Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
51Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Metode Identifikasi Masalah (Fishbone Analysis, Problem tree)

Metode Identifikasi Masalah (Fishbone Analysis, Problem tree)

Ratings: (0)|Views: 5,589 |Likes:
Published by Arifgii
Metode Identifikasi permasalahan dan kebutuhan masyarakat dengan menggunakan Fishbone Analysis (analisa Tulang ikan) dan Problem Tree/lock frame analysis (analisa pohon masalah)
Metode Identifikasi permasalahan dan kebutuhan masyarakat dengan menggunakan Fishbone Analysis (analisa Tulang ikan) dan Problem Tree/lock frame analysis (analisa pohon masalah)

More info:

Published by: Arifgii on Apr 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2013

pdf

text

original

 
 PAPERPEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEDESAAN
METODE IDENTIFIKASI PERMASALAHANDAN KEBUTUHAN MASYARAKAT
1)
lock frame analysis (problem tree),
2) 
fishbone analysis 
Oleh :ARIF SUGIANTONIM. P2DA10010PROGRAM STUDI ILMU PETERNAKANPROGRAM PASCASARJANAUNIVERSITASJENDERAL SOEDIRMANPURWOKERTO2012
 
IDENTIFIKASI MASALAH
Sebelum melakukan sebuah kegiatan pemberdayaan masyarakat, diperlukananalisa tentang situasi yang akan berkaitan dengan kegiatan tersebut. Masalah yangpaling penting adalah melakukan identifikasi dengan analisis masalah, yang menjadifokus utama dalam sebuah kegiatan penyuluhan mengenai upaya pemberdayaanmasyarakat pedesaan. Sebelum memulai investigasi masalah, perlu dikumpulkan fakta-fakta untuk membatasi kegiatan tersebut.Identifikasi masalah merupakan kegiatan merinci rumusan masalah yang bersifatumum menjadi bagian-bagian (dimensi) sampai pada unsur-unsurnya (Indikator) secarakonkrit dan operasional. Permasalahkan yang muncul dari sebuah situasi dapat berupawujud benda/barang, proses ataupun fungsi. Deskripsi khusus dari permasalahan itudigambarkan oleh unsur unsurnya, ciri-cirinya hingga sifat-sifatnya. Lebih lanjut,identifikasi masalah dirumuskan ke dalam golongan atau yang berunsur sama, kategori(golongan yang berciri sama) dan oleh klasifikasi – klasifikasi (kategori yang mempunyaisifat sama). Kesemuanya itu telah dinyatakan dengan nama – nama istilah – istilah, dankemudian menjadi konsep – konsep atau variabel – variabel, beserta batasan – batasanartinya (definisi – definisinya); kemudian kemudian variabel – variabel disusun dlmproposisi – proposisi sebagai ekplanasi (penjelasan) faktual kemampuan memahami hal-hal itulah yang memungkinkan penelitian dapat mengidentifikasi fenomena yangmenjadi masalah penelitiannya itu.Identifikasi masalah selain merinci suatu kondisi permasalahan, juga memerlukanpembatasan dari permasalahan di lingkungan tertentu yang akan dijadikan fokus dalampembahasan. Pembatasan harus menentukan apa yang menjadi masalah, termasukdidalam kegiatan pemberdayaan msayarakat dan apa saja yang termasuk didalamnya.Batasi kegiatan dan menetapkan analisis masalah untuk mengidentifikasi batasan agarmemudahkan untuk mencari solusi yang lebih spesifik. Hasilnya, masalah spesifik akandapat diselesaikan lebih efektif. Identifikasi masalah dapat dilakukan dengan berbagaimetode. Beberapa metode yang sering digunakan dalam mengidentifikasi permasalahanlingkungan dan kebutuhan masyarakat adalah
Fishbone Analysis 
(Analisis Tulang Ikan)dan
Lock Frame Analysis/Problem Tree 
(Pohon Masalah).
 
 
I.
 
FISHBONE ANALYSISA. Pendahuluan
Fishbone analisis merupakan alat sistematis yang menganalisis persoalan danfaktor-faktor yang menimbulkan persoalan tersebut. Fishbone analysis atau fishbonediagram ini menampilkan keadaan dengan melihat efek dan sebab-sebab yangberkontribusi pada efek tersebut. Melihat dari definisi tersebut
Fishbone Diagram 
kemudian
 
disebut sebagai
cause-and-effect diagram.
Thomas Pyzdek dalam bukunya
The Six Sigma Handbook” 
(2002, p247) mengemukakan bahwa diagram sebab danakibat adalah alat yang digunakan untuk mengatur dan menunjukkan secara grafiksemua pengetahuan yang dimiliki sebuah kelompok sehubungan dengan masalahtertentu.Diagram sebab akibat berkaitan dengan pengendalian proses statistikal, di manadapat mengidentifikasi penyebab suatu proses
out of control 
. Artinya, diagram sebabakibat ini dipergunakan untuk menunjukkan faktor – faktor penyebab (sebab) dankarakteristik kualitas (akibat) yang disebabkan oleh faktor – faktor penyebab itu.Diagram sebab akibat ini sering juga disebut sebagai
Diagram Tulang Ikan (Fishbone diagram 
) karena bentuknya seperti kerangka ikan atau diagram
Ishikawa 
yang pertamakali diperkenalkan oleh Prof. Kaoru Ishikawa dari Universitas Tokyo pada Tahun 1953.

Activity (51)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
ipunk_here liked this
Amaliyah Aam liked this
Novelda liked this
RaRa PRawita liked this
Amelya Simpson liked this
Nusaibah Afifah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->