BAB 1. Apa Itu Ikhlas ?
“ Katakan , sesungguhnya sholat ku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, seru sekalian alam, tiada sekutu baginya, dan demikianlah yang di perintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkandiri (kepada Allah).”
(QS. Al-An’am : 162-163)
Ikhlas
, adalah sebuah kata yang tak asing lagi di telinga kita. Kataikhlas sering digunakan dalam berbagai aktifitas hidup kita, mulai saatbersedekah, beribadah, bekerja, berusaha, membantu orang lain,berkeluarga, dan banyak aktifitas hidup lainnya. Kata ikhlas biasanya,sering kita gunakan untuk menjelaskan tindakan-tindakan yang
tidakberoreintasi materil, tanpa pamrih dan tulus.
Tindakan yang disertai keikhlasan, sering membuat decak kagumbanyak orang, karena tindakan tersebut adalah bentuk pengorbanan diriseseorang pada orang lain, tanpa berharap pamrih dari orang dibantunya.Ternyata ikhlas bukan sembarang “kata”, makna ikhlas bagaikan sebuahmantra yang mampu memberikan keajaiban dalam kehidupan manusia.Karena manusia-manusia yang ikhlas, memiliki keistimewaan-keistimewaan tersendiri dalam hidupnya ”?”.
Kekuatan ikhlas, ternyata
dapat memberikan perubahan positif dalamkehidupan manusia
. Kekuatan positif inilah yang membuat orang ikhlas,selalu mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam hidupnya. Orangikhlas hatinya, akan selalu di lapangkan hidupnya oleh Allah, jiwanyaselalu berserah diri pada pencipta-Nya. Sehingga beban-beban dipunggungnya, akan di ringankan oleh Allah dari beban-beban ujian yangmemberatkan hidupnya, semua kesulitannya akan di mudahkan olehAllah.
Karena orang ikhlas selalu percaya, sesudah kesulitan pasti adakemudahan. Dan ia percaya, Allah akan selalu menolong hamba-hambanya yangikhlas. Apa itu ikhlas? Bagaimana penggunaannya? Apa urgensinya sikap ikhlasdalam kehidupan manusia? Kekuatan positif apa yang dimiliki oleh seorangmanusia, ketika dia bersikap ikhlas?.
Semua jawaban itu akan kita dapatkan, setelah kita memahamimakna ikhlas. Caranya yaitu dengan memahami makna ikhlas terlebihdahulu, setelah itu baru kita akan mampu mengimplementasikan dalamkehidupan sehar--hari. Dengan ikhlas, kita tak perlu lagi bergundah hati,resah-gelisah, takut pada kemiskinan, kesempatan, penyakit danketidakjelasan masa depan. Ikhlas dapat melapangkan kesempitan,mempositifkan energi-energi negatif dalam diri, menghapuskankebencian, menghilangkan dendam, dan mendobrak segala bentuk