Log In | Sign Up | Help
Upload_transparent

Tiga Datuk Minangkabau Menyebar Islam Ke Tanah Bugis

 
 
 
 
 
Value This
Doc
Scribd
Average
     
Pages: 15 43
Words: 2848 13640
Characters: 20247 81678
Lines: 103 623
     
     
Letters per word: 7.11 5.99
Words per line: 27.65 21.89
Words per page: 189.87 317.21

Document Information

  • Add_to_favs_transparent
  • Flag

835 Reads | 2 Likes | 4 Comments | 1 Favorite

Added By
Description

Perjalanan Dakwah melalui kearifan budaya Minangkabau MARANTAU

Word_16x16 15 Pages


Date Added

12/17/2008

Category

Uncategorized.

Tags
Groups
Copyright

Attribution Non-commercial

More info »

 

Comments

Login or Signup to Leave a Comment


Buya Masoed Abidin 3 days ago

Rky Evy Nizamul Yth ...
Ada sebuah catatan tentang Buku Syekh Yusuf Makassar (1626-1699), yang ditulis ABU HAMID, ISBN 979-461-175-1 Ed.Pertama Nov.1994 diterbitkan YOI : 227.12.28.94 atas bantuan USAID bekerjasama IKAPI DKI Jaya, waktu itu.
Di dalam buku itu, pada hal.10, diceritakan bahwa Raja Gowa ke 14, I Manga'rangi Daeng Manrabbia menerima Islam pada siang hari Jumat tanggal 20 September 1690 (9 Jumadil Awal 1015 H0 dari Khatib Tunggal (gelarnya) Abdul ma'mur yang lebih dikenal dengan gelar Datok ri Bandang. Semenjak itu, Kerajaan Gowa resmi sebagai kerajaan Islam, sehingga rajanya diberi gelar Islam, yaitu Sulthan Alauddin. Raja Tallo I Mallingkaan Daeng Manyonri, paman raja dan Pabbicara Butta (Mangkubumi) Kerajaan Gowa, menerima Islam pada malam Jum'at. Kemudian beliau diberi gelar Islam, yaitu Sultan Awwalul Islam.
Datok ri Bandang bersama dua orang temannya, yaitu Datok Suleman dan Datok ri Tiro yang berasal dari Minangkabau yang berada di Aceh (apakah yang dimaksud di sini pada waktu itu di bawah naungan Aceh ...??? Wallahu a'lamu bis-shawab .. ini jadi pertanyaan Buya), diundang oleh Raja Gowa dan masyarakat Makassar untuk datang mengajaarkan Islam di Sulawesi.

Demikian sekedar cuplikan buku dimaksud ...
Tentu Rky Evi sudah membacanya ...
Mungkin buku lengkapnya ada di Perpustakaan Nasional ...
Wassalam
BuyaHMA

3vyniz 5 months ago

Buya yang ambo hormati,

kira-kira 15 tahun kakak ambo Ibu Beryl Causary" pernah melakukan penelitian dan waktu itu akan dibiayai oleh Harian Umum Republika. Namun karena waktu itu sedang fokus beliau menyusun tulisan tentang Syech Maulana Yusuf - untuk keperluan Republika waktu itu, sehingga dia memending dulu pelesuruannya. Mungkin Buya pernah dengar bahwa bahwa Syech Maulana Yusuf bukan ? Dimana Ibu Beryl ini pernah berkunjung ke Capetown dan bertemu dengan keturunan beliau. Nah demikian pula dengan Datuk Ri Bandang ini, konon katanya juga menyebarkan islam sampai ke Philipina.
Nah sewaktu beliau ikut konferensi wanita islam di Taheran - Ibu beryl ini berjumpa dengan seseorang putri ........ (ambo lupa namanya) dan dia mengakui bahwa Philipinan selatan juga diislamkan oleh 3 orang datuk ini.
Nah seorang sejarawan dari Unhas menyatakan - Jika sekiranya tiga orang datuk ini tidak segera mengislamkan Sulsel maka wilayah Indonesia akan cekung, karena dikuasai oleh Portugis.

Demikian dulu info yang saya peroleh tentang seputar datuk ini dan bagi kita rangkuman tulisan ini saya peroleh dari Situs di Sulsel, yang berarti mereka mengakui jasa dari para ulama kita.

Wassalam,

Evy Nizhamul

Buya Masoed Abidin 5 months ago

Iyo memang buya sangajo, makin banyak urang mambaco mungkin labieh tertarik untuk meneliti, akhirnya nan baruntuang adolah anak cucu awak juo.
Tarimo kasih bu Hifny.
Wassalam
Buya HMA

3vyniz 5 months ago

Alhamdulillah Buya,
Rangkuman info tentang 3 orang datuk asal minangkabau yang menyebarkan agama Islam di Minangkabau ternya Buya posting di Situs ini. Saya ingin benar ada penelusuran jejak 3 orang datuk ini oleh sejawaran asala minangkabau bia nak mulia juo kiprah urang awak Buya..

Wassalam