Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Melancholy

Melancholy

Ratings: (0)|Views: 2|Likes:

More info:

Published by: Absurditas Sabda Zarathustra on Apr 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/02/2014

pdf

text

original

 
Cinta dan Ruangwaktu tiadaFalah Absurditas
Shrouded in thick melancholy, and eager for the little casualties that
 bring death: thus do they wait, and clench their teeth
1
.
Terselimuti kesedihan tebal, rindu akan bencana kecil yang membawa kematian. Olehsebab itulah mereka selalu menggeram. Aku selalu takut akan adanya mati. Rasa takut akankehilangan selalu melanda setiap ayun langkahku. Ku teringat apa yang dikatan Nietzsche,
"
Yonder is the grave-island, the silent isle; yonder also are the gravesof my youth. Thither will I carry an evergreen wreath of life
2
.
Jauh di sana terhampar pulau suram, pulau bisu : Nun jauh disana, terhampar pulahamparan abadi keremajaankku. Aku akan pergi ke sana, membawa serangkaian dedaunanhijau kehidupan. Aku terjebak pada keadaan esok hari, dimana apa yang tak berubah, apa yangberubah menjadi warna dalam satu kehidupan. Masa laluku semuanya pudar. Oleh karena itu,ruangwaktu senantiasa berusaha untuk menghapus jejak langkah impian ini.Di kemudian hari rasa yang sama, mimpi yang berbeda, dan aku yang bermain-maindengan kesia-sian mewarnai. Sempat melintas dalam benak
, “
Dimana ada kehidupan, disanalahada harapan
”. Tak ku pungkiri, harapan demi harapan silih berganti bagai barisan air di sungai
yang mengalir dari ketinggian mimpi sampai perwujudan sunyi. Nietzsche bersabda,
Resolving thus in my heart, did I sail o'er the sea.
-- Oh, ye sightsand scenes of my youth! Oh, all ye gleams of love, ye divine fleeting gleams!How could ye perish so soon for me! I think of you to- day as my dead ones
3
”.
 
Persemayaman di hatiku, lalu mengarungi samudra. Oh, Engkau pemandang dan tujuanmasa mudaku! Oh, semua ratapan cinta yang seakan agung! Mengapa kau tiada terlalu dini? Hari iniku mengenangmu sebagai yang tiada. Ruangwaktu akan senantiasa meruncing dan menjahit langitsayu di batasan malam. Sekarang bintang menjelang, malam menerangi kenangan dan harapankuyang takkan pernah abadi.Sebuah sabda Nietzsche manutup semua ini,
1
. Friedrich Wilhelm Nietzsche.
 Also Sprach Zarathustra
: The Preachers of Death : Part 1 : Aforisma 10. Teks asli,
Eingehüllt in dicke Schwermuth und begierig auf die kleinen Zufälle, welche den Tod bringen: so warten sie und beissen die Zähne auf 
einander”.
 
2
. Ibid : The Grave-Song : Part 2 : Aforisma 1. Teks asli,
``Dort ist die Gräberinsel, die schweigsame; dort sind auch die Gräber meiner Jugend. Dahin will ich einen immergrünen Kranz des Lebenstragen.'' 
3
.
Ibid : The Grave-Song : Part 2 : Aforisma 2-3. Teks asli,
 
 Also im Herzen beschliessend fuhr ich über das Meer. - Oh ihr, meiner Jugend Gesichte und Erscheinungen! Oh, ihr Blicke der Liebe alle, ihr göttlichen Augenblicke! Wie starbt i
hr mir so schnell! Ich gedenke eurer heute wie meiner Todten”.
 

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->