Oleh: Purna. Baeby, dan Heri
Perkembangan Identitas, Konsep Diri dan Harga Diri pada Masa Formal-Operasional
1
BAB 1PENDAHULUAN1.1
Latar Belakang
Dalam psikologi, konsep identitas pada umumnya mengacu kepada suatukesadaran akan kesatuan dan kesinambungan pribadi, serta keyakinan yangrelative stabil sepanjang rentang kehidupan, sekalipun terjadi berbagai perubahan.Bila identitas itu telah diperoleh, maka seseorang akan menyadari ciri-ciri khaskepribadiaanya, seperti kesukaan dan ketidaksukaannya, aspirasi, tujuan masadepan yang diantisipasi, perasaan bahwa ia dapat dan harus mengatur orientasihidupnya (Suma, 2006:43).Masa remaja merupakan periode perkembangan dibentuk baik olehterungkapnya biologi dan oleh norma-norma sosial dan budaya dan harapan.Menurut Erikson, masa remaja ditandai den
gan adanya „krisis‟, merekamenghadapi beberapa titik penting dalam mengembangkan „identitas‟. Menurut
Erikson remaja akhir menghadapi tugas perkembangan utama yakni pembentukanidentitas. Dalam masa pencarian identitas remaja menghadapi berbagai konflik.Konflik ini harus diatasi untuk menghindari
identity confusion
.Krisis identitas atau kebingungan peran yang paling sering ditandai olehketidakmampuan untuk memilih karir atau mengejar pendidikan lebih lanjut.Salah satu aspek kepribadian yang akan dialami seorang individu adalah konsepdiri. Konsep diri merupakan bagian terpenting dalam kehidupan individu. Konsepdiri merupakan sesuatu yang dipandang, dirasakan, dan dialami individu dalammengenal dirinya sendiri. Interaksi menimbulkan pengertian tentang kesadarandiri, identitas, dan pemahaman tentang diri.Hal ini akan membentuk penilaian individu terhadap dirinya sebagai orangyang berarti, berharga, dan menerima keadaan diri apa adanya sehingga individumempunyai perasaan harga diri. Berdasarkan uraian di atas, penulis akanmengkaji lebih lanjut tentang perkembangan identitas, empat status Erikson serta
konsep diri dan harga diri dalam makalah yang berjudul “
Perkembangan Identitas,Konsep Diri dan Harga Diri pada Masa Formal-Operasional
”.