Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
30Activity

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Skrip Sweet

Skrip Sweet

Ratings: (0)|Views: 2,548 |Likes:
Published by Widha E Luthfia

More info:

Published by: Widha E Luthfia on Apr 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/19/2013

pdf

text

original

 
ANALISIS KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN
COFFEESHOP
WARUNG KOPI SERTA IMPLIKASINYATERHADAP STRATEGI PEMASARANSKRIPSI
IVAN STENLEYH34052032
DEPARTEMEN AGRIBISNISFAKULTAS EKONOMI DAN MANAJEMENINSTITUT PERTANIAN BOGORBOGOR2009
 
ii
RINGKASAN
IVAN STENLEY. H34052032. 2009.
Analisis Kepuasan dan LoyalitasKonsumen
Coffeeshop
Warung Kopi serta Implikasinya Terhadap StrategiPemasaran.
Skripsi. Departemen Agribisnis, Fakultas Ekonomi dan Manajemen,Institut Pertanian Bogor (di bawah bimbingan Rahmat Yanuar 
)
 Indonesia merupakan negara agraris yang memiliki potensi besar dalam produksi komoditi yang bersumber dari kekayaan alam, termasuk sektor pertanian baik pangan maupun non pangan. Sebagai negara agraris, pertumbuhan ekonominasional Indonesia dipengaruhi oleh pertumbuhan sektor pertanian. Perkebunanmerupakan salah satu subsektor pertanian yang memegang peranan penting dalam perekonomian nasional. Salah satu komoditas potensial hasil perkebunan yang berpengaruh terhadap perekonomian Indonesia adalah kopi. Kopi menjadikomoditas yang potensial untuk dikembangkan karena terjadi peningkatankebutuhan terhadap kopi baik di dalam maupun di luar negeri. Hal ini terlihat dari jumlah konsumsi kopi yang meningkat setiap tahunnya baik di dalam maupun luar negeri.Bogor merupakan salah satu kota di Jawa Barat yang memiliki tingkatkepadatan yang cukup tinggi. Jumlah penduduk yang meningkat mengindikasikanadanya peningkatan kebutuhan akan konsumsi pangan termasuk terhadapkonsumsi kopi. Pengeluaran per kapita per bulan Kota Bogor baik pangan maupunnon pangan adalah paling besar di Jawa Barat dibandingkan dengan kota lainnyasehingga menjadi kota yang memiliki potensi pasar yang cukup baik.Meningkatnya konsumsi kopi dan perubahan gaya hidup masyarakatmengakibatkan berkembangnya industri
Coffeeshop
di Indonesia. Perkembangankedai kopi modern ini dapat terlihat di pusat-pusat perkotaan karena penduduk  perkotaan memiliki sikap konsumtif yang lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk pedesaan. Berbagai macam
coffeeshop
dapat kita temukan di berbagai pusat perbelanjaan di Kota Bogor.
Coffeeshop
Warung Kopi merupakan satu usaha yang bersaing dalamindustri
coffeeshop
. Pertumbuhan jumlah
coffeeshop
di sekitar lokasi
Coffeeshop
 Warung Kopi dan di pusat perbelanjaan lainnya mengakibatkan terjadinya peningkatan kebebasan konsumen memilih kedai yang terbaik sehingga persaingan antara
coffeeshop
akan meningkat. Selain itu,
Coffeeshop
WarungKopi mengalami penurunan penjualan beberapa bulan terakhir. Oleh karena itu, penting bagi
Coffeeshop
Warung Kopi untuk menemukan cara agar perusahaandapat mempertahankan konsumen dan bertahan dalam persaingan.Salah satu cara yang dapat dilakukan pihak 
coffeeshop
yaitu berusahamemberikan produk dan layanan yang terbaik agar dapat mempertahankankonsumen, mendapatkan konsumen baru, dan menciptakan loyalitas konsumen.Dengan demikian,
coffeeshop
diharapkan tidak mengalami penurunan konsumen.Mengetahui hal-hal yang dapat mempengaruhi kepuasan dan loyalitas konsumenmerupakan langkah yang penting untuk dilakukan.Penelitian ini dilakukan di
Coffeeshop
Warung Kopi, Mall Botani SquareBogor. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan datasekunder. Pengambilan sampel atau disebut juga responden dilakukan denganmenggunakan metode
non probability sampling
, jenisnya adalah
 Accidental
 
iii
sampling
. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan metodesurvei. Jumlah responden yang diwawancarai adalah 90 orang.Penelitian inimenggunakan analisis deskriptif,
Customer Satisfaction Index
(CSI), dan
 Importance Performance Analysis
. Penelitian ini juga menganalisis loyalitaskonsumen berdasarkan kriteria loyalitas yang terdiri dari alasan konsumen berkunjung ke
Coffeeshop
Warung Kopi karena faktor harga (
switcher buyer 
),karena faktor kebiasaan (
habitual buyer 
), karena mendapatkan kepuasan dalammengkonsumsi minuman sebelumnya (
satisfied buyer 
), karena benar-benar menyukai menu yang disediakan
(liking the brand 
), dan konsumen menyarankankepada orang lain untuk membeli di
Coffeeshop
Warung Kopi (
committed buyer 
).Analisis deskriptif digunakan untuk mengetahui karakteristik konsumenyang terdiri dari karaktersitik demografi dan karakteristik perilaku pembelian.Perhitungan
Customer Satisfaction Index
(CSI) digunakan untuk mengetahuitingkat kepuasan konsumen terhadap atribut kualitas produk 
Coffeeshop
WarungKopi.
 Importance Performance Analysis
(IPA) adalah suatu teknik yangdigunakan untuk menentukan prioritas perbaikan terhadap atribut-atribut
coffeeshop
.Karakteristik konsumen
Coffeeshop
Warung Kopi didominasi olehkonsumen yang berdomisili di Bogor, berjenis kelamin laki-laki, berusia 25-35tahun, berpendidikan sarjana, status belum menikah, berprofesi sebagai pegawaiswasta dengan pendapatan rata-rata per bulan Rp 1.000.000 – Rp 2.500.000.Karakteristik keputusan pembelian didominasi oleh konsumen yang termotivasimelakukan kunjungan ke
coffeeshop
karena ingin berkunjung ke tempat minumdan ingin memperoleh manfaat kopi sebagai minuman selingan. Sebagian besar konsumen memperoleh informasi mengenai
coffeeshop
dari papan nama
coffeeshop.
Cita rasa memiliki peran yang penting dalam pertimbangan konsumendalam membeli. Konsumen biasanya berkunjung ke
coffeeshop
pada sore hari baik di hari kerja maupun hari libur. Secara keseluruhan konsumen merasa puasterhadap produk dan pelayanan yang diberikan
Coffeehop
Warung Kopi.Berdasarkan indeks kepuasan, nilai
Costumer Satisfaction Index
(CSI)sebesar 73,28 persen berada pada rentang 0,66-0,80 yang berarti,
Coffeeshop
 Warung Kopi berada pada kriteria “puas”. Berdasarkan hasil analisis
 ImportancePerformance Analysis
(IPA) atribut yang perlu dipertahankan yaitu atribut padakuadran II (cita rasa, aroma, kehigienisan minuman dan perlengkapannya,kesigapan pramusaji, keramahan dan kesopanan pramusaji, dan kecepatan penyajian), atribut yang harus diperbaiki yaitu atribut pada kuadran I(kenyamanan tempat minum, kebersihan tempat minum, dan lokasi
Coffeeshop
 Warung Kopi), atribut yang prioritasnya rendah untuk diperbaiki yaitu atribut pada kuadran III (Perbandingan harga dengan kualitas, perbandingan hargadengan
coffeeshop
lainnya, penampilan pramusaji, papan nama
coffeeshop
, dandekorasi
coffeeshop
), dan atribut yang dinilai berlebihan tingkat kinerjanya olehkonsumen walaupun tidak dianggap penting oleh konsumen yaitu pada kuadranIV (penjelasan pramusaji dan kecepatan proses transaksi).Konsumen
Coffeeshop
Warung Kopi dapat dikatakan sudah loyal karenamayoritas konsumen (54,44 persen) telah merekomendasikan kepada orang lainuntuk membeli di
Coffeeshop
Warung Kopi. Berdasarkan hasil analisis loyalitasdapat diketahui bahwa responden yang merupakan
switcher 
yaitu sebesar 15,56 persen, responden yang merupakan
habitual buyer 
sebesar 24,44 persen,

Activity (30)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
Erwina Anandya liked this
gonosutikno liked this
Meldy Iam liked this
Nishaneshi liked this
Andhy Viepunk liked this
Heru Budianto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->