Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB II desertasi anggi

BAB II desertasi anggi

Ratings: (0)|Views: 459|Likes:
Published by Anggi Faqih

More info:

Published by: Anggi Faqih on Apr 30, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/30/2012

pdf

text

original

 
31
BAB IITINJAUAN PUSTAKAA.
 
Landasan teori.
Proses pendidikan tidak terlepas dari sebuah proses pembelajaran. Tugasseorang guru tidak hanya sekedar sebagai seseorang yang akan menambahkaninformasi dan memberikan kemampuan baru kepada peserta didiknya tetapi seorangguru harus mampu menentukan jenis informasi dan kemampuan apa yang harusdikuasai oleh peserta didik sehingga akan dapat membantu mereka memecahkanmasalah-masalah yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari kelak. Dalam kondisi iniguru harus mampu untuk menentukan strategi pembelajaran apa yang harusdilakukan agar semua proses tersebut dapat tercapai secara efektif dan efisien. Dickdan Carey (1990) menjelaskan bahwa strategi pembelajaran terdiri atas seluruhkomponen materi pembelajaran dan prosedur atau tahapan kegiatan pembelajaranyang digunakan oleh guru dalam rangka membantu peserta didik mencapai tujuanpembelajaran tertentu. Menurut mereka strategi pembelajaran bukan hanya terbatasprosedur atau tahapan kegiatan belajar saja, melainkan termasuk juga pengaturanmateri atau paket program pembelajaran yang akan disampaikan kepada pesertadidik.Demikian pula dengan pembelajaran bahasa Inggris di Indonesia yang sudahdipelajari dari jenjang Sekolah Dasar hingga Perguruan Tinggi, terutama di tingkat
 
32SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan SMA (Sekolah Menengah Atas). BahasaInggris merupakan mata pelajaran yang wajib diberikan sebagai alat bagipengembangan diri siswa terhadap ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Hanyasedikit diantara mereka yang mampu menggunakan bahasa Inggris sebagai saranakomunikasi lisan maupun tulis.Tujuan pembelajaran bahasa Inggris di SMA adalah pembelajaran yangberbasis literasi yang bertujuan agar siswa memiliki kompetensi wacana.Keterampilan membaca merupakan salah satu keterampilan literasi yang mempunyaipengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Masyarakat yang literatakan sanggup menyerap dan menganalisis kemudian mensintesis dan mengevaluasiterhadap informasi yang tercetak sebelum mengambil keputusan menurutkemampuan nalar dan intuisinya.
1.
 
Teori-teori belajar.
Beberapa teori pembelajaran yang dikembangkan dalam bab dua ini, terutamateori-teori yang berkaiatan dengan proses pembelajaraan baik teori yangmenjelaskan terhadap prosese pembelajaran bahasa Inggris secara spesifik maupunpembelajaran seacara umum. Menurut Richards & Rodgers (2006 : 40 ) dalambukunnya
The theory of learning.
Dinyatakan
Underlying Situational languageTeaching is a type of behaviorist habit-learning theory. It addresses primarily the process rather than the conditions of learning
.
Teori tentang pembelajaran bahasaberkaitan dengan situasi dan kebiasaan belajar yang dikembangkan sejak dini danberproses secara berkelanjutan sesuai dengan perkembangannya.
 
33Selanjutnya Richards & Rodgers (2006 : 22 );
 
Theory of language learning, Although specific of the nature of languagemay provide the basis for a particular teaching method, other methods derive primarily from a theory of language learning. A learning theory underlyingan approach or method responds to two questions: (a) What are the psycholinguistic and cognitive processes individual in language learning? And (b) What are the conditions that need to be met in order for these learning processes to be activated? Learning theories associated with a method at thelevel of approach may emphasize either one or both of these dimensions.Process-oriented theories build on learning processes, such as habit  formation, induction, inferencing, hypothesis testing, and generalization.Condition-oriented theories emphsize the nature of the human and physicalcontext in which language learning takes place
.
Dari apa yang dikatakan dalam teori ini, terdapat dua pertanyaan pokokterhadap belajar sebuah bahasa asing, yang pertama, berkenaan dengan bagaimanaproses psikolingustik dan kognitif pada individu dalam proses belajar bahasa asing,dan yang kedua berkaitan dengan kondisi-kondisi yang dibutuhkan dalamkeberlangsungan proses pembelajaran, selain dari kedua prtanyaan yang melatarbelakangi pembelajaran sebuah bahasa asing, dapat dikatakan bahwa belajar bahasaasing tidak terlepas dari kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh individu denganberbagai latihan, serta kondisi kesiapan si pembelajar terhadap bahasa itu sendiri.Membaca merupakan proses berpikir multidimensional. Pembaca yang sudahahli memiliki kosa kata yang cukup banyak dan tahu bagaimana mereka menambahkosa kata itu. Mereka tahu bagaimana
memecahkan
kata-kata asing/tak dikenaldengan menggunakan pengetahuan dan
skill analysis structural
dan
fonetik 
. Wyse(2007) menjelaskan
reading as the process of understanding speech written down.
 Selanjutnya Brown, (1985: Brown dan Palincsar, 1989). Mengemukakan bahwadalam pengajaran membaca, tujuan utamanya adalah meningkatkan kemampuan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->