Dalam Sosiologi Pendidikan

Contoh Kasus Dalam Sosiologi Pendidikan

Ratings: (0)|Views: 3,341 |Likes:
Published by Muhammad Rusdy

More info:

Published by: Muhammad Rusdy on Apr 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2013

pdf

text

original

 
 
Judul : Kekerasan Dalam Dunia Pendidikan - Analisis Sosiologi PendidikanMata Kuliah : Sosiologi PendidikanSebuah Studi KasusBAB IPENDAHULUANA. LATAR BELAKANGTindak kekerasan tak pernah diinginkan oleh siapapun, apalagi di lembaga pendidikan yangsepatutnya menyelesaikan masalah secara edukatif. Namun tak bisa ditampik, di lembagaini ternyata masih sering terjadi tindak kekerasan. Akhir 1997, di salah satu SDN Pati,seorang ibu guru kelas IV menghukum murid-murid yang tidak mengerjakan PR denganmenusukkan paku yang dipanaskan ke tangan siswa. Di Surabaya, seorang guru oleh ragamenghukum lari seorang siswa yang terlambat datang beberapa kali putaran. Tapi karenafisiknya lemah, pelajar tersebut tewas. Dalam periode yang yang tidak berselang lama,seorang guru SD Lubuk Gaung, Bengkalis, Riau, menghukum muridnya dengan lari kelilinglapangan dalam kondisi telanjang bulat. Bulan Maret 2002 yang lalu, terjadi pula seorangpembina pramuka bertindak asusila terhadap siswinya saat acara camping. Selain tersebutdi atas, banyak lagi kasus kekerasan pendidikan masih melembari wajah pendidikan kita.Dalam melihat fenomena ini, beberapa analisa bisa diajukan: pertama, kekerasan dalampendidikan muncul akibat adanya pelanggaran yang disertai dengan hukuman, terutamafisik. Jadi, ada pihak yang melanggar dan pihak yang memberi sanksi. Bila sanksi melebihibatas atau tidak sesuai dengan kondisi pelanggaran, maka terjadilah apa yang disebutdengan tindak kekerasan. Tawuran antarpelajar atau mahasiswa merupakan contohkekerasan ini. Selain itu, kekerasan dalam pendidikan tidak selamanya fisik, melainkan bisaberbentuk pelanggaran atas kode etik dan tata tertib sekolah. Misalnya, siswa mbolossekolah dan pergi jalan-jalan ke tempat hiburan.
 
Kedua, kekerasan dalam pendidikan bisa diakibatkan oleh buruknya sistem dan kebijakanpendidikan yang berlaku. Muatan kurikukum yang hanya mengandalkan kemampuan aspekkognitif dan mengabaikan pendidikan afektif menyebabkan berkurangnya proseshumanisasi dalam pendidikan. Ketiga, kekerasan dalam pendidikan dipengaruhi olehlingkungan masyarakat dan tayangan media massa yang memang belakangan ini kianvulgar dalam menampilkan aksi-aksi kekerasan. Keempat, kekerasan bisa merupakanrefleksi dari perkembangan kehidupan masyarakat yang mengalami pergeseran cepat,sehingga meniscayakan timbulnya sikap instant solution maupun jalan pintas. Dan, kelima,kekerasan dipengaruhi oleh latar belakang sosial-ekonomi pelaku.Kasus perilaku kekerasan dalam pendidikan juga bervariasi: pertama, kategori ringan,langsung selesai di tempat dan tidak menimbulkan kekerasan susulan atau aksi balasdendam oleh si korban. Untuk kekerasan dalam klasifikasi ini perlu dilihat terlebih dahulu,apakah kasusnya selesai secara intern di sekolah dan tidak diekspos oleh media massaataukah tidak selesai dan diekspos oleh media massa. Kedua, kategori sedang namuntetap diselesaikan oleh pihak sekolah dengan bantuan aparat, dan ketiga, kategori beratyang terjadi di luar sekolah dan mengarah pada tindak kriminal serta ditangani oleh aparatkepolisian atau pengadilan. Umumnya kasus perilaku kekerasan kategori ringan dansedang ini terjadi di lingkup sekolah, masih berada dalam jam sekolah/ kuliah danmembawa atribut sekolah. Lingkup inilah yang akan menjadi sosotan dalam penelitian ini.Studi Kasus dengan menggunakan metode deskriptif-analitis ini bertujuan membuat tipologiperilaku kekerasan dalam pendidikan di Indonesia, terutama pasca reformasi sembarimencari kondisi apa saja yang melatarbelakangi munculnya kekerasan dalam pendidikantersebut. Sebagai tanggung jawab moral, penelitian ini juga mengusulkan kebijakan publikguna membenahi pendidikan kondisi pendidikan yang lebih humanis, sehingga mampumencegah berlanjutnya kekerasan dalam pendidikan tersebut.B. RUMUSAN MASALAHSelanjutnya Makalah ini akan dibahas dalam pokok pembahasan, yang menjadi rumusanmasalah dalam Studi Kasus ini yaitu :1. Bagaimana fenomena Kekerasan Dalam Dunia Pendidikan di tinjau dalam SosiologiPendidikan ?2. Apa saja faktor penyebab Kekerasan Dalam Dunia Pendidikan ditinjau dari Sosiologi
 
Pendidikan ?C. TUJUANTujuan penyusunan Studi Kasus ini adalah antara lain untuk mengetahui fenomenamengenai adanya tindakan kekerasan dalam dunia pendidikan. Mengetahui faktor-faktorpenyebab kekerasan dalam pendidikan, dan mencari solusi penyelesaiannya dalamtinjauan sosiologi pendidikan. Agar hal ini tidak terus menjadi ranjau dalam duniapendidikan, yang terus mencoreng citra baik dunia pendidikan Indonesia selama ini.BAB IIPEMBAHASANA. SELAYANG PANDANGAkhir-akhir ini, ibu pertiwi kembali menangisi kelakukan tak pantas dari putra-putrinya.Belum selesai penanganan bencana alam di berbagai wilayah Indonesia, juga belum tuntaspermasalahan lumpur Lapindo di Porong, Sidoarjo, sekarang, giliran dunia pendidikan yangdilibas bencana. Jika tahun 1966, kaum muda bersatu padu menumbangkan kekuasaanOrde Lama, begitu juga dengan tahun 1998 ketika meruntuhkan keangkuhan Orde Baru,maka dalam era reformasi, segelintir kaum muda malah mencoreng wajah dunia pendidikanIndonesia.Dimulai dengan berita-berita yang menyiarkan pelecehan oleh guru terhadap sejumlahmuridnya, kemudian dilanjutkan dengan tawuran dan konflik fisik yang melibatkanmahasiswa di beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Kini, giliran mahasiswa APDNberebut merampas nyawa orang lain. Tidak puas dengan menganiaya juniornya hinggatewas, mereka malah lebih berani lagi melakukan penganiayaan di luar kampus. Akibatnyaseorang pemuda harus meregang nyawa. Ironis memang, karena kasus-kasus itu justrudilakukan oleh mereka yang dipersiapkan untuk menjadi pemimpin negeri ini dandilatarbelakangi oleh alasan yang sepele. Lantas, dari sejumlah kasus tersebut, timbulpertanyaan ada apa dengan dunia pendidikan Indonesia ?

Activity (29)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Michael Mandang added this note
Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi.
Rezky Aditya liked this
Nia Hidayanti liked this
Rena Marinta liked this
Adz Adzan liked this
Ali Mahmudi liked this
melvavoltera liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->