Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
per_16_pb_2011

per_16_pb_2011

Ratings: (0)|Views: 606 |Likes:
Published by Ahmad Abdul Haq

More info:

Published by: Ahmad Abdul Haq on Apr 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2012

pdf

text

original

 
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN
PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERBENDAHARAANNOMOR PER- 16 /PB/2011
TENTANG
PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN
USER ACCEPTANCE TEST
SISTEM PENERIMAAN NEGARA PADA BANK/POS PERSEPSI
DIREKTUR JENDERAL PERBENDAHARAAN,Menimbang
. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 20 ayat (2) Peraturan
Menteri Keuangan Nomor 249/PMK.05/2010 tentang Penatausahaan
Penerimaan Negara dalam Mata Uang Asing, perlu ditetapkan ketentuan
lebih lanjut pelaksanaan
User Acceptance Test
(UAT) terhadap sistem
Penerimaan Negara pada bank;
bahwa ketentuan lebih lanjut sebagaimana dimaksud dalam huruf a,
selain pelaksanaan UAT atau UAT ulang terhadap sistem Penerimaan
Negara pada Bank Persepsi Mata Uang Asing termasuk pula
pelaksanaan UAT atau UAT ulang terhadap sistem Penerimaan Negara
pada Bank/Pos Persepsi/Bank Umum/Devisa;
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a
dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Direktur Jenderal
Perbendaharaan tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan
User Acceptance
Test
Sistem Penerimaan Negara pada Bank/Pos Persepsi;Mengingat
. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan
Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4400);
Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Uang
Negara/Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007
Nomor 83, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4738);
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 99/PMK.06/2006 tentang ModulPenerimaan Negara sebagaimana telah diubah terakhir kali dengan
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37/PMK.05/2007;
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 184/PMK.01/2010 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Keuangan;
Peraturan Menteri Keuangan Nomor 249/PMK.05/2010 tentang
Penatausahaan Penerimaan Negara dalam Mata Uang Asing;
8. Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor PER-78/PB/2006
tentang Penatausahaan Penerimaan Negara Melalui Modul Penerimaan
Negara; L
 
MEMUTUSKAN:
Menetapkan
ERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERBENDAHARAAN TENTANG
PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN
USER ACCEPTANCE TEST
SISTEM
PENERIMAAN NEGARA PADA BANK/POS PERSEPSI.
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Dalam Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan ini, yang dimaksud
dengan:
User Acceptance Test
yang selanjutnya disingkat UAT adalah tes ataupengujian yang dilakukan oleh Kuasa Bendahara Umum Negara Pusatatas sistem dan proses bisnis penatausahaan penerimaan negara pada
Bank Umum/Devisa/Kantor Pos yang mengajukan permohonan untukmenjadi Bank/Pos Persepsi dan Bank Umum/Devisa/Kantor Pos yangtelah ditetapkan menjadi Bank/Pos Persepsi dengan persyaratan dan
spesifikasi yang ditetapkan oleh Kuasa Bendahara
Umum
Negara Pusat.
Bendahara Umum Negara yang selanjutnya disingkat BUN adalah
pejabat yang diberi tugas untuk melaksanakan fungsi bendahara umum
Negara sesuai dengan Undang-undang yang mengatur mengenai
Keuangan Negara dan Perbendaharaan Negara.
Kuasa BUN adalah pejabat yang diangkat oleh BUN untuk melaksanakan
tugas kebendaharaan dalam rangka pelaksanaan anggaran dalam
wilayah kerja yang telah ditetapkan.
Kuasa BUN Pusat adalah Direktur Jenderal Perbendaharaan.
Bank/Pos Persepsi adalah bank umum/kantor pos yang ditunjuk oleh
BUN/Kuasa BUN Pusat untuk menerima setoran Penerimaan Negara.
Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara
konvensional dan/atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam
kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaranBank Devisa adalah bank yang memperoleh surat penunjukan dari Bank
Indonesia untuk dapat melakukan kegiatan usaha perbankan dalam
valuta asing.
Kantor Cabang adalah kantor bank umum berstatus kantor cabang
utama/cabang dan memperoleh sandi cabang dari Bank Indonesia atau
central giro/sentral giro gabungan/sentral giro gabungan khusus yang
berada di daerah.
9. PT Pos Indonesia (Persero) yang selanjutnya disebut Kantor Pos adalah
Badan Usaha Milik Negara yang mempunyai unit pelaksana teknis di
daerah yaitu Sentral Giro/Sentral Giro Gabungan/Sentral Giro Gabungan
Khusus serta Kantor Pos dan Giro.
 
BAB II
RUANG LINGKUP
Pasal 2
Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharan ini mengatur petunjuk teknis
pelaksanaan UAT pada Bank/Pos Persepsi dan Bank Umum/Devisayang mengajukan permohonan untuk menjadi Bank Persepsi dalam
rangka Penatausahaan Penerimaan Negara.UAT sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:pengujian proses bisnis
(business process testing)
pengujian sistem informasi dan teknologi
(system testing)
c.
pengujian atas pelaporan transaksi
(report testing)
BAB III
PELAKSANAAN UAT
Pasal 3
UAT sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dilaksanakan dalam hal:Bank Umum/Devisa/Kantor Pos mengajukan permohonan untuk menjadi
Bank/Pos Persepsi, baik untuk setoran Penerimaan Negara dalam
Rupiah maupun mata uang asing;Bank/Pos Persepsi mengembangkan/menggunakan sistem baru;
Pengujian ulang atas sistem dan prosedur penatausahaan Penerimaan
Negara yang digunakan oleh Bank/Pos Persepsi;Pengujian terbatas/tujuan khusus.
Pasal 4
Kuasa BUN Pusat melaksanakan UAT sebelum menetapkan Bank
Umum/Devisa/Kantor Pos sebagai Bank/Pos Persepsi.
Kuasa BUN Pusat dapat melaksanakan UAT ulang/terbatas/tujuankhusus dalam hal diperlukan untuk menjaga kepatuhan Bank/Pos
Persepsi dalam penatausahaan Penerimaan Negara.
Dalam rangka pelaksanaan UAT sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
dan ayat (2), Kuasa BUN Pusat menetapkan Tim dan waktu pelaksanaan
UAT.
Kuasa BUN Pusat dapat melibatkan Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat
Jenderal Bea Cukai, dan Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan
dalam Tim UAT.Pasal 5
UAT dilaksanakan pada Kantor Pusat/Kantor Cabang Bank/Pos Persepsi/
Bank Umum/Devisa.Pasal 6
(1) Hasil pelaksanaan UAT dituangkan dalam Berita Acara Pelaksanaan
UAT yang ditandatangani oleh Ketua dan Anggota Tim UAT serta
Pimpinan Bank/Pos Persepsi/Bank Umum/Devisa dan dilengkapi dengan
dokumen pendukung.
-3-

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Anton Mulyadi liked this
Edo Amrullah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->