Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
19Activity
×
P. 1
Pedoman Identifikasi Kawasan an Kumuh Daerah Penyangga Kota Metropolitan

Pedoman Identifikasi Kawasan an Kumuh Daerah Penyangga Kota Metropolitan

Ratings: (0)|Views: 5,891|Likes:
Published by djuniprist

More info:

Published by: djuniprist on Apr 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

08/18/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
1.1.
 
Latar Belakang
Penanganan kawasan permukiman kumuh sesungguhnya perlu dilakukan tidak sajadi kawasan-kawasan permukiman kumuh yang menjadi bagian kota metropolitan danatau kota besar, tetapi juga perlu dilakukan di kawasan-kawasan permukiman kumuhyang ada di kota sedang dan kecil. Penanganan kawasan permukiman kumuh di kotabesar, sedang, dan kota kecil menjadi cukup strategis manakala kawasan itu memilikikaitan langsung dengan bagian-bagian kota metropolitan seperti kawasan pusat kotametropolitan, kawasan pusat pertumbuhan kota metropolitan, maupun kawasan-kawasan lain misalnya kawasan industri, perdagangan, pergudangan, danperkantoran. Selain memiliki kaitan langsung, diduga kawasan permukiman kumuh didaerah penyangga memberi andil kesulitan penanganan permukiman kumuh yangada di kota metropolitan. Untuk itulah perlu dilakukan identifikasi lokasi kawasanpermukiman kumuh di daerah penyangga.Sasaran identifikasi lokasi kawasan permukiman kumuh diutamakan pada kawasan-kawasan
hinterland 
kota metropolitan yang ada di daerah penyangga. Meskipundemikian, melalui identifikasi ini sangat dimungkinkan untuk ditemukan kawasan-kawasan permukiman kumuh di daerah penyangga yang bukan kawasan
hinterland 
.Hal ini mengingat metodologi identifikasi ini tidak membedakan sebaran kawasanpermukiman kumuh yang akan ditemukan. Bisa saja lokasi yang ditemukan terletakdi pusat kota daerah bersangkutan atau kawasan perdesaan nelayan atau kawasan
hinterland 
kota metropolitan. Untuk itu digunakan kriteria prioritas penanganan yangakan menghasilkan lokasi-lokasi kawasan permukiman kumuh
hinterland 
yangberbatasan langsung dengan kawasan-kawasan bagian kota metropolitan.
Pedoman Identifikasi Kawasan Permukiman Kumuh Daerah Penyangga Kota Metropolitan 
1
 
1.2.
 
Pedoman Identifikasi Kawasan Permukiman Kumuh
Dalam rangka melakukan identifikasi kawasan permukiman kumuh perlu ditetapkanpedoman sebagai panduan dalam melaksanakan identifikasi. Untuk itulah disiapkankonsep pedoman identifikasi kawasan permukiman kumuh.Pedoman ini disusun dengan sasaran umum yaitu menghasilkan sebaran kawasanpermukiman kumuh yang ada di setiap daerah (kota/kabupaten). Dengan tambahankriteria prioritas penanganan maka pedoman ini dirancang dapat menghasilkanlokasi-lokasi kawasan permukiman kumuh yang memiliki hubungan dengan kotametropolitan dan fungsi daerah yang bersangkutan sebagai penyangga.Secara keseluruhan pedoman identifikasi ini disusun dengan memperhatikan pokok-pokok dibawah ini:1.
 
Lokasi identifikasi adalah kawasan-kawasan permukiman khusunya yang ada dikota/kabupaten yang menjadi daerah penyangga kota metropolitan.2.
 
Kawasan kumuh yang diidentifikasi diprioritaskan pada kawasan permukimanyang memiliki kaitan dan atau memberi andil tumbuhnya permukiman kumuh didaerah bersasngkutan yang merupakan
hinterland 
kota metropolitan sekaligusmemberi andil sulitnya penanganan kekumuhan di kota metropolitan.3.
 
Data-data dan informasi mengenai lokasi kawasan permukiman kumuh yangterkumpul digunakan untuk melakukan analisis sebab akibat dan rekomendasipenanganan kawasan permukiman yang ada di kota/kabupaten penyangga kotametropolitan.4.
 
Rekomendasi penanganan memperhatikan hasil analisis sebab akibat sertarencana program penanganan kawasan kumuh oleh pemerintah daerah.
Pedoman Identifikasi Kawasan Permukiman Kumuh Daerah Penyangga Kota Metropolitan 
2
 
BAB IIMAKSUD, TUJUAN, DAN SASARAN
2.1.
 
Maksud
Maksud dari penyusunan pedoman ini sebagai landasan dalam melakukan identifikasikawasan permukiman kumuh di perkotaan dan penanganan kawasan permukimankumuh melalui peremajaan kota.
2.2.
 
Tujuan
Tujuan dari penyusunan pedoman ini sebagai acuan dalam melakukan identifikasikawasan permukiman kumuh perkotaan dalam upaya meningkatkan kualitaspermukiman perkotaan.
2.3.
 
Sasaran
1.
 
Tersedianya landasan dasar terutama bagi pemerintah daerah, perencana, danperancang, pengembang kawasan dalam membuat keputusan atau pertimbangandalarn program penanganan kawasan permukiman kurnuh perkotaan.2.
 
Terarahnya pelaksanaan program pembangunan dan peningkatan kualitaspermukiman, khususnya dikaitkan dengan perbaikan kawasan permukimankumuh perkotaan.3.
 
Diterapkannya konsep peremajaan kawasan permukiman kumuh perkotaan olehpihak terkait.
Pedoman Identifikasi Kawasan Permukiman Kumuh Daerah Penyangga Kota Metropolitan 
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->