Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
103Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hukum Dan Politik Dalam Sistem Hukum Indonesia_Sudirman_Published

Hukum Dan Politik Dalam Sistem Hukum Indonesia_Sudirman_Published

Ratings:

4.84

(32)
|Views: 8,832 |Likes:
hukum di Indonesia berkaitan erat dengan politik, karena politik merupakan kekuasaan yang melegitimasi hukum tersebut
hukum di Indonesia berkaitan erat dengan politik, karena politik merupakan kekuasaan yang melegitimasi hukum tersebut

More info:

Published by: Sudirman Simamora, SH on Dec 12, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2014

pdf

text

original

 
HUKUM DAN POLITIK DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA
Oleh :
 Sudirman Simamora (087005059)Sekolah Pasca SarjanaUniversitas Sumatera UtaraMedan2008
BAB IPENDAHULUAN
Law is a command of the Lawgiver 
(hukum adalah perintah daripenguasa), dalam arti perintah dari mereka yang memiliki kekuasaan tertinggiatau yang memegang kedaulatan. Demikian John Austin, seperti dikutip olehProf Lili Rasyidi.
1
Perdebatan mengenai hubungan hukum dan politik memilikiakar sejarah panjang dalam ilmu hukum. Bagi kalangan penganut aliranpositivisme hukum seperti John Austin, hukum adalah tidak lain dari produkpolitik atau kekuasaan. Pada sisi lain, pandangan berbeda datang dari kalanganaliran sejarah dalam ilmu hukum, yang melihat hukum tidak dari dogmatikahukum dan undang-undang semata, akan tetapi dari kenyataan-kenyataan sosialyang ada dalam masyarakat dan berpandangan bahwa hukum itu tergantungpada penerimaan umum dalam masyarakat dan setiap kelompok menciptakanhukum yang hidup.
2
1
Lili Rasyidi & Ira Rasyidi.
Pengantar Filsafat dan Teori Hukum.
Cet. : VIII. PT. Citra AdtyaBakti. Bandung. 2001.
2
Bismar Nasution.
Catatan Perkuliahan Mata Kuliah Politik Hukum.
Sekolah PascaSarjana Universitas Sumatera Utara. Medan. 2008
1
 
Memperhatikan perkembangan sistem hukum Indonesia, kita akan melihatadanya ciri-ciri yang spesifik dan menarik untuk dikaji. Sebelum pengaruh hukumdari penjajahan Belanda di Indonesia berlaku hukum adat dan hukum Islam yangberbeda-beda dari berbagai masyarakat adat di Indonesia dari setiap kerajaandan etnik yang berbeda. Setelah masuk penjajah Belanda membawa hukumnyasendiri yang sebagian besarnya merupakan konkordansi dengan hukum yangberlaku di Belanda yaitu hukum tertulis dan perundang-undangan yang bercorakpositivistis. Walaupun demikian Belanda menganut politik hukum adat(
adatrechtpolitiek 
)
,
yaitu membiarkan hukum adat itu berlaku bagi golonganmasyarakat Indonesia asli dan hukum Eropa berlaku bagi kalangan golonganEropa yang bertempat tinggal di Indonesia (Hindia Belanda). Dengan demikianpada masa Hindia Belanda berlaku pluralisme hukum. Perkembangan hukum diIndonesia menunjukkan kuatnya pengaruh hukum kolonial dan meninggalkanhukum adat.
3
Karena itu, dalam melihat persoalan hukum di Indonesia harus dipandangdari kenyataan sejarah dan perkembangan hukum Indonesia itu. Pada saatsekarang ini terdapat perbedaan cara pandang terhadap hukum diantarakelompok masyarakat Indonesia. Berbagai ketidakpuasan atas penegakkanhukum dan penanganan berbagai persoalan hukum bersumber dari carapandang yang tidak sama tentang apa yang dimaksud hukum dan apa yangmenjadi sumber hukum. Tulisan ini akan mengkaji permasalahan ini dari sudutpandang teori positivis yang berkembang dalam ilmu hukum dengan harapan
3
Daniel S. Lev.
Hukum Dan Politik di Indonesia, Kesinambungan dan Perubahan.
Cet : I.LP3S. Jakarta. 1990.
2
 
akan mendapatkan gambaran tentang akar persoalan pembangunan sistemhukum Indonesia pada masa mendatang.
BAB II
PANDANGAN ALIRAN POSITIVIS TENTANG HUKUMAliran positivisme hukum berasal dari ajaran sosiologis yangdikembangkan oleh filosof Perancis; August Comte (1798-1857) yangberpendapat bahwa terdapat kepastian adanya hukum-hukum perkembanganmengatur roh manusia dan segala gejala hidup bersama dan itulah secaramutlak. August Comte hanya mengakui hukum yang dibuat oleh negara.
4
Untukmemahami positivisme hukum tidak dapat diabaikan metodelogi positivis dalamsains yang mengahruskan dilakukannya validasi dengan metode yang terbukaatas setiap kalin atau proposisi yang diajukan. Karena itu bukti empirik adalahsyarat universal untuk diterimanya kebenaran dan tidak berdasarkan otoritastradisi atau suatu kitab suci. Menurut Fletcher 
5
Positivisme hukum mempunyaipandangan yang sama tentang diterimanya validasi. Seperti halnya positivismesains yang tidak dapat menerima pemikiran dari suatu proposisi yang tidak dapatdiverifikasi atau yang tidak dapat
difalsifikasi 
, tetapi karena hukum itu ada karenatermuat dalam perundang-undangan apakah dipercaya atau tidak. Hukum harus
4
Achmad Ali.
Menguak Tabir Hukum, Suatu Kajian Filosofis dan Sosiologis.
Cet. : II.Penerbit Gunung Agung. Jakarta. 2002.
5
Fletcher, George P,
Basic Concepts of Legal Thougt.
Oxford University Press. New York.1996.
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->