Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
138Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah Daulah Abbasiyah

Sejarah Daulah Abbasiyah

Ratings:

4.75

(12)
|Views: 22,632 |Likes:
Published by amar009
Sejarah penting tentang kejayaan Umat Islam di jaman Kekhilafahan
Sejarah penting tentang kejayaan Umat Islam di jaman Kekhilafahan

More info:

Published by: amar009 on Dec 18, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/08/2013

pdf

text

original

 
Sejarah Daulah AbbasiyahAug 28, '06 10:54 PMfor everyoneOleh : Mardias Gufron
A. Pengantar
Masa Daulah Abbasiyah adalah masa keemasan Islam, atau seringdisebut dengan istilah
‘’The Golden Age’’ 
.
 
Pada masa itu Umat Islam telahmencapai puncak kemuliaan, baik dalam bidang ekonomi, peradaban dankekuasaan. Selain itu juga telah berkembang berbagai cabang ilmupengetahuan, ditambah lagi dengan banyaknya penerjemahan buku-buku daribahasa asing ke bahasa Arab. Fenomena ini kemudian yang melahirkancendikiawan-cendikiawan besar yang menghasilkan berbagai inovasi baru diberbagai disiplin ilmu pengetahuan. Bani Abbas mewarisi imperium besar BaniUmayah. Hal ini memungkinkan mereka dapat mencapai hasil lebih banyak,karena landasannya telah dipersiapkan oleh Daulah Bani Umayah yang besar.Menjelang tumbangnya Daulah Umayah telah terjadi banyakkekacauan dalam berbagai bidang kehidupan bernegara; terjadi kekeliruan-kekeliruan dan kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh para Khalifah dan parapembesar negara lainnya sehingga terjadilah pelanggaran-pelanggaranterhadap ajaran Islam.Di antara kesalahan-kesalahan dan kekeliruan-kekeliruan yang dibuat adalah :1.Politik kepegawaian didasarkan pada klan, golongan, suku, kaum dankawan.2.Penindasan yang terus-menerus terhadap pengikut-pengikut Ali RApada khususnya dan terhadap Bani Hasyim pada umumnya.3.Penganggapan rendah terhadap kaum muslimin yang bukan bangsaArab, sehingga mereka tidak diberi kesempatan dalam pemerintahan.
4.
Pelanggaran terhadap ajaran Islam dan hak-hak asasi manusia dengancara yang terang-terangan.[1]Bani Abbas telah mulai melakukan upaya perebutan kekuasaan sejakmasa Khalifah Umar bin Abdul Aziz (717-720 M) berkuasa. Khalifah itu dikenalliberal dan memberikan toleransi kepada berbagai kegiatan keluarga Syiah.[2] Keturunan Bani Hasyim dan Bani Abbas yang ditindas oleh Daulah Umayahbergerak mencari jalan bebas, dimana mereka mendirikan gerakan rahasiauntuk menumbangkan Daulah Umayah dan membangun Daulah Abbasiyah.Gerakan ini didahului oleh keturunan Bani Abbas, seperti Ali bin Abdullah binAbbas, Muhammad serta Ibrahim.[3]  Di bawah pimpinan Imam mereka Muhammad bin Ali Al-Abbasy merekabergerak dalam dua fase, yaitu fase sangat rahasia dan fase terang-terangandan pertempuran.[4] Selama Imam Muhammad masih hidup gerakan
 
dilakukan sangat rahasia. Propaganda dikirim ke seluruh pelosok negara, danmendapat pengikut yang banyak, terutama dari golongan-golongan yangmerasa ditindas, bahkan juga dari golongan-golongan yang pada mulanyamendukung Daulah Umayah Setelah Imam Muhammad meninggal dan digantioleh anaknya Ibrahim, pada masanya inilah bergabung seorang pemudaberdarah Persia yang gagah berani dan cerdas dalam gerakan rahasia ini yangbernama Abu Muslim Al-Khurasani. Semenjak masuknya Abu Muslim ke dalamgerakan rahasia Abbasiyah ini, maka dimulailah gerakan dengan cara terang-terangan, kemudian cara pertempuran, dan akhirnya dengan dalih inginmengembalikan keturunan Ali ke atas singgasana kekhalifahan, Abu Abbaspimpinan gerakan tersebut berhasil menarik dukungan kaum Syiah dalammengobarkan perlawanan terhadap kekhalifahan Umayah. Abu Abbaskemudian memulai makar dengan melakukan pembunuhan sampai tuntassemua keluarga Khalifah, yang waktu itu dipegang oleh Khalifah Marwan II binMuhammad. Begitu dahsyatnya pembunuhan itu sampai Abu Abbas menyebutdirinya sang pengalir darah atau
 As-Saffar.
Maka bertepatan pada bulanZulhijjah 132 H (750 M) dengan terbunuhnya Khalifah Marwan II di Fusthath,Mesir dan maka resmilah berdiri Daulah Abbasiyah.Dalam peristiwa tersebut salah seorang pewaris takhta kekhalifahan Umayah,yaitu Abdurrahman yang baru berumur 20 tahun, berhasil meloloskan diri kedaratan Spanyol. Tokoh inilah yang kemudian berhasil menyusun kembalikekuatan Bani Umayah di seberang lautan, yaitu di keamiran Cordova. Di sanadia berhasil mengembalikan kejayaan kekhalifahan Umayah dengan namakekhalifahan Andalusia[6]
B. Tiga Dinasti dalam Daulah Abbasiyah
Pada awalnya kekhalifahan Daulah Abbasiyah menggunakan Kufahsebagai pusat pemerintahan, dengan Abu Abbas As-Safah (750-754 M)sebagai Khalifah pertama. Kemudian Khalifah penggantinya Abu Jakfar Al-Mansur (754-775 M) memindahkan pusat pemerintahan ke Baghdad. Di kotaBaghdad ini kemudian akan lahir sebuah imperium besar yang akanmenguasai dunia lebih dari lima abad lamanya. Imperium ini dikenal dengannama Daulah Abbasiyah.Dalam beberapa hal Daulah Abbasiyah memiliki kesamaan danperbedaan dengan Daulah Umayah. Seperti yang terjadi pada masa DaulahUmayah, misalnya, para bangsawan Daulah Abbasiyah cenderung hidupmewah dan bergelimang harta. Mereka gemar memelihara budak belian sertaistri peliharaan (harem). Kehidupan lebih cenderung pada kehidupan duniawiketimbang mengembangkan nilai-nilai agama Islam. Namun tidak dapatdisangkal sebagian khalifah memiliki selera seni yang tinggi serta taat
 
beragama. Tidak berlebihan kalau dikatakan bahwa Daulah Abbasiyahmengalami pergeseran dalam mengembangkan pemerintahan. Sehinggadapatlah dikelompokkan masa Daulah Abbasiyah menjadi lima periodesehubungan dengan corak pemerintahan. Sedangkan menurut asal usulpenguasa selama masa 508 tahun Daulah Abbasiyah mengalami tiga kalipergantian penguasa. Yaitu Bani Abbas, Bani Buwaihi, dan Bani Saljuk, sepertitersebut di bawah ini. Kenyataan itu menunjukkan bahwa masa pemerintahanitu diwarnai oleh intrik istana maupun perebutan kekuasaan secara internal.[7]
a. Bani Abbas (750-932 M)
1.Khalifah Abu Abbas As-Safah (750-754 M)2.Khalifah Abu Jakfar al-Mansur (754-775 M)3.Khalifah Al-Mahdi (775-785 M)4.Khalifah Al-Hadi (785-786 M)5.Khalifah Harun Al-Rasyid (786-809 M)6.Khalifah Al-Amin (809-813 M)7.Khalifah Al-Makmun (813-833 M)8.Khalifah Al-Muktasim (833-842 M)9.Khalifah Al-Wasiq (842-847 M)10.Khalifah Al-Mutawakkil (847-861 M)11.Khalifah Al-Muntasir (861-862 M)12.Khalifah Al-Mustain (862-866 M)13.Khalifah Al-Muktazz (866-869 M)14.Khalifah Al-Muhtadi (869-870 M)15.Khalifah Al-Muktamid (870-892 M)16.Khalifah Al-Muktadid (892-902 M)17.Khalifah Al-Muktafi (902-908 M)18.Khalifah Al-Muktadir (908-932 M)
b. Bani Buwaihi (932-1075 M)
19.Khalifah Al-Kahir (932-934 M)20.Khalifah Ar-Radi (934-940 M)21.Khalifah Al-Mustaqi (940-944 M)22.Khalifah Al-Muktakfi (944-946 M)23.Khalifah Al-Mufi (946-974 M)24.Khalifah At-Tai (974-991 M)25.Khalifah Al-Kadir (991-1031 M)26.Khalifah Al-Kasim (1031-1075 M)
c. Bani Saljuk (1075-1258 M)
27.Khalifah Al-Muqtadi (1075-1084 M)

Activity (138)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Azmyy Niedlich liked this
Ria Lira liked this
Deviscar Tito liked this
Liza Zainora liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->