Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
isi

isi

Ratings: (0)|Views: 136|Likes:

More info:

Published by: Afrieza Thè TauRùz on Apr 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/13/2013

pdf

text

original

 
 
1 dari 26
Perencanaan tata ruang kawasan reklamasi pantai1 Ruang lingkup
Pedoman ini mencakup ketentuan umum dan ketentuan teknis perencanaan tata ruangkawasan reklamasi pantai. Ketentuan umum meliputi persyaratan; tipologi; aspeksosial, budaya dan ekonomi kawasan; aspek pergerakan, aksesibilitas dantransportasi; serta aspek kemudahan publik dan ruang publik. Ketentuan teknismeliputi struktur ruang kawasan, pola ruang kawasan, pengelolaan lingkungan,prasarana dan sarana, fasilitas umum dan sosial, serta kriteria struktur ruang, polaruang, dan amplop ruang. Pedoman ini diperuntukkan bagi perencanaan tata ruangkawasan reklamasi pantai di perkotaan,khususnyakawasan yang sudah direklamasi.Pedoman ini dimaksudkan untuk memberikan acuan bagi Pemerintah Daerah dalamperencanaan tata ruang pada kawasan yang sudah dilakukan reklamasi. Tujuannyaadalah untuk mewujudkan rencana tata ruang di kawasan reklamasi pantai agar sesuaidengan Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota.
2 Acuan normatif 
Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir danPulau-Pulau Kecil.SNI 03-6981-2004, Tata cara perencanaan lingkungan perumahan sederhana tidakbersusun di daerah perkotaan.
3 Istilah dan definisi
3.1ruang
wadah yang meliputi ruang darat, ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang didalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah, tempat manusia dan makhluk lain hidup,melakukan kegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya
3.2tata ruang
wujud struktur ruang dan pola ruang
 3.3struktur ruang
susunan pusat-pusat permukiman dan sistem jaringan prasarana dan sarana yangberfungsi sebagai pendukung kegiatan sosial ekonomi masyarakat yang secarahierarkis memiliki hubungan fungsional
3.4pola ruang
distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah yang meliputi peruntukan ruang untukfungsi lindung dan peruntukan ruang untuk fungsi budi daya
 
 
 
2 dari 263.5penataan ruang
suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang dan pengendalianpemanfaatan ruang
3.6perencanaan tata ruang
suatu proses untuk menentukan struktur ruang dan pola ruang yang meliputipenyusunan dan penetapan rencana tata ruang
3.7pemanfaatan ruang
upaya untuk mewujudkan struktur ruang dan pola ruang sesuai dengan rencana tataruang, melalui penyusunan dan pelaksanaan program beserta pembiayaannya
3.8pengendalian pemanfaatan ruang
upaya untuk mewujudkan tertib tata ruang
3.9rencana tata ruang
hasil perencanaan tata ruang
3.10kawasan lindung
wilayah yang ditetapkan dengan fungsi utama melindungi kelestarian lingkungan hidupyang mencakup sumber daya alam dan sumber daya buatan
3.11kawasan budi daya
wilayah yang ditetapkan dengan fungsi utama untuk dibudi dayakan atas dasar kondisidan potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan sumber daya buatan
3.12kawasan perkotaan
wilayah yang mempunyai kegiatan utama bukan pertanian dengan susunan fungsikawasan sebagai tempat permukiman perkotaan, pemusatan dan distribusi pelayanan jasa pemerintahan, pelayanan sosial dan kegiatan ekonomi
3.13kawasan pesisir 
daerah peralihan antara ekosistem darat dan laut yang dipengaruhi oleh perubahan didarat dan laut
3.14kawasan reklamasi pantai
kawasan hasil perluasan daerah pesisir pantai melalui rekayasa teknis untukpengembangan kawasan baru
3.15ruang terbuka privat
ruang terbuka yang terdapat pada lahan milik perorangan atau pengembang.
 
 
3 dari 263.16ruang terbuka publik
ruang terbuka yang terdapat pada lahan milik publik baik berupa taman, lapangan olahraga atau ruang terbuka lainnya yang dapat diakses dan dimanfaatkan oleh publiktanpa batasan ruang, waktu dan biaya
3.17garis sempadan bangunan (GSB)
batas persil yang tidak boleh didirikan bangunan dan diukur dari dinding terluar bangunan terhadap batas tepi rencana jalan, batas rencana sungai, batas tepi rencanapantai, rencana saluran infrastruktur, batas jaringan listrik tegangan tinggi, batas tepirel KA, garis sempadan mata air, garis sempadan
aproad landing 
, garis sempadantelekomunikasi
 3.18garis sempadan pantai (GSP)
 jarak bebas atau batas wilayah pantai yang tidak boleh dimanfaatkan untuk lahan budidaya atau untuk didirikan bangunan. GSP diukur dari titik pasang tertinggi.
 3.19garis sempadan sungai ( GSS )
 jarak bebas atau batas wilayah sungai yang tidak boleh dimanfaatkan untuk lahan budidaya atau untuk didirikan bangunan. GSS diukur dari garis bibir sungai.
3.20koefisien dasar bangunan ( KDB )
luas lantai dasar dibagi luas lahan kawasan
3.21koefisien lantai bangunan ( KLB )
luas bangunan kotor dibagi luas lahan kawasan
3.22koefisien dasar hijau ( KDH )
pengaturan penyediaan ruang terbuka baik ruang terbuka publik dan hijau di kawasanreklamasi pantai
 3.23kemudahan publik
aksesibilitas dan kemudahan dalam menikmati fasilitas publik berupa panorama, ruangterbuka publik (laut, pantai dan hijau)
3.24reklamasi pantai
kegiatan di tepi pantai yang dilakukan oleh orang dalam rangka meningkatkan manfaatsumber daya lahan ditinjau dari sudut lingkungan dan sosial ekonomi dengan carapengurugan, pengeringan lahan atau drainase
3.25sempadan pantai
daratan sepanjang tepian yang lebarnya proporsional dengan bentuk dan kondisi fisikpantai, minimal 100 (seratus) meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->