Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
fatologi

fatologi

Ratings: (0)|Views: 52|Likes:
Published by Dina Sipahutar

More info:

Published by: Dina Sipahutar on Apr 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2012

pdf

text

original

 
Minggu, 22 Februari 2009
Trombositopenia
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahTrombositopenia merupakan kelainan hematologis yang ditandai oleh adanya penurunan jumlahtrombosit dalam darah perifer. Hal ini bisa disebabkan oleh adanya kegagalan sumsum tulangdalam produksi trombosit yang memadai dan peningkatan destruksi trombosit perifer atausekuestrasi trombosit dalam limpa.Pada Pasien dengan trombositopenia terdapat adanyaperdarahan baik kulit seperti petekia atau perdarahan mukosa di mulut. Hal ini mengakibatkanadanya kehilangan kemampuan tubuh untuk melakukan mekanisme hemostatis secara normal.Penyebab trombositopenia disebabkan oleh banyak factor, salah satunya adalah adanya druginduced yang mengakibatkan trombositopenia dan juga adanya proses autoimun pada trombositseperti pada Idiopahtic/Immune Thrombocytopenia Purpura (ITP). Kejadian adanya druginduced thrombocytopenia (DIT) berdasarkan laporan 4survei nasional yang dikutip George,dkk.,insiden tahunan DIT berkisar antara 0,6-1,8 per 100.000 populasi. Meskipun insiden DITrelatif rendah, namun pada bulan Agustus 2004 terdapat 964 artikel (berbahasa Inggris) berisilaporan kasus DIT yang melibatkan 1316 pasien dan 281 jenis obat (Rahajuningsih, 2007). Halini merupakan gambaran dimana begitu banyak obat yang dapat mengakibatkan trombositopeniadan diperlukan penelitian atau pengkajian lebih lanjut mengenai masalah ini. Begitu juga denganITP, dimana prevalensi pada anak antara 4,0-5,3 per 100.000 dimana ITP akut sering terjadi padaanak-anak (Ibnu Purwanto, 2006). Immune Thrombocytopenia Purpura pada dewasa terjadi padaumumnya pada usia 18-40 tahun dan 2-3 kali lebih sering pada perempuan dari pada laki-laki(Ibnu Purwanto, 2006). Selain itu adanya infeksi virus dan anemia yang disertai perdarahandapat juga menyebabkan adanya trombositopenia.Pada skenario 3 terdapat seorang anak berumur 12 tahun dengan keluhan timbul bercak-bercak hitam di tungkai 1 hari yang lalu setelah panas dan minum obat. Anak tersebut 3 hari yang laludatang ke sarana kesehatan dengan keluhan panas dan pilek baru 1 hari. Diberikan obat puyerdan amoxyllin. Puyer diminum 3 kali 1 bungkus, dan tablet amoxyllin 3 kali ½ tablet. Obatdiminum sudah 2 kali. Pada kenjungan ke sarana kesehatan kedua, dilakukan pemeriksaan fisik :Panas tidak diketemukan, suhu badan 36,8º C, bercak-bercak hitam pada lengan dan kaki, pilek masih ada. Hasil pemeriksaan darah : Hb 10,8 g/dl ; Hct 32,9% ; AL 5,96.103 /ul ; Hitung jenisleukosit, Basofil/eosinophil/netropil segmen/limfosit/monosit = 1/7/54/33/5 (%) ; AT 95.103/ul.Semua obat dihentikan dan dievaluasi 3 hari kemudian didapatkan Hct 32,1% dan AT 94.103/ul.Berdasarkan data-data anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang pada skenariodi atas, penulis berusaha untuk menetapkan diagnosis atau diagnosis banding pada pasien sertadapat melakukan terapi serta pencegahan. Penulis melihat adanya dugaan penyebabtrombositopenia yang dijelaskan di atas. Maka dari itu, penulis berusaha menjelaskan prosespenetapan diagnosis atau diagnosis banding berdasarkan informasi yang didapat pada pasien
 
dengan pengetahuan dasar dan klinis hematologi yang relevan yang dimiliki penulis.B. Rumusan Masalah1. Apa penyebab adanya bercak hitam pada pasien?2. Apakah pasien tersebut mengalami trombositopenia dan apa penyebabnya?3. Apakah terdapat pengaruh pemberian obat Amoxyllin pada trombositopenia pasien?4. Apakah trombositopenia pada pasien disebabkan oleh pemberian obat atau adany infeksivirus?5. Apa penyebab eosinofilia pada pasien?6. Apa diagnosis atau diagnosis banding pada pasien berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik,dan pemeriksaan penunjang?7. Bagaimana penatalaksanaan dan pencegahan pada pasien tersebut?C. Tujuan Penulisan1. Mengetahui patofisiologi tanda dan gejala klinis pada pasien.2. Mengetahui patofisiologi klasifikasi penyebab trombositopenia, diantaranya: DIT, ITP, viralinfectous.3. Mampu menetapkan diagnosis atau diagnosis banding pada pasien berdasarkan hasilanamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang.4. Mengetahui penatalaksanan dan pencegahan pada pasienD. Hipotesis1. Bercak hitam pada pasien disebabkan oleh trombositopenia yang ditandai adanya penurunan jumlah trombosit pasien.2. Pasien mengalami trombositopenia yang disebabkan oleh drug induced terutama pemberianobat Amoxyllin pada pasien.3. Trombositopenia pada pasien disebabkan oleh ITP karena infeksi virus.4. Trombositopenia pada pasien disebabkan oleh anemia perdarahan.5. Eosinofilia pada pasien disebabkan oleh adanya reaksi alergi dan infeksi virus. Kemungkinanyang lebih pasti dikarenakan reaksi alergi oleh obat.
 
 BAB IITINJAUAN PUSTAKAA. TrombositTrombosit bukan merupakan suatu sel utuh tapi merupakan fragmen sitoplasma megakariosityang terlepas keluar sel megakariosit. Trombosit berasal dari sel megakariosit yang berada dalamsumsum tulang sehingga pembentukannya terdapat dalam organ tersebut. Trombosit tidak mempunyai inti dan dilengkapi organel dan system enzim sitosol untuk menghasilkan energy danmensintesis produksi sekretorik yang disimpan di granula-granula yang tersebar di seluruhsitosolnya.Umur trombosit dalam sirkulasi sekitar 7-10 hari pada manusia. Hitung trombositnormal adalah 150.000-400.000/µl darah (Frances K. Widmann, 1995; Yuwono, 1998; A.VHoffbrand, et al., 2005). Diameter trombosit rata-rata 1-2 µm dan volume sel rata-rata 5,8 fl(Bambang Pernomo, et al., 2005).Trombopoesis berasal dari sel induk pluripotensial yang berubah menjadi megakarioblaskemudian promegakarioblas menjadi megakariosit di dalam sumsum tulang.Megakariositmengalami pematangan dengan replikasi inti endometotik yang sinkron, memperbesar volumesitoplasma sejalan dengan penambahan lobus inti menjadi kelipatan duanya. Kemuadiansitoplasma menjadi granuler dan trombosit dilepaskan. Setiap megakariosit menghasilkan sekitar4000 trombosit. Interval waktu dari diferensiasi sel induk (stem cell) sampai dihasilkan trombositsekitar membutuhkan sekitar 10 hari pada manusia (A.V. Hoffbrand, et al., 2005; Frances K.Widman, 1995). Trombopoesis dipengaruhi oleh hormone trombopoetin yang dihasilkan di hatidan ginjal dan sejumlah sitokin seperti: IL-11, IL-3, dan IL-6. Trombopoetin meningkatkankecepatan dan jumlah maturasi megakariosit (A.V. Hoffbrand, et al., 2005).Struktur trombosit secara ultrastruktur trombosit terdiri atas :1. Zona perifer : glikokalik (membrane ekstra yang terletak di bagian paling luar, didalamnyaterdapat membrane plasma dan lebih dalam lagi terdapat system kanal terbuka.- Glikoprotein (GP) penting untuk reaksi adhesi dan agregasi trombosit yang merupakan kejadianawal yang mengarah pada pembentukan sumbat trombosit selama hemostasis.GP Ia : adhesi pada kolagenGPIb, IIb//IIIa : reseptor faktor von willebrand (vWF) dan karenanya juga perlekatan padasubendotel vaskular.GP IIb/IIIa : reseptor fibrinogen yang penting dalam agregasi trombosit.- Membran plasma berinvaginasi ke bagian dalam trombosit untuk membentuk suatu sistemmembran (kanalikular) terbuka yang menyediakan permukaan reaktif yang luas tempat proteinkoagulasi plasma diabsorbis secara selektif. Fosfolipid membran (faktor trombosit 3) sangat

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->