Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
028 Akbid Skripsi Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Vitamin a Pada Balita Di Puskesmas Tinggede

028 Akbid Skripsi Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Vitamin a Pada Balita Di Puskesmas Tinggede

Ratings: (0)|Views: 3,518 |Likes:
Published by Saswin Usman

More info:

Published by: Saswin Usman on Apr 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/21/2013

pdf

text

original

 
 1
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar Belakang
Pembangunan kesehatan yang dilaksanakan selama ini telah berhasilmeningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara cukup bermakna walaupunmasih dijumpai berbagai masalah dan hambatan informasi di bidang kesehatan(Depkes RI, 2006).AKB (Angka Kematian Bayi) sebagai salah satu indikator kesehatanbayi yang dewasa ini masih tinggi di Indonesia dibanding AKB di negaralainnya. Menurut data SDKI (Survey Demografi Kesehatan Indonesia) 2009,AKB di Indonesia adalah 29,97 kematian per 1.000 kelahiran hidup(SDKI, 2009).Sekitar 10 juta balita di Indonesia berisiko kekurangan Vitamin A(KVA) dari jumlah target sebesar 20 juta balita. Prevalensia KVA berdasarkansurvey vitamin A tahun 1992, menunjukkan xeraphtalmia sebesar 0,33%,namun secara subklinis prevalensi KVA (kadar serun retinol dalam darah)pada balita sebesar 50%. Di kalangan anak balita, akibat kekurangan VitaminA (KVA) akan meningkatkan mortalitas dan morbiditas, anak mudah terkenapenyakit infeksi seperti diare, radang paru-paru, pneumonia dan akhirnyakematian. Akibat lain yang berdampak serius dari KVA adalah buta senja dantanda-tanda lain dari xeropthalmia termasuk kerusakan kornea (keratomalasia)dan kebutaan. Perbaikan status Vitamin A pada anak-anak yang KVA, disertai
 
 2upaya pengobatan pada semua kasus campak dengan pemberian kapsulVitamin A dapat mengurangi tingkat kegawatan dari penyakit-penyakit infeksidan morbiditas di masa anak-anak, sehingga dapat meningkatkan kesempatanbagi kelangsungan hidup mereka (Depkes RI, 2009).Penanggulangan KVA di Indonesia, khususnya pada Balita 6-59 bulan,Departemen Kesehatan RI bekerjasama dengan Helen Keller Indonesia (HKI).Strategi penanggulangan hingga saat ini dilaksanakan melalui pemberiankapsul Vitamin A dosis tinggi pada bayi, balita dan ibu nifas. Pada Balitadiberikan dua kali setahun dengan dosis 100.000 IU untuk bayi 6-11 bulan dan200.000 IU untuk anak 12-59 bulan dan ibu nifas. Saat ini Depkes bekerjasama dengan HKI melaksanakan kegiatan capacity Buliding untuk ProgramVitamin A di 20 Kabupaten di 9 provinsi. Disamping itu Depkes jugamelakukan kerjasama dengan Unicef untuk uji coba pemberian 2 kapsulVitamin A dosis tinggi pada ibu nifas di 5 provinsi binaan Unicef. Alasanpemilihan daerah fokus ini dilihat dari rendahnya asupan vitamin A yangdilihat dari sampel darah (Depkes RI, 2009).Berdasarkan kajian berbagai studi ditemukan bahwa Vitamin Amerupakan zat gizi yang sangat diperlukan bagi manusia, karena zat gizi inisangat penting agar proses-proses fisiologis dalam tubuh berlangsung secaranormal, termasuk pertumbuhan sel, meningkatkan fungsi penglihatan,meningkatkan imunologis dan pertumbuhan badan. Vitamin A juga membantumencegah perkembangan sel-sel kanker. Pemberian vitamin A dosis tinggipada bayi, balita dan ibu nifas dapat menurunkan angka kematian bayi dan
 
 3balita bukan hanya di Indonesia maupun negara-negara berkembang lainnya(Azwar, 2009)..Selain factor pengetahuan hal yang menyebabkan balita tidak diberikan Vitamin A menurut hasil wawancara penulis pada salah satu ibu yangmemiliki balita yaitu karna factor kurangnya informasi megenai jadwalpemberian vitamin A sehingga hal ini sudah membudaya.Berdasarkan data cakupan distribusi Vitamin A di Propinsi SulawesiTengah tahun 2009, untuk bayi (6
 – 
11 ) pada bulan Februari berjumlah35.449 kapsul dan bulan Agustus berjumlah 35.614 kapsul. Sedangkan untuk balita (1-5 tahun) pada bulan Februari berjumlah 180.604 kapsul dan bulanAgustus berjumlah 203.853 kapsul. Berdasarkan laporan distribusi vitamin Apada bayi dan balita di Puskesmas Tinggede pada bulan Agustus 2010 jumlahcakupan untuk bayi sebanyak 208 dari jumlah sasaran, sedangkan untuk cakupan balita sebanyak 888 dari jumlah cakupan. Dari hasil sweeping kapsulVitamin A di Puskesmas Tinggede untuk bayi sebesar 49 atau 20% untuk sasaran pendataan dan 7% untuk sasaran proyeksi. Sedangkan untuk balitasebesar 156 dengan 12% untuk cakupan pendataan dan 11% untuk cakupanproyeksi. Dengan pentingnya manfaat pemberian vitamin A bayi dan balita,maka peneliti tertarik memilih judul
“Pengetahua
n Ibu tentang PemberianVitamin A pada Balita di Puskesmas Tinggede Kecamatan Marawola.

Activity (34)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Defy Aear liked this
Suhardi Ketapang added this note
bagaimana cara Donwload
Anila Novitha liked this
msupriyadi liked this
Anila Novitha liked this
Rossy Afiano liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->