Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
[PPD, 1] DEFINISI PERKEMBANGAN DARI BERBAGAI KONSEPSI

[PPD, 1] DEFINISI PERKEMBANGAN DARI BERBAGAI KONSEPSI

Ratings: (0)|Views: 1,208|Likes:
Published by Pg Asnawa Dikta

More info:

Categories:Types, Reviews, Book
Published by: Pg Asnawa Dikta on Apr 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/12/2014

pdf

text

original

 
Oleh: Citra, Yuda, dan Cintya Dewi
1
BAB IPENDAHULUAN1.1
 
Latar Belakang
Perkembangan anak sebagai disiplin ilmu dimulai sejak sebelum Masehi.Dasar-dasar ilmu jiwa yang menyangkut anak pada masa itu menyatakan bahwa
“anak adalah manusia dewasa dalam ukuran kecil”.
Pada kebudayaan Yunanibeberapa pakar antara lain Sokrates (469-399) mecandra bahwa pendidikansebagai upaya untuk mengembangkan daya pikir anak menuju kesempurnaankesusilaan. Pada kebudayaan Romawi dalam tahun sebelum Masehi pendidikanakan ditekankan pada keterampilan untuk menjadikan bangsa menjadi kuat danmenang dalam perang. Pada awal Masehi orientasi pendidikan anak lebihmenekankan pada keseimbangan pendidikan kesusilaan, jasmani, dan pikiran.Selanjutnya pada jaman pertengahan muncul beberapa konsep pendidikan anak,misalnya konsep biara, konsep istana, dan konsep skolastik (Endang, 2002: 52).Namun, di abad pertengahan hukum biasanya tidak membedakan antarakejahatan anak dan dewasa, dan anak-anak diperlakukan sebagaimana orangdewasa. Sekarang kita memandang anak secara berbeda tidak seperti di abadpertengahan. Kita memandang masa kanak-kanak sebagai masa yang unik danpenuh warna serta merupakan landasan penting untuk masa dewasa nanti.Mengapa kita harus mempelajari perkembangan anak? Sebagai seorang gurunantinya kita mempunyai tanggung jawab untuk mendidik anak-anak di sekolah.Semakin banyak kita mempelajari perkembangan anak, maka semakin banyak pemahaman kita mengenai cara yang tepat untuk mengajari mereka. Masa kanak-kanak adalah fase penting dalam kehidupan manusia.Setiap anak sebagian berkembang sebagaimana anak-anak lainnya ,dansebagaian berkembang dengan cara yang berbeda dengan anak yang lain. Kitasering memerhatikan keunikan anak-anak kita. Tetapi, para psikolog yangmempelajari perkembangan sering kali lebih tertarik pada karakteristik yangumumnya dimilki anak-anak demikian pula guru yang harus mengelola dan
 
Oleh: Citra, Yuda, dan Cintya Dewi
2
mendidik sekelompok anak yang berumur setara. Sebagaimana manusia, setiaporang menempuh jalan kehidupan yang sama (Leonardo da Vinci, Joan of Arc,Martin Luther King Jr., Madonna, dan Anda sendiri pernah melalui usia anak,bermain-main, menambah kosakata, disaat belajar di sekolahdasar, dan menjadilebih bebas saat menjelang remaja. Apa yang dimaksudkan oleh para psikologketika mereka berb
icara tentang “perkembangan”
seseorang? Sering kitamendengar istilah bahwa perkembangan dan pertumbuhan diartikan sama. Tetapiapakah pemikiran tersebut benar. Perkembangan merupakan pola perubahanbiologis, kognitif, dan sosioemosional yang dimulai sejak lahir dan terus berlanjutdisepanjang hayat.Kebanyakan perkembangan adalah pertumbuhan, meskipun ia mengalamipenurunan (kematian). Pendidikan harus sesuai dengan perkembangan. Artinya,pengajaran untuk anak-anak harus dilakukan pada tingkat yang tidak terlalu sulitdan terlalu menegangkan atau terlalu mudah dan menjemukan. Dalammempelajari perkembangan, ingatlah bahwa perubahan perkembangan yang kamideskripsikan dapat membantu Anda dalam memahami seperti apakah level yangoptimal untuk pengajaran dan pembelajaran Anda. Sejalan dengan perkembangantersebut dalam bimbingan pendapat pada jaman masing-masing, sejak paruhkedua abad 19 muncul berbagai konsepsi aliran mengenai teori perkembangan,diantaranya konsepsi menurut aliran Asosiasi, aliran psikologi Gestal, dankonsepsi aliran Sosiologis. Oleh sebab itu, secara berturut-turut penulis akanmenyampaikan secara ringkas mengenai definisi perkembangan menurut konsepsiketiga aliran tersebut.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang penulis buat di atas, maka ada beberaparumusan masalah yang penulis paparkan sebagai berikut.1.
 
Apakah definisi perkembangan secara umum?2.
 
Apakah definisi perkembangan menurut konsepsi aliran Asosiasi?3.
 
Apakah definisi perkembangan menurut konsepsi aliran psikologi Gestal?
 
Oleh: Citra, Yuda, dan Cintya Dewi
3
4.
 
Apakah definisi perkembangan menurut konsepsi aliran Sosiologis?
1.3 Tujuan Pembelajaran
Adapun tujuan dari makalah yang penulis buat sesuai dengan rumusanmasalah di atas sebagai berikut.1.
 
Untuk mengetahui definisi dari perkembangan secara umum.2.
 
Untuk mengetahui definisi dari perkembangan menurut konsepsi aliranAsosiasi.3.
 
Untuk mengetahui definisi dari perkembangan menurut konsepsi aliranPsikologi Gestal.4.
 
Untuk mengetahui definisi dari perkembangan menurut konsepsi aliranSosiologis.
1.4 Manfaat Pembelajaran
1.
 
Bagi IndividuMelalui makalah ini, setiap individu dapat mengetahui definisiperkembangan secara mendalam dilihat dari tiga konsepsi aliran, yaitualiran Asosiasi, psikologi Gestal, dan Sosiologis.2.
 
Bagi MahasiswaMahasiswa dapat menjadikan makalah ini sebagai bahan ajar dalam matakuliah Perkembangan Peserta Didik terkait dengan definisi perkembanganberdasarkan konsepsi menurut tiga aliran tersebut.3.
 
Bagi MasyarakatDengan makalah ini, masyarakat dapat mengetahui definisi dariperkembangan secara mendalam serta menambah pengetahuan masyarakatterkait dengan definisi perkembangan berdasarkan konsepsi menurut tigaaliran, yaitu aliran Asosiasi, psikologi Gestal, dan Sosiologis.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Dfitri Micaela liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->