Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
42Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hukum Berdoa Dengan Tawasul

Hukum Berdoa Dengan Tawasul

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 15,567|Likes:
Published by Kang Tris
Tawasul merupakan do'a kepada Allah melalui perantara baik melalui amal sholeh kita, maupun melaui orang sholeh yang kita anggap dekat dengan Allah.
Tawasul merupakan do'a kepada Allah melalui perantara baik melalui amal sholeh kita, maupun melaui orang sholeh yang kita anggap dekat dengan Allah.

More info:

Published by: Kang Tris on Dec 13, 2007
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/01/2012

pdf

text

original

 
 
www.pesantrenvirtual.com
 
http://imamsutrisno.blogspot.com
 
1
 
   J   u   n   e    1   6 ,    2   0   0   7 
Hukum Berdo'a dengan TawassulOleh: Dewan AsatidzPengertian Tawassul
 Pemahaman tawassul sebagaimana yang dipahami oleh umat islam selamaini adalah bahwa Tawassul adalah berdoa kepada Allah melalui suatuperantara, baik perantara tersebut berupa amal baik kita ataupun melaluiorang sholeh yang kita anggap mempunyai posisi lebih dekat kepada Allah.Jadi tawassul merupakan pintu dan perantara doa untuk menuju Allah SWT.Orang yang bertawassul dalam berdoa kepada Allah menjadikanperantaraan berupa sesuatu yang dicintainya dan dengan berkeyakinanbahwa Allah SWT juga mencintai perantaraan tersebut.Orang yang bertawassul tidak boleh berkeyakinan bahwa perantaranyakepada Allah bisa memberi manfaat dan madlorot kepadanya da. Jika iaberkeyakinan bahwa sesuatu yang dijadikan perantaraan menuju Allah SWTitu bisa memberi manfaat dan madlorot, maka dia telah melakukanperbuatan syirik, karena yang bisa memberi manfaat dan madlorotsesungguhnya hanyalah Allah semata.Tawassul merupakan salah satu cara dalam berdoa. Banyak sekali carauntuk berdo'a agar dikabulkan Allah, seperti berdoa di sepertiga malamterakhir, berdoa di Maqam Multazam, berdoa dengan mendahuluinya denganbacaan alhamdulillah dan sholawat dan meminta doa kepada orang sholeh.Demikian juga tawassul adalah salah satu usaha agar do'a yang kitapanjatkan diterima dan dikabulkan Allah s.w.t. Dengan demikian, tawasuladalah alternatif dalam berdoa dan bukan merupakan keharusan.
Tawassul dengan amal sholeh kita
 Para ulama sepakat memperbolehkan tawassul terhadap Allah SWT denganperantaraan perbuatan amal sholeh, sebagaimana orang yang sholat, puasa,membaca al-Qur’an, kemudian mereka bertawassul terhadap amalannyatadi. Seperti hadis yang sangat populer diriwayatkan dalam kitab-kitab sahihyang menceritakan tentang tiga orang yang terperangkap di dalam goa,yang pertama bertawassul kepada Allah SWT atas amal baiknya terhadapkedua orang tuanya, yang kedua bertawassul kepada Allah SWT atasperbuatannya yang selalu menjahui perbuatan tercela walaupun adakesempatan untuk melakukannya dan yang ketiga bertawassul kepada AllahSWT atas perbuatannya yang mampu menjaga amanat terhadap harta oranglain dan mengembalikannya dengan utuh, maka Allah SWT memberikan jalan keluar bagi mereka bertiga.. (Ibnu Taimiyah mengupas masalah inisecara mendetail dalam kitabnya Qoidah Jalilah Fii Attawasul Wal wasilah hal160)
 
 
www.pesantrenvirtual.com
 
http://imamsutrisno.blogspot.com
 
2
 
   J   u   n   e    1   6 ,    2   0   0   7 
Tawassul dengan orang sholeh
Adapun yang menjadi perbedaan dikalangan ulama’ adalah bagaimanahukumnya tawassul tidak dengan amalnya sendiri melainkan denganseseorang yang dianggap sholeh dan mempunyai amrtabat dan derajattinggi dei depan Allah. sebagaimana ketika seseorang mengatakan : ya Allahaku bertawassul kepada-Mu melalui nabi-Mu Muhammmad atau Abu bakaratau Umar dll.Para ulama berbeda pendapat mengenai masalah ini. Pendapat mayoritasulama mengatakan boleh, namun beberapa ulama mengatakan tidak boleh.Akan tetapi kalau dikaji secara lebih detail dan mendalam, perbedaantersebut hanyalah sebatas perbedaan lahiriyah bukan perbedaan yangmendasar karena pada dasarnya tawassul kepada dzat (entitas seseorang),pada intinya adalah tawassul pada amal perbuatannnya, sehingga masukdalam kategori tawassul yang diperbolehkan oleh ulama’.
Dalil-Dalil Tentang Tawassul
 Dalam setiap permasalahan apapun suatu pendapat tanpa didukungdengan adanya dalil yang dapat memperkuat pendapatnya, maka pendapattersebut tidak dapat dijadikan sebagai pegangan. Dan secara otomatispendapat tersebut tidak mempunyai nilai yang berarti, demikian jugadengan permasalahan ini, maka para ulama yang mengatakan bahwatawassul diperbolehkan menjelaskan dalil-dalil tentang diperbolehkannyatawassul baik dari nash al-Qur’an maupun hadis, sebagai berikut:
A. Dalil dari alqur’an.
 1. Allah SWT berfirman dalam surat Almaidah, 35 :
أ
 
ا
 
اااا
 
ااو
 
 إ
 
 ا
 "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalanyang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supayakamu mendapat keberuntungan."Suat Al-Isra', 57:
َِ ـَ وُأ
 
َِ ا
 
َنُ ْَ 
 
َ َنُ َ ْ 
 
َ ِإ
 
ُِ َر
 
َ َ ِ َْ ا
 
ْُ  َأ
 
ُبَْ َأ
 
َنُ ْَ َو
 
ُ َ َ ْ َر
 
َنُ َ َ َو
 
ُ َ اََ 
 
نِإ
 
َباََ 
 
َ َر
 
َنَ آ
 
ًاروُْ َ 
 17.57. Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepadaTuhan mereka [857] siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah)dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnyaazab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti. [857] Maksudnya: Nabi
 
 
www.pesantrenvirtual.com
 
http://imamsutrisno.blogspot.com
 
3
 
   J   u   n   e    1   6 ,    2   0   0   7 
Isa a.s., para malaikat dan 'Uzair yang mereka sembah itu menyeru danmencari jalan mendekatkan diri kepada Allah.Lafadl Alwasilah dalam ayat ini adalah umum, yang berarti mencakuptawassul terhadap dzat para nabi dan orang-orang sholeh baik yang masihhidup maupun yang sudah mati, ataupun tawassul terhadap amal perbuatanyang baik.2. Wasilah dalam berdoa sebetulnya sudah diperintahkan sejak jamansebelum Nabi Muhammad SAW. QS 12:97 mengkisahkan saudara-saudaraNabi Yusuf AS yang memohon ampunan kepada Allah SWT melalui perantaraayahandanya yang juga Nabi dan Rasul, yakni N. Ya'qub AS. Dan beliausebagai Nabi sekaligus ayah ternyata tidak menolak permintaan ini, bahkanmenyanggupi untuk memintakan ampunan untuk putera-puteranya (QS12:98).
ْاُ َ 
 
َ 
 
َ ﻥَ َأ
 
ْِ ْ َ ْ ا
 
َ َ 
 
َ َ ُ ﻥُذ
 
 ﻥِإ
 
 ُ آ
 
َِ ِ َ ﺥ
.
َلَ 
 
َ َفْ
 
ُِ ْَ ْ َأ
 
ْُ َ 
 
َ َر
 
ُ  ﻥِإ
 
َُ ه
 
ُرُ َ ْ ا
 
ُِ ا
 97. Mereka berkata: "Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kamiterhadap dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yangbersalah (berdosa)".98. N. Ya'qub berkata: "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepadaTuhanku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi MahaPenyayang".Di sini nampak jelas bahwa sudah sangat lumrah memohon sesuatu kepadaAllah SWT dengan menggunakan perantara orang yang mulia kedudukannyadi sisi Allah SWT. Bahkan QS 17:57 dengan jelas mengistilahkan "ayyuhumaqrabu", yakni memilih orang yang lebih dekat (kepada Allah SWT) ketikaberwasilah.3. Ummat Nabi Musa AS berdoa menginginkan selamat dari adzab Allah SWTdengan meminta bantuan Nabi Musa AS agar berdoa kepada Allah SWTuntuk mereka. Bahkan secara eksplisit menyebutkan kedudukan N. Musa AS(sebagai Nabi dan Utusan Allah SWT) sebagai wasilah terkabulnya doamereka. Hal ini ditegaskan QS 7:134 dengan istilah
َ ِ 
 
َِ َ 
 
َكَِ
Dengan(perantaraan) sesuatu yang diketahui Allah ada pada sisimu (kenabian).Demikian pula hal yang dialami oleh Nabi Adam AS, sebagaimana QS 2:37
 َ َ َ 
 
ُمَد
 
ِ 
 
ِ  ر
 
ٍتَِ َآ
 
َبَ َ 
 
ِ ْ َ َ 
 
ُ  ﻥِإ
 
َُ ه
 
ُبا ا
 
ُِ ا
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->