3 -
Fase laten
jangan dilakukan-
Fase aktif
lakukan setiap saat
5.
Penatalaksanaan persalinan bila berada antara garis Alert dan Action
1.
Jangan dilakukan :-
Augmentasi (akselerasi)kecuali ada indikasi-
Terapi suportif 2.
ARM (amniotomi- ARM = Artificial Rupture Membrane)Dilakukan pada saat periksa dalam
6.
Penatalaksanaan persalinan di garis atau di luar garis Action
1.
Evaluasi medis/pemeriksaan secara utuh/lengkap-
Kadaan janin : BJA , keadaan air ketuban dan Moulage kepala-
Keadaan Ibu : Tanda vital : nadi, respirasi, tekanan darah, suhuUrine : volume, protein dan ketonObat-obatan dan cairan infusRegimen pemberian oksitosin2.
Terapi suportif (infuse cairan), analgetika dan pengosongan kandung kemih3.
Option/pilihan-
Terminasi persalinan dengan SC : gawat janin, DKP (disproporsikepala panggul), kontraindikasioksitosin-
Pemberian oksitosin (kalau tidak ada kontraindikasi)-
Penatalaksanaan konservatif → hanya terapi suportif
4.
Penilaian selanjutnya (pada kasus 2 dan 3)-
Pemeriksaan dalam setelah 3 jam, selanjutnya 2 jam kemudian dan 2
jam kemudian → 7 jam
Bila tidak ada kemajuan dari salah satu 3 kali pemeriksaan di atas,berarti persalinan harus diterminasi/diselesaikan.-
Pada pemberian oksitosin, DJJ diperiksa tiap ½ jam