Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Inovasi Pendidikan Islam

Inovasi Pendidikan Islam

Ratings: (0)|Views: 489|Likes:
Published by Jejen Jaelani

More info:

Published by: Jejen Jaelani on Apr 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/16/2012

pdf

text

original

 
INOVASI PENDIDIKAN ISLAMDALAM MENGHADAPI TANTANGAN ZAMAN
Oleh Yoyoh Munawaroh, S.AgGuru Bidang Studi IPA Terpadu MTsN Sangkanurip Kab Kuningan(
 Resume Seminar Nasional
)
A. Pengertian dan Tujuan Inovasi
 
 Inovasi
 berasal dari bahasa Inggris,
inovation
”, yang asal katanya “
inovate
”, yangdiartikan: “
make changes (in)
;
introduce new things
”. Secara istilah,
inovasi
adalahmegadakan perubahan-perubahan serta mengenalkan hal-hal yang baru.
 Inovasi
juga sering diartikan dengan perubahan dan pembaharuan pendidikan. Inimengandung pengertian, bahwa dengan
inovasi
itu dunia pendidikan kita dapat mengalamiperubahan-perubahan serta penggantian-penggantian dengan hal yang baru sesuai dengankebutuhan pembangunan di bidang penidikan.Oleh karena itu,
tujuan
 
inovasi pendidikan
di Indonesia dapat disimpulkan sebagaiberikut:1.
 
Untuk memecahkan masalah-masalah pendidikan yang belum dapat diatasi dengan cara-carayang konvensional secara tuntas.2.
 
Untuk mengatasi masalah pendidikan yang menyongsong arah perkembangan duniakependidikan yang lebih memberikan harapan kemajuan yang pesat.Adapun masalah-masalah pendidikan di Indonesia yang dimaksudkan adalah:1.
 
Masalah pemerataan pendidikan.2.
 
Masalah mutu pendidikan.3.
 
Masalah
efektifitas
dan
relevansi
pendidikan.4.
 
Masalah
evisiensi
pendidikan.
B. Penyebab Lahirnya Inovasi
 Kejayaan Islam dalam ilmu pengetahuan berjalan perlahan setelah Baghdaddihancurkan oleh tentara Mongol pada tahun 1258. Meskipun kejayaan Islam masihberlanjut hingga berakhirnya Turki Ustmani, namun dalam bidang ilmu pengetahuan umatIslam mengalami kemunduran, karena umat Islam ketika itu kurang tertarik kepada
sains
,sebagaimana umat Islam pada masa sebelumnya.Umat Islam mulai sadar akan ketertinggalannya dari dunia Barat pada sekitar abadke-19. Negara Islam di bagian Barat dan Timur membuka mata umat Islam untuk menyaingi Barat.Dengan demikian, jelaslah bahwa penyebab lahirnya
inovasi
dalam pendidikan Islambukan akibat adanya pertentangan antara kaum agama dan ilmuwan sebagaimana dalamagama
Kristen
, melainkan karena adanya perasaan tertinggal dari kemajuan dunia Barat.
 
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dicapai Barat telah menggeserpandangan hidup manusia serta melahirkan terma-terma baru, seperti
nasionalisme
dan
 pendidikan
. Pendidikan merupakan sarana paling penting bukan hanya sebagai wahana
konservasi
dalam arti tempat pemeliharaan, pelestarian, penanam, dan pewarisan nilai-nilaidari
tradisi
suatu masyarakat, tetapi juga sebagai sarana kreasi yang dapat menciptakan,mengembangkan dan
mentransfornasikan
umat ke arah pembentukan budaya baru. Olehkarena itu, tokoh-tokoh pembaharuan Islam banyak menggunakan pendidikan Islam, baik yang bersifat
 formal
,
non-formal
, untuk menyadarkan umat kembali kepada kejayaan Islanseperti masa lampau.Adapun faktor yang melatar belakangi adanya pembaharuan pendidikan Islam padaabad modern dapat dilihat dari dua faktor:1.
 
Kondisi
internal
dalam dunia pendidikan dan
intelektual
Islam.2.
 
Faktor
eksternal
, yaitu terjadi kontak hubungan antara Islam dan dunia Baratmenyadarkan umat Islam untuk mengimbanginya.
C. Pengintegrasian Pelajaran Agama dan Pelajaran Umum
 Integrasi merupakan pembauran sesuatu hingga menjadi kesatuan yang utuh. Integasipendidikan adalah proses penyesuaian antara unsur-unsur yang saling berbeda sehinggamencapai suatu keserasian fungsi dalam pendidikan. Integrasi pendidikan memerlukanintegrasi kurikulum, dan secara lebih khusus memerlukan integrasi pelajaran. Inilah yangterjadi pada pelajaran agama dan pelajaran umum.Ada dua cara yang memungkinkan untuk menghubungkan mata pelajaran agamadengan mata pelajaran lain, yakni cara okasional dan cara sistematis:1.
 
Cara Okasional 
 Yaitu dengan cara menghubungkan bagian dari satu pelajaran dengan bagian daripelajaran lain bila ada kesempatan yang baik. Hubungan secara okasional biasanyadisebut juga
korelasi.
Hal ini sejalan dengan prinsip kurikulum korelasi; misalnya padawaktu guru membbicarakan pelajaran Fiqih tentang hukum makanan dan minumandapat menghubungkannya dengan pendidika kesehatan.2.
 
Cara Sistematis
 Yaitu dengan cara menghubungkan bahan-bahan pelajaran lebih dahulu menurutrencana tertentu sehingga bahan-bahan itu seakan-akan merupakan satu kesatuan yangterpadu. Hal ini disebut
kosentrasi sistematis,
meliputi konsentrasi sistematis sebagiandan konsentrasi sistematis total.
D. Pembaharuan dari Berbagai Aspek
 
 
Berkaitan dengan ide-ide pembaharuan yang dilakukan Persatuan Guru-Guru AgamaIslam (PGAI) sebagai pembaharu pendidikan di Sumatera Barat, pada sub-sub ini aspek pembaharuan dalam bidang pendidikan akan ditelaah lebih jauh. Secara umum, ide-idepembaharuan yang dilakukan oleh PGAI dapat dikategorikan pada beberapa aspek:kelembagaan, metode dan sistem pengajaran, serta tujuan dan kurikulum.
1. Aspek Kelembagaan
 Lembaga bermakna wadah atau tempat berlangsungnya suatu kegiatan. Dengandemikian, berbicara tenang aspek kelembagaan adalah pembahasan menganai lembagapendidikan yang dikelola oleh PGAI.Kemodernan lembaga pendidikan yang dikelola oleh PGAI, ditandai dengan adanyasikap keterbukaan dalam hal membolehkan para siswa untuk belajar dari mana saja asalkanberagama Islam. Organisasi PGAI juga berusaha memberantas kebodohan yang melandagenersi muda melalui lembaga pendidikan keluarga dan masyarakat.
2.
 Metode dan Sistem Pengajaran
 Metode bermakna cara atau jalan yang dilalui untuk mencapai tujuan pendidikan.Metode juga, sering diartikan sebagai alat pendidikan, yaitu suatu perbuatan atau situasiyang sengan sengaja diadakan untuk mencapai satu tujuan. Dengan demikian, metodependidikan adalah pembahasan mengenai cara yang digunakan dalam proses belajar-mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan.Sedangkan metode pendidikan Islam adalah jalan unutk menana,kan pengetahuanagama pada diri seseorang agar terlihat dalam pribadi onjek sasaran, yaitu pribadi Islam.Metode pendidikan Islam diantaranya, yaitu: metode keteladanan, metode nasihat,memberikan pujian, peringatan dan hukuman, bercerita, latihan kebiasaan, menyalurkanbakat, dan dengan penggunaan waktu senggang.Pada proses pembelajaran, pelajaran umum dimasukka seimbang dengan pelajaranagama. Murid-murid diharuskan berbicara dengan bahasa Arab. Kemudian, untuk menunjang terwujudnya hasil yang maksimal, para siswa diharuskan tinggal di asramayang telah disiapkan.
 3. Tujuan dan Kurikulum
 Tujuan pendidikan Islam yaitu membentuk dan membina manusia sejati, yangberhasil menjadi hamba Allah yang baik di sisi-Nya. Hasan Langgulung membagi tujuanpendidikan Islam menjadi 3, diantaranya yaitu:
a.
 
Tujuan yang dekat 
 Tujuan yang lebih jauh adalah ilmu yang diajarkan kepada peserta didik, dapatdipergunakan dalam waktu dekat, sekarang, dan hari ini, setelah peserta didik keluar daripendidikan.
b.
 
Tujuan yang jauh
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->