Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
14Activity
×

Table Of Contents

1. Latar Belakang
2. FAKTA DAN DATA JASA KONSTRUKSI INDONESIA
2.1. Industri Jasa Konstruksi
2.1.1. Definisi Jasa Konstruksi
2.1.2. Struktur Industri Jasa Konstruksi
Tabel 1 DATA PERTUMBUHAN PERUSAHAAN KONTRAKTOR PER PROPINSI DI INDONESIA
Tabel 2 DATA PERTUMBUHAN PERUSAHAAN KONSULTAN PER PROPINSI DI INDONESIA
2.1.3. Pasar Industri Jasa Konstruksi
2.2. Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi
BAB IV
TUGAS, FUNGSI, LINGKUP WEWENANG DAN SIFAT
Pasal 10
Pasal 11
Pasal 12
Pasal 13
3. REGULASI DI SEKTOR INDUSTRI JASA KONSTRUKSI
3.1. UNDANG-UNDANG NO 18 TAHUN 1999 TENTANG JASA KONSTRUKSI
3.2. Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2000 tentang Usaha dan Peran
Masyarakat Jasa Konstruksi
Pasal 3
Pasal 4
Pasal 5
Pasal 6
Pasal 7
Pasal 24
Pasal 25
Pasal 26
Pasal 27
3.3. Peraturan Pemerintah No 29 Tahun 2000 tentang Penyelenggaraan Jasa
Konstruksi
1. Pasal 4 ayat 2 butir b dan c (pemilihan pengawas dan perencana
konstruksi melalui pelelangan umum)
2. Pasal 5 ayat 2 (pemilihan pengawas dan perencana konstruksi melalui
pelelangan umum)
3. Pasal 6 ayat 2 d dan e (Pemilihan perencana dan pengawas jasa
konstruksi melalui pelelangan terbatas)
4. Pasal 7 ayat 2 c dan d (pemilihan Perencana dan Pengawas jasa konstruksi
melalui penunjukan langsung)
dan d) maupun penunjukan langsung (Pasal 12 ayat 2 butir b dan c)
6. Pasal 14 ayat 1 dan 2
7. Pasal 37
10. Pasal 50 ayat 3
11. Pasal 51 ayat 3
3.4. Peraturan Pemerintah No 30 Tahun 2000 tentang Pembinaan Jasa Kosntruksi
3.5. Surat Edaran menteri Pekerjaan Umum No. 03/SE/M/2005 tanggal 24
Februari 2005
3.6. Rancangan Perubahan PP 28 Tahun 2000
Tabel 9 Tabulasi Pokok-Pokok Perbedaan Antara PP 28/2000 dengan Usulan Revisi
4. ANALISIS PERMASALAHAN INDUSTRI JASA KONSTRUKSI DALAM
PERSPEKTIF PERSAINGAN USAHA
7.1. Interpretasi Kata ”Suatu Lembaga” Dalam UU No 18 Tahun 1999
2. Asosiasi Profesi Kasa Konstruksi
3. Pakar dan Perguruan Tinggi
4. Instansi Pemerintah Terkait
3. Sertifikat Menjadi Komoditas
4. Sertifikasi Untuk Menjegal Pelaku Usaha Pesaing
7.5. Arah Sertifikasi Menyimpang dari UU No 18 Tahun 1999
5. ANALISIS KETERKAITAN PERMASALAHAN INDUSTRI JASA
KONSTRUKSI DENGAN UU NO. 5 TAHUN 1999
5.1. Pelaku Usaha Mendistorsi Pengaturan Industri Jasa Konstruksi Menjadi
Bagian dari Kegiatan Usaha Tidak Sehat
5.2. Kebijakan Pemerintah Hanya Mengakui Satu Lembaga Jasa Konstruksi
5.3. Potensi Penyalahgunaan LPJK Dalam Persaingan di Industri Jasa Konstruksi
1. Kewenangan Asosiasi Mengeluarkan Sertifikat Digunakan Sebagai Alat
Untuk Mendiskriminasi Pelaku Usaha Pesaing
2. Kecenderungan Untuk Membentuk Asosiasi Tertentu Dengan Ruang
Lingkup Pekerjaan Yang Semakin Spesifik
a. Asosiasi Perawatan Bangunan Indonesia (APBI)
b. Asosiasi Kontraktor Air Indonesia (AKAINDO)
c. Asosiasi Aspal Beton Indonesia (AABI)
3. LPJK Berpotensi Menjadi Kartel Industri Jasa Konstruksi
5.4. Akar Permasalahan Utama Dari Jasa Konstruksi Terletak Pada Konstruksi
Kelembagaan Industri Jasa Konstruksi
1. Legalitas Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi
2. Konstruksi Kelembagaan Yang Belum Jelas
g. Hubungan LPJK Pusat - Daerah
3. Permasalahan Pembiayaan
5.5. Fenomena Menjamurnya Perusahaan Jasa Konstruksi dan Asosiasi Yang Jauh
Dari Kompetensi
5.6. Analisis terhadap Rancangan PP pengganti PP No 28 Tahun 2000 dan
Dampaknya bagi Perkembangan Jasa Konstruksi Indonesia
5.6.1. Analisis Pengaturan Bidang Usaha
5.6.2. Desain Kelembagaan
5.6.3. Permasalahan yang mungkin Timbul
5.6.4. Minimalisasi Penyimpangan
5.6.5. Tidak Tersentuhnya Konstruksi Kelembagaan
5.7. Analisis Terhadap Usulan Kontruksi Kelembagaan Jasa Konstruksi Indonesia
5.8. Analisis Upaya Harmonisasi Kebijakan Persaingan dalam Industri Jasa
6. KESIMPULAN
1. Arah Pengembangan Jasa Konstruksi Jauh dari Upaya Peningkatan
Profesionalisme
2. Sertifikasi Menjadi Penghambat Pelaku Usaha Lain Masuk ke Pasar
3. Keterlibatan Pelaku Usaha Sebagai Unsur LPJK berdampak negatif
4. Konstruksi Kelembagaan Akar Permasalahan Jasa Konstruksi Indonesia
6. Rancangan Perubahan PP Belum Dapat Menjadi Solusi Komprehensif
7. Tidak Tersentuhnya Konstruksi Kelembagaan Dalam Rancangan Perubahan
PP No 20/2000
8. Harmonisasi Kebijakan Persaingan di Industri Jasa Konstruksi
10. REKOMENDASI
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
LPJK, Asosiasi Profesi, Asosiasi an

LPJK, Asosiasi Profesi, Asosiasi an

Ratings: (0)|Views: 12,268|Likes:
Published by Rangga Maha Sesha

More info:

Published by: Rangga Maha Sesha on Apr 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/20/2013

pdf

text

original

You're Reading a Free Preview
Pages 4 to 49 are not shown in this preview.
You're Reading a Free Preview
Page 53 is not shown in this preview.
You're Reading a Free Preview
Pages 57 to 91 are not shown in this preview.

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Syamsul Hadi liked this
rismasakura liked this
ftriwahyudi liked this
Muhammad Asikin liked this
Noviandini Lario liked this
komang_utama liked this
Arsitek Sketsa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->