5
Pengaruh Penduduk Dalam Pembuatan Kebijakan Politik
BAB II
2.1.
Pengertian Penduduk
2.1.1.
Pengertian Dasar Tentang Kependudukan
Para ahli membedakan antara ilmu kependudukan (demografi) dengan studi-studi tentang kependudukan (
population studies
). Demografi berasal dari bahasaYunani demos: penduduk dan Grafien: tulisan atau dapat diartikan tulisan tentangkependudukan adalah studi ilmiah tentang jumlah, persebaran dan komposisikependudukan serta bagaimana ketiga faktor tersebut berubah dari waktu kewaktu. Ilmu demografi juga ada yang bersifat kuantitatif dan yang bersifatkualitatif. Demografi yang bersifat kuantitatif (kadang-kadang disebut FormalDemography
–
Demography Formal) lebih banyak menggunakan hitungan-hitungan statistik dan matematik. Tetapi Demografi yang bersifat kualitatif lebihbanyak menerangkan aspek-aspek kependudukan secara deskriptif analitik.Sedangkan studi-studi kependudukan mempelajari secara sistematisperkembangan, fenomena dan masalah-masalah penduduk dalam kaitannyadengan situasi sosial di sekitarnya.
2.1.2.
Tujuan dan Kegunaan Ilmu Kependudukan
Dalam mempelajari demografi tiga komponen terpenting yang perlu selalukita perhatikan adalah cacah kelahiran (fertilitas), kematian (mortalitas) danmigrasi. Sedangkan dua faktor penunjang lainnya yang penting ialah mobilitassosial dan tingkat perkawinan. Ketiga komponen pokok dan dua faktor penunjangkemudian digunakan sebagai variabel (pengubah) yang dapat menerangkan halihwal tentang jumlah dan distribusi penduduk pada tempat tertentu, tentangpertumbuhan masa lampau dan persebarannya. Tentang hubungan antaraperkembangan penduduk dengan berbagai variabel (perubah) sosial, dan tentangprediksi pertumbuhan penduduk di masa mendatang dan berbagai kemungkinan